Sport
Share this on:

Di Asian Games, Jepang Turunkan Tim Juara

  • Di Asian Games, Jepang Turunkan Tim Juara
  • Di Asian Games, Jepang Turunkan Tim Juara

JAKARTA - Kekuatan tim Jepang menjadi fenomena tersendiri pda persaingan bulu tangkis dunia. Bahkan, tim putra putri Jepang hampir saja mengawinkan gelar Thomas-Uber Cup 2018 yang berlangsung belum lama ini di Bangkok Thailand. Sayangnya, pada final, tim putra Jepang kalah dari Tiongkok 1-3.

Jepang sudah melansir daftar nama pebulu tangkis yang menjadi bagian tim untuk Asian Games 2018. Sejauh ini mereka masih mempertahankan 90 persen kekuatan mereka dari Thomas Uber Cup 2018 lalu. Tidak ada kejutan yang muncul.

Sebagai salah satu tim kuat Asia saat ini, Jepang menempatkan pemain terbaiknya untuk ajang multievent Asia tersebut. Khusus di sektor putri, Akane Yamaguchi, Nozomi Okuhari masih menjadi andalan di sektor tunggal putri. Sedangkan Akane Yamaguchi/Misaki Matsutomo dan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota jadi tumpuan di sektor ganda putri.

Sedangkan untuk tim putra, Kento Momota akan memimpin tunggal putra Jepang. Disusul Kenta Nishimoto, Kazumasa Sakai dan Kenta Tsuneyama. Menurut Imelda Wiguna, legenda bulu tangkis tanah air, melihat kekuatan Jepang saat ini menjadi ancaman bagi tim manapun, termasuk Indonesia.

“Dengan apa yang mereka perlihatkan di Uber Cup kemarin, itu merupakan bukti nyata,” ujarnya saat dikonfirmasi Jawa Pos kemarin (7/6). Secara kualitas, tipikal pemain Jepang memang tampil ngeyel. Selanjutnya memaksimalkan endurance dan kecepatan kaki para pemain.

Imelda melihat, tunggal putri Indonesia mesti realistis. Tetapi, apapun bisa saja terjadi. Sebab, Indonesia mendapatkan keuntungan dengan dukungan ribuan penonton yang akan memadati Istora Senayan, Jakarta.

Terpisah, Christian Hadinata, pelatih legendaris Indonesia, mengungkapkan, peta persaingan bulu tangkis dunia merupakan representasi kekuatan dunia. Demikian pula untuk Asian Games, Jepang yang menurunkan kekuatan utama juga menganggap ajang empat tahunan itu sama pentingnya dengan Kejuaraan Dunia.

“Jepang memang punya pemain yang cukup merata, saat ini,” ujarnya. Hasil di Thomas Uber Cup lalu menjadi gambaran utuh kekuatan Jepang sesungguhnya. Namun, Indonesia bukannya tanpa peluang, khususnya di tunggal putri.

Christian melihat komposisi tunggal dan ganda putri Indonesia saat ini memang belum terlihat konsisten. Namun, Gregoria Mariska Tunjung yang mulai memperlihatkan konsistensinya juga bisa menjadi solusi selanjutnya. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Targetkan Sprint Bisa Lolos Olimpiade

Targetkan Sprint Bisa Lolos Olimpiade

Hasil Asian Track Championship (ATC) 2019 menjadi tolok ukur PP ISSI untuk menentukan langkah menuju Olimpiade Tokyo 2020.


Fitriani Juara Thailand Masters

Fitriani Juara Thailand Masters

Ketika smes Busanan Ongbamrungphan nyangkut di net, Fitriani tak kuasa lagi menahan emosi. Dia berteriak histeris.


Rekor yang Mengungkap Aib

Rekor yang Mengungkap Aib

Duel Golden State Warriors kontra Sacramento Kings di Golden 1 Center kemarin memecahkan rekor NBA dengan total kedua tim menciptakan 41 tembakan tiga angka.


JPE Waspada, BNI 46 Siap Lanjutkan Kejutan

JPE Waspada, BNI 46 Siap Lanjutkan Kejutan

Tim putra Jakarta Pertamina Energi (JPE) mampu tampil trengginas pada putaran pertama Proliga 2019.


Harden, Harden, Harden!

Harden, Harden, Harden!

Si berewok James Harden benar-benar sedang hot. Kemarin giliran juara bertahan Golden State Warriors yang menjadi korban MVP NBA 2018 tersebut.


Positif di Serena, Negatif di AS

Positif di Serena, Negatif di AS

Tim Amerika Serikat (AS) memang gagal total di ajang Hopman Cup tahun ini. Keinginan untuk meraih gelar ketujuh sudah punah.


Target, Incar Poin Olimpiade

Target, Incar Poin Olimpiade

Dalam lima tahun terakhir, untuk pertama kalinya Indonesia akan menggelar Asian Track Championships (ATC) 2019.


Mayweather vs Nasukawa Berakhir Jauh Lebih Singkat

Mayweather vs Nasukawa Berakhir Jauh Lebih Singkat

Pertarungan eksibishi antara Floyd Mayweather Jr kontra kickboxer Jepang Tenshin Nasukawa sudah dirancang sangat singkat.


Kemenpora Bantah Ada Pelatih Fiktif

Kemenpora Bantah Ada Pelatih Fiktif

Puspita Mustika Adya, salah satu pelatih para-cycling Indonesia di Asian Para Games (APG) 2018 masih menanti keadilan.


Toiran Perkuat Samator Lagi

Toiran Perkuat Samator Lagi

Tim voli Surabaya Bhayangkara Samator kini berada di urutan kedua klasemen sementara putaran pertama Proliga 2019.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!