Sport
Share this on:

Berharap Emas dari Bulu Tangkis dan Voli Pantai

  • Berharap Emas dari Bulu Tangkis dan Voli Pantai
  • Berharap Emas dari Bulu Tangkis dan Voli Pantai

JAKARTA - Kontingen Indonesia akan menurunkan 17 atlet muda dalam ajang prestisius Youth Olympic Games (YOG) 2018. Ajang ini berlangsung di Buenos Aires, Argentina 6 sampai 18 Oktober mendatang.

Peluang besar untuk meraih medali datang dari cabang olahraga bulu tangkis yakni melalui Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay di tunggal putra. Saat ini, Ikhsan merupakan peringkat kedua di tunggal putra junior. Dia berada di bawah pebulu tangkis Thailand Kunlavut Vitidsarn.

“Harapannya, kami bisa memperbaiki capaian 2014 silam,” kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana kemarin. Pada empat tahun lalu di Nanjing, Anthony Sinisuka Ginting menjadi satu-satunya peraih medali di YOG, dengan sekeping perunggu di nomor tunggal putra.

Pada 2014, Indonesia diperkuat 27 atlet yang turun di 10 cabor. Karena hanya meraih satu perunggu, Indonesia hanya menempati posisi ke-80. Peraih emas tunggal putra ketika itu adalah pemain nomor dua dunia saat ini, Shi Yuqi.

Di sisi lain, peluang juga datang dari voli pantai putra. Danang Herlambang dan Bintang Akbar akan berangkat ke Buenos Aires dengan status sebagai juara Asia. Pada Kejuaraan Dunia junior tahun ini, Indonesia finis di peringkat kelima.

Pelatih voli pantai Bambang Eko Suhartawan mengatakan negara-negara Eropa dan Amerika akan menjadi pesaing terkuat. Hanya saja, minimnya kesempatan tampil di seri-seri kejuaraan dunia menjadi kekurangan tim Indonesia. “Secara skill, anak-anak nggak kalah kok,” kata Bambang. “Saya nggak bisa berandai-andai, yang penting tampil maksimal dulu,” imbuh Wawan, panggilannya.

Di sisi lain, tim basket putri 3x3 Indonesia juga berangkat ke YOG 2018 dengan status juara FIBA Asia 3x3 2017. Komposisi pemain tidak berbeda jauh. Hanya Lea Kahol yang digantikan, Ni Putu Eka Liana yang juga turun di Asian Games 2018.

Tim basket akan mulai kembali menjalani pemusatan latihan pekan ini. Selanjutnya, pada awal Oktober, mereka dijadwalkan berangkat ke Buenos Aires.

Harapan lain juga datang dari empat perenang muda terbaik Indonesia. Mereka yakni, Adinda Larasati Dewi, Azzahra Permatahani, Farrel Armandio Tangkas, Azel Zelmi. Tiga nama pertama merupakan pemegang daftar rekor nasional renang Indonesia.

Farrel Armandio berhasil menajamkan rekor nasional nomor 200 meter gaya punggung milik I Gede Siman Sudartawa pada SEA Age Group Championships 2018 di Laguna, Filipina Juli lalu. Catatan waktu menembus 2 menit, 2,31 detik membuat Armandio lolos ke YOG 2018. (nap/nur/jpg)

Berita Sebelumnya

Vekic Pulangkan Stephens
Vekic Pulangkan Stephens

Berita Berikutnya

Lawan Beiwen, Ujian Konsistensi Gregoria
Lawan Beiwen, Ujian Konsistensi Gregoria

Berita Sejenis

Panahan Kantongi Dua Tiket Olimpiade

Panahan Kantongi Dua Tiket Olimpiade

Indonesia menambah dua kuota atlet yang bakal tampil di Olimpiade Tokyo 2020 dari cabang panahan.


Nishikori Lebih Kaya dari Nadal

Nishikori Lebih Kaya dari Nadal

Kei Nishikori, petenis asal Jepang, kini menempati peringkat 35 sebagai atlet dengan bayaran termahal di dunia.


Lee Chong Wei Akhirnya Pilih Pensiun

Lee Chong Wei Akhirnya Pilih Pensiun

Lee Chong Wei akhirnya memilih mundur dari dunia bulutangkis yang telah membesarkan namanya, Kamis (13/6) kemarin.


Menpora Minta Tenis Pertahankan Tradisi Emas

Menpora Minta Tenis Pertahankan Tradisi Emas

Menpora) Imam Nahrawi berharap atlet tenis Indonesia mampu meneruskan tradisi emas.


Peringkat Naik, Jojo Salip Anthony Ginting

Peringkat Naik, Jojo Salip Anthony Ginting

Jonatan Christie sukses merebut dua gelar secara beruntun, New Zealand Open dan Australian Open.


Lorenzo Berharap Perubahan setelah Kunjungi Jepang

Lorenzo Berharap Perubahan setelah Kunjungi Jepang

Perjalanan dari Mugello ke Barcelona hanya sekitar dua jam via pesawat terbang.


Seleknas Voli Pantai Beri Peluang Junior

Seleknas Voli Pantai Beri Peluang Junior

Untuk SEA Games 2019, voli pantai tetap mempertahankan skuad yang sama dengan Asian Games 2018 silam.


Cabor Tak Populer Kesulitan Sponsor

Cabor Tak Populer Kesulitan Sponsor

Pemerintah memang membebaskan setiap cabor untuk mencari dana dari mana saja.


Akhirnya, Jadwal Liga 2 Dirilis

Akhirnya, Jadwal Liga 2 Dirilis

Jadwal Liga 2 telah dirilis PT Liga Indonesia Baru (LIB), setelah sebelumnya menuai banyak kritikan dari kontestan.


Menpora Harap CdM SEA Games Pernah Pimpin Cabor

Menpora Harap CdM SEA Games Pernah Pimpin Cabor

Chef de Mission (CdM) SEA Games 2019 di Filipina belum diputuskan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!