Sport
Share this on:

Buriram Milik Honda dan Ducati

  • Buriram Milik Honda dan Ducati
  • Buriram Milik Honda dan Ducati

(@DucatiMotor/Twitter)

BURIRAM - Di tengah terik panas matahari di Thailand, uji coba pra musim kedua MotoGP digelar di Sirkuit Buriram. Tidak butuh waktu lama bagi para pembalap untuk menyesuaikan diri dengan lintasan yang baru pertama kali didatangi rombongan sirkus MotoGP tersebut.

Pada hari pertama, rider LCR-Honda Cal Crutchlow menjadi yang tercepat. Pembalap Inggris tersebut mencatat waktu terbaik 1 menit 30,797 detik saat sesi menyisakan 40 menit.

Pada sesi pagi Crutchlow, sempat mengalami kecelakaan, meski tidak terlalu parah. Catatan wakunya tersebut lebih cepat 0,012 detik di depan rider Suzuki Ecstar Alex Rins.

Pembalap utama Honda Marc Marquez yang sebenarnya mendominasi uji coba hari pertama. Bersama rivalnya musim lalu, Andrea Dovizioso (Ducati) keduanya saling bertukar posisi sebagai pembalap tercepat. Memang Sirkuit Buriram lebih pas dengan kedua motor tersebut lantaran layout-nya yang berkarakter cepat dan didominasi oleh trek lurus panjang.

Pada akhir sesi, Marquez finis pada posisi ketiga dengan waktu lap tercepat 1 menit 30,912 detik atau berselisih 0,115 detik dari Cructclow. Sementara Dovi finis tepat di belakangnya dengan jarak 0,148 detik.

Jika melihat hasil uji coba hari pertama, seri Thailand Oktober nanti kemungkinan besar akan menjadi medan pertempuran kedua pembalap ini. Pada hari pertama kemarin, Dovi dan rekan satu timnya Jorge Lorenzo menjajal fairing tarbaru untuk motor Desmosedici GP18.

Ducati menjadi tim terakhir yang mengeluarkan hasil rancangannya. Di uji coba Sepang, Honda, Yamaha, KTM, dan Aprilia sudah lebih dulu menguji paket aerodinamika mereka. Bukan cuma satu jenis fairing saja yang dicoba, tapi dua.

Bentuk fairing depan Ducati ini sangat ekstrem. Yang pertama, berupa sayap panjang di kiri-kanan batik kepala depan dengan ujung menekuk ke bawah. Fairing ini yang dijajal Dovi.

Dari bentuknya, fairing pertama ini perbedaannya tidak terlalu mencolok dengan inovasi tim-tim lain. Tapi yang kedua terlihat sangat aneh. Atau setidaknya tidak umum.

Sayap tambahan yang keluar dari bagian batok kepala memanjang dengan lelukan aero ke bawah hingga ke fairing bagian tengah. Fairing kedua ini dijajal oleh Lorenzo.

Hingga satu setengah jam menjajal keduanya, Dovi mengaku masih kesulitan menentukan fairing mana yang terbaik. ''Sulit sekali mengambil keputusan mengenai fairing. Di satu trek bisa jadi lebih baik, tapi di trek lainnya, justru fairing satunya bisa lebih baik,'' ucapnya dilancir Motosport. Butuh waktu dan beberapa puluh lap lagi untuk menentukan mana yang akan dipakai.

Lorenzo sendiri tidak ingin banyak berkomentar mengenai fairing yang dijajalnya. Hanya komentar pendek saja keluar dari mulutnya saat ditanya soal peranti aerodinamika tersebut. ''Rasanya sama saja dengan tahun lalu. Terlalu dini untuk menyimpulkan,'' ucap rider Spanyol yang kemarin finis di posisi 10.

Jika Honda dan Ducati menikmati hari pertama uji coba di Buriram, tidak demikian dengan Yamaha. Valentino Rossi menyebut dua tim rival seperti sudah memahami sesuatu yang belum dipecahkan oleh Yamaha.

