Sport
Share this on:

Della/Rizki Hanya Perlu Fokus

  • Della/Rizki Hanya Perlu Fokus
  • Della/Rizki Hanya Perlu Fokus

JAKARTA - Pasangan ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta sukses meraih gelar juara pada ajang Vietnam Open 2019. Kepastian itu didapat usai Della/Rizki berhasil mengalahkan Huang Jia/Zhang Shu Xian.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Nguyen Du Club, Ho Chi Minh, Vietnam, Minggu (15/9) kemarin, Della/Rizki berhasil mengalahkan wakil China itu dalam dua set langsung dengan skor 21-18 dan 21-17. Meski sempat mendapat perlawanan sengit dari pasangan nonunggulan tersebut, namun Della/Rizki yang menempati unggulan pertama pada ajang BWF Tour Super 100 itu hanya butuh waktu 34 menit untuk mengalahkan mereka.

Della/Rizki mengaku raihan gemilang yang hingga dirinya mampu meraih gelar juara itu tak lepas dari fokus dan ketenangan dalam menjalani pertandingan tersebut. "Di pertandingan kami bisa bermain fokus dari poin ke poin. Mikirnya nggak jauh-jauh, walaupun sempat agak terburu-buru di awal. Namun, kali ini dalam segi penampilan kami bisa lebih tenang dari sebelumnya," ungkap Della seperti dikutip situs resmi PBSI, Senin (16/9) kemarin.

Della/Rizki menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang sukses meraih gelar juara di ajang Vietnam Open 2019 BWF World Tour Super 100. Selain itu, raihan ini juga menjadi yang pertama di dapat Della/Rizki pada tahun 2019 ini.

Oleh sebab itu, mereka berharap raihan ini bisa menjadi motivasi untuk bisa lebih baik lagi di pertandingan-pertandingan selanjutnya. "Gelar ini tentu sangat berarti buat kami, sebetulnya semua juga mau jadi juara. Tapi memang harus fokus satu demi satu pertandingan dulu. Kami senang bisa juara di turnamen ini," tutur Rizki.

Sementara itu, asisten pelatih Ganda Putri PBSI, Chafidz Yusuf memberikan penilaian terhadap penampilan ganda putri Indonesia di ajang Vietnam Open 2019 tersebut. Menurutnya, beberapa pasangan ganda putri masih memiliki kendala non teknis, seperti Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah yang dinilainya belum tampil konsisten hingga akhirnya terhenti di di perempat final dari ganda putri Jepang, Erina Honda/Nozomi Shimizu, dengan skor 17-21, 19-21.

Penampilan Ketut/Tania kali ini boleh dibilang masih kurang konsisten, kadang bagus kadang hilang fokus. Disisi lain, faktor non teknis juga menjadi kendala pasangan muda Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto yang harus berjuang dari babak kualifikasi, akhirnya terhenti di babak pertama setelah dikalahkan Liu Xuan Xuan/Xia Yu Ting (Tiongkok), dengan skor 21-14, 20-22, 20-22.

"Fadia/Ribka pun kalau penampilannya secara teknis cukup bagus, cuma memang masih butuh waktu untuk lebih bisa kuasai faktor non-teknisnya, seperti misalnya masih kurang tenang di lapangan," ungkap Chafidz.

"Saya kira mereka semua ini yang harus lebih diperhatikan adalah masalah non-teknis," jelasnya.

Selain kedua pasangan ini, pasangan Yulfira Barkah/Agatha Imanuela juga tak berhasil melangkah jauh. Mereka dikalahkan rekan sendiri, Ketut/Tania, di babak pertama, dengan skor 12-21, 15-21. Sedangkan pasangan asal klub Jaya Raya, Pia Zebadiah Bernadet/Anggia Shitta Awanda, terhenti di babak semifinal dari Huang/Zhang (Tiongkok), dengan skor 12-21, 21-23. (gie/zul/fin/tgr)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Marquez-Quartararo Saling Puji
Marquez-Quartararo Saling Puji

Berita Sejenis

Indonesia Hanya Bawa Satu Gelar dari Ken Arok

Indonesia Hanya Bawa Satu Gelar dari Ken Arok

Indonesia hanya meraih satu gelar juara di final Indonesia Masters 2019, Minggu (6/10) kemarin.


Jika Kalah Lagi, Tekanan Giampaolo Makin Besar

Jika Kalah Lagi, Tekanan Giampaolo Makin Besar

Nada pesimistis meluncur dari mulut Marco Giampaolo, kemarin. Sang juru taktik AC Milan itu mengakui skuatnya hanya membutuhkan waktu untuk kembali pada trek ke


Tunggal Putra Hanya Tersisa Ginting

Tunggal Putra Hanya Tersisa Ginting

Tunggal Putra Indonesia, Tommy Sugiarto tak berdaya saat melawan Kento Momota pada putaran kedua China Open 2019.


Timnas U16 vs Kepulauan Mariana, Tetap Fokus Garuda Muda

Timnas U16 vs Kepulauan Mariana, Tetap Fokus Garuda Muda

Timnas U16 bakal menjalani laga kedua babak Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 Grup G menghadapi Kepulauan Mariana Utara, Rabu (18/9) malam ini.


Tegur KPAI Lewat Video Medsos

Tegur KPAI Lewat Video Medsos

Kekecewaan terhadap putusan KPAI yang meminta audisi Djarum Foundation dihentikan tidak hanya dirasakan oleh pencinta badminton.


KO Poirier, Khabib Hanya Butuh Tiga Ronde

KO Poirier, Khabib Hanya Butuh Tiga Ronde

Lampu latar yang begitu semarak, ditambah dukungan penonton, membuat Khabib Nurmagomedov tampil percaya diri di The Arena, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab dini hari,


Ganda Putera Hanya Menyisakan Minions

Ganda Putera Hanya Menyisakan Minions

Dua ganda putra Indonesia mendapat nasib berbeda pada babak kedua Thailand Open 2018.


Ganda Putri Hanya Sisakan Greysia/Apriyani

Ganda Putri Hanya Sisakan Greysia/Apriyani

Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus bersusah payah menyingkirkan rekan senegaranya, Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti di babak pe


Dikalahkan Thailand, Indonesia Gagal Juarai BAJC 2019

Dikalahkan Thailand, Indonesia Gagal Juarai BAJC 2019

Tim Bulu Tangkis Indonesia hanya mampu meraih posisi runner up dalam kejuaraan beregu Badminton Asia Junior Championship 2019.


Indonesia Hanya Sisakan The Daddies dan Minions

Indonesia Hanya Sisakan The Daddies dan Minions

Indonesia hanya bisa meloloskan dua ganda putra ke babak semifinal Indonesia Open 2019, Sabtu (20/7) hari ini..



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!