Sport
Share this on:

Beatrice Gumulya/Jessy Rompies Gagal

  • Beatrice Gumulya/Jessy Rompies Gagal
  • Beatrice Gumulya/Jessy Rompies Gagal

JAKARTA - Babak final ITF Women's Circuit 25K berakhir mengecewakan bagi ganda putri terbaik Indonesia Beatrice Gumulya/Jessy Rompies. Harapan untuk memetik gelar kedua tahun ini, terpaksa hanya jadi angan.

Unggulan pertama tersebut mengalami kekalahan pahit atas Haruka Kaji/Junri Namigata pada turnamen yang diselenggarakan di Lapangan Tenis Elite Club Epicentrum, kemarin (23/6). Jeda istirahat sehari tidak membuat Beatrice/Jessy tampil kompak dan prima di set pertama.

Mereka seperti hilang fokus dan banyak melewatkan umpan bola yang diberikan lawan. Set pertama dimenangkan ganda Jepang 6-2. "Kami sudah merasa maksimal, mungkin harus lebih ditingkatkan lagi. Kayak ada beberapa poin yang harusnya bisa dapat, tapi kami nggak berani ambil risiko," kata Beatrice.

Main di hadapan penonton sendiri membuat mereka tidak membiarkan lawan menang mudah. Beatrice/Jessy mulai bangkit dan bisa mengembalikan bola-bola Kaji/Namigata. Mereka bisa menyamakan kedudukan dengan menang 6-4 di set kedua.

Tetapi pemain ganda berstatus pelatnas itu tak dapat mempertahankan konsistensi ketika terjadi super tie break di set ketiga. Beatrice/Jessy kalah ulet dari ganda Jepang. Alhasil, keduanya kalah 7-10 dan harus puas dengan posisi runner-up.

"Kami mainnya mungkin sudah memimpin, cuma nggak lebih agresif malah pilih main aman. Ke depan harus lebih baik lagi dan fokus saat poin-poin penting seperti super tiebreak itu," ujar Jessy usai pertandingan.

Tidak hanya sektor ganda, podium juara juga dikuasai oleh petenis Jepang Risa Ozaki. Dia menang straight set 6-4, 6-1 atas Arianne Hartono. Padahal publik menantikan kejutan yang bisa dilakukan oleh petenis asal Belanda tersebut. Pasalnya ketika babak semifinal, tidak disangka-sangka Hartono mampu mengalahkan unggulan kedua Momoko Kobori.

"Semua game plan yang aku susun nggak bisa keluar. Bisa dibilang kecapekan, karena sudah all out di pertandingan sebelumnya. Jadi simpanan energi hari ini nggak cukup," tutur Hartono.

Sementara itu, Ozaki sendiri tidak menyangka bisa menang mudah atas lawannya di final ini. Sebab, Hartono tipe pemain yang ulet dalam mengejar umpan bola sehingga tidak mudah mencari celah untuk mematikannya.

"Saya rasa game yang cukup berat, tapi saya coba lakukan yang terbaik. Saya senang bisa pulang dengan hasil ini," ucap Ozaki sambil mengangkat pialanya. (feb/zul/ful)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Ducati Masih Lambat di Tikungan
Ducati Masih Lambat di Tikungan

Berita Sejenis

Bima Sakti: Ini Bukan Akhir Perjalanan Timnas U15

Bima Sakti: Ini Bukan Akhir Perjalanan Timnas U15

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-15 gagal menadapatkan tiket babak final Piala AFF U-15 2019.


Garuda Muda Gagal Pertahankan Gelar

Garuda Muda Gagal Pertahankan Gelar

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-15 gagal menadapatkan tiket babak final Piala AFF U-15 2019.


Ini Penyebab Kevin/Marcus Gagal di Thailand Open

Ini Penyebab Kevin/Marcus Gagal di Thailand Open

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon gagal meraih gelar juara pada ajang Thailand Open 2019.


Terlalu Yakin, Greysia/Apriyani Malah Gagal Pertahankan Gelar

Terlalu Yakin, Greysia/Apriyani Malah Gagal Pertahankan Gelar

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu gagal mempertahankan gelar yang didapatnya tahun lalu pada ajang Thailand Open 2019 kali ini.


Tunggal Putri Merah Putih Gagal Lagi

Tunggal Putri Merah Putih Gagal Lagi

Nasib berbeda diterima wakil Indonesia pada sektor tunggal putra dan putri di Japan Open 2019.


Dikalahkan Thailand, Indonesia Gagal Juarai BAJC 2019

Dikalahkan Thailand, Indonesia Gagal Juarai BAJC 2019

Tim Bulu Tangkis Indonesia hanya mampu meraih posisi runner up dalam kejuaraan beregu Badminton Asia Junior Championship 2019.


Gagal Bersaing, Ducati Memang Alami Kemunduran

Gagal Bersaing, Ducati Memang Alami Kemunduran

Manajer tim Ducati yaitu Davide Tardozzi mengakui, timnya saat ini mengalami kemunduran dibandingkan tim-tim lain.


Persebaya Surabaya Tertahan Lagi di Kandangnya

Persebaya Surabaya Tertahan Lagi di Kandangnya

Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan dalam laga tunda pekan keempat Liga 1 Indonesia musim 2019 saat menghadapi Barito Putera.


Dikalahkan PSIS, Badak Lampung Melempem di Kandang

Dikalahkan PSIS, Badak Lampung Melempem di Kandang

Perseru Badak Lampung gagal meneruskan tren positifnya untuk meraih kemenangan berturut-turut di kompetisi Liga 1.


PSM Gagal Ciptakan Sejarah

PSM Gagal Ciptakan Sejarah

Salah satu klub Indonesia, PSM Makassar gagal menciptakan sejarah di ajang Piala AFC 2019.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!