Setelah puas dengan kemajuan pesat di sisi cornering, setelah mengganti chassis dengan yang baru, Rossi mengungkap bahwa kini Yamaha M1 kehilangan sedikit keuntungan di akselerasi. ''Bagi saya untuk saat ini seluruh Ducati memiliki akselerasi lebih baik. Karena mereka jauh lebih maju dalam urusan elektronik. Ketika (ECU) berganti ke Magneti-Marelli kami memiliki masalah. Bagi kami, sulit dipahami. Tapi Honda dan Ducati mengerti sesuatu yang tidak kami pahami itu,'' ulasnya.

Kemarin, adalah hari ulang tahun The Doctor-julukan Rossi- yang ke-39. Di tengah uji coba merebak isu bahwa pembalap Italia tersebut sudah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Yamaha. Kabar tersebut datang langsung dari Bos Movistar Yamaha Lin Jarvis.

''Valentino menjelaskan di tengah jumpa pers di Filipina (sebelum terbang ke Buriram) bahwa saat ini dia memiliki ambisi untuk melanjutkan balapan. Yang perlu dipastikan sekarang adalah perpanjangan itu untuk satu atau dua tahun,'' ucapnya. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Soal Honda, Renault Ingatkan Red Bull

Soal Honda, Renault Ingatkan Red Bull

Red Bull yang sedang menjajaki kerjasama dengan Honda sebagai pemasok mesin musim depan mendapat peringatan dari Renault.


Honda Dongkrak Power Mesin

Honda Dongkrak Power Mesin

Kemenangan gemilang Daniel Ricciardo pada GP Monaco dua pekan lalu rasanya akan sulit terulang di Kanada akhir pekan ini.


Lorenzo ke Honda, Petrucci Tunggangi Ducati

Lorenzo ke Honda, Petrucci Tunggangi Ducati

Tidak butuh waktu lama bagi Repsol Honda menemukan pengganti Dani Pedrosa.


Honda-Pedrosa Akhirnya Sepakat Berpisah

Honda-Pedrosa Akhirnya Sepakat Berpisah

Berakhir sudah kebersamaan Dani Pedrosa dengan Honda yang terjalin panjang hampir dua dekade (Sejak 2001).


Lorenzo Mulai Bisa Taklukan Desmosedici

Lorenzo Mulai Bisa Taklukan Desmosedici

Jorge Lorenzo akhirnya berhasil menjuarai MotoGP bersama Ducati.


Mesin Dulu, Ricciardo Kemudian

Mesin Dulu, Ricciardo Kemudian

KEMENANGAN Daniel Ricciardo di GP Tiongkok (15/4) dan Monaco, Minggu lalu (27/5), jelas membuat nilai tawarnya meningkat.


Wow, Anggaran Opening dan Closing Ceremony Asian Games 2018 Rp700 Miliar

Wow, Anggaran Opening dan Closing Ceremony Asian Games 2018 Rp700 Miliar

Dengan dukungan dana besar, mencapai Rp700 Miliar, Inasgoc punya tugas besar untuk menyiapkan opening-closing ceremony Asian Games 2018.


Piala Thomas Kembali ke Pelukan Tiongkok

Piala Thomas Kembali ke Pelukan Tiongkok

Dalam dua edisi Piala Thomas pada 2014 dan 2016, Tiongkok kehilangan Piala Thomas.


Kevin: Service Judge Suruh Main Badminton Dulu!

Kevin: Service Judge Suruh Main Badminton Dulu!

Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo benar-benar tak bisa menerima kekalahannya oleh ganda Thailand Kittisak Namdash/Nipitphon Phuangphuapet.


Kontrak Baru Dovi dengan Ducati Buntu

Kontrak Baru Dovi dengan Ducati Buntu

Ducati mengeluarkan ultimatum kepada Andrea Dovizioso, agar urusan kontraknya segera tuntas.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!