Sport
Share this on:

Di Misano, Honda Sulit Terbendung

  • Di Misano, Honda Sulit Terbendung
  • Di Misano, Honda Sulit Terbendung

MISANO - Dengan tujuh balapan tersisa musim ini, dan jarak poin yang sudah 59 angka dari peringkat kedua yakni pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi, pemuncak klasemen sementara yakni pembalap Repsol Honda Marc Marquez seharusnya cukup main aman saja di tujuh seri tersisa.

Jika dia minimal selalu menembus tiga besar saja di setiap seri, gelar juara dunia MotoGP untuk kali keempat berturut-turut sudah dia genggam. Namun di GP San Marino akhir pekan nanti, Marquez punya misi lain.

Dia ingin mempertahankan kemenangannya musim lalu. Sekaligus membuat Rossi semakin lama tak pernah menang di kandang sendiri sejak 2014.

Honda juga datang dengan catatan mentereng. Mereka bukan hanya memenangi balapan di sirkuit ini musim lalu saja lewat Marquez. Lebih dari itu, Honda telah menguasai sirkuit ini dalam tiga tahun terakhir. Marquez juga menjadi juara pada 2015. Sementara pada 2016 Dani Pedrosa yang menduduki podium tertinggi.

Kemenangan Honda tiga kali beruntun ini makin meyakinkan karena mereka meraihnya dengan tiga kondisi berbeda. Pada 2015 pertarungan sengit berlangsung secara flag to flag. Di 2016 Pedrosa meraihnya dalam kondisi lintasan kering. Sedangkan pada 2017 Marquez menang dalam kondisi hujan.

Melihat catatan tersebut, rasanya sulit bagi Rossi untuk mencuri kemenangan lagi di kandang sendiri akhir pekan nanti. Apalagi pembalap 39 tahun itu sampai saat ini masih belum juga menemukan koposisi yang pas pada motornya. Kali terakhir Rossi naik podium tertinggi adalah di sirkuit Assen tahun lalu. (irr/jpