Sport
Share this on:

De La Hoya Ingin Jadi Presiden

  • De La Hoya Ingin Jadi Presiden
  • De La Hoya Ingin Jadi Presiden

LAS VEGAS - Di tengah persiapan menghelat duel akbar kelas menengah antara Gennady Golovkin kontra Saul Canelo Alvarez, mantan juara dunia di enam kelas berbeda, yang kini juga punya profesi sebagai promotor tinju, Oscar De La Hoya, membuat pernyataan yang mencuri perhatian. Dia mengaku serius ingin maju sebagai calon presiden Amerika Serikat (AS) pada 2020 mendatang.

“Iya, itu nyata,” ucap De La Hoya dilansir Los Angeles Times saat ditanya terkait isu dirinya ingin maju sebagai calon presiden dari partai Demokrat. “Itulah keindahan negara ini. Jika Arnold (Schwarzenegger) bisa menjadi gubernur, (Donald) Trump bisa menjadi presiden, lalu kenapa seorang Meksiko-Amerika yang memenangi medali emas Olimpiade untuk negara ini tida bisa menjadi presiden,” ucap De La Hoya.

Pemilik Golden Boy Promotion itu mengaku sudah punya pikiran ingin maju sebagai presiden sejak beberapa tahun lalu. Pria yang kini berusia 45 tahun tersebut juga berkoar bahwa dirinya punya bekal finansial cukup untuk maju sebagai calon orang nomor satu di AS itu.

Pasca pensiun dari ring tinju, De La Hoya sukses mengembangkan bisnis sebagai promotor olahraga tersebut. Pekerjaan sebagai promotor membuat De La Hoya kenal banyak orang berduit yang dia klaim bersedia membantunya menggalang dana untuk kampanye.

Namun masalahnya, De La Hoya punya trek rekor kurang mulus dalam kehidupannya. Dia sempat beberapa kali dikabarkan bermasalah dengan minuman alkohol. Dia bahkan sampai taraf kecanduan dan harus masuk program rehabilitasi untuk mengatasi masalah itu.

“Semakin tua, saya semakin bijaksana. Kini saya lebih bijaksana dan lebih pintar. Banyak orang yang berkata kepada saya,'kenapa kamu tidak menjadi pejabat publik? Kamu akan membuat perbedaan jika melakukannya',” ucap De La Hoya. (irr/jpg)

Berita Sebelumnya

Wasit Ancam Boikot Serena
Wasit Ancam Boikot Serena

Berita Berikutnya

Raikkonen Bikin Wartawan Ger-geran
Raikkonen Bikin Wartawan Ger-geran

Berita Sejenis

19 Gol dari 18 Laga

19 Gol dari 18 Laga

Kylian Mbappe kembali membuktikan jika bahwa absennya dua tandem lini depan Neymar Jr dan Edinson Cavani tak jadi halangan bagi dirinya untuk mencetak gol.


Jadi Tersangka, Belum Ada Sanksi buat Jokdri

Jadi Tersangka, Belum Ada Sanksi buat Jokdri

Status tersangka yang kini ditanggung Plt Ketum PSSI Joko Driyono belum dianggap sebagai pelanggaran keorganisasian oleh komite etik federasi.


Zhou Jadi Bagian Renault

Zhou Jadi Bagian Renault

Renault Sport Academy mendapatkan pembalap baru menjelang musim 2019 bergulir.


Qatar Mulai Menggoda Wenger

Qatar Mulai Menggoda Wenger

Piala Dunia 2022 tidak hanya jadi target Gerardo Martino sebagai pelatih timnas Meksiko.


Allegri (Mungkin) Bisa Jadi Solusi

Allegri (Mungkin) Bisa Jadi Solusi

Real Madrid mungkin menyesali keputusan mereka mengikat Santiago Solari hingga 2021. Sebab, Solari ternyata tak bisa menawarkan solusi.


Arsene Wenger Paling Santer Disebut

Arsene Wenger Paling Santer Disebut

Mencetak gol memang jadi handicap utama AC Milan musim ini.


Jaya Raya Ingin Revans Kalahkan Djarum

Jaya Raya Ingin Revans Kalahkan Djarum

Skenario final ideal di Kejurnas PBSI 2018 masih terjaga.


Jakarta Garuda Patut Diwaspadai

Jakarta Garuda Patut Diwaspadai

Tim putra pendatang baru Jakarta Garuda jadi tuan rumah seri kedua putaran pertama Proliga 2019.


Lakers Ingin Ariza

Lakers Ingin Ariza

Los Angeles Lakers masih ingin membuat skuad mereka lebih kuat untuk mengarungi musim ini sampai akhir.


Pensiun dari MotoGP, Pedrosa Dapat Hadiah Dua Motor

Pensiun dari MotoGP, Pedrosa Dapat Hadiah Dua Motor

Dedikasi Dani Pedrosa selama 18 tahun membela Honda membuat pabrikan asal Jepang itu ingin berterima kasih kepadanya semaksimal mungkin.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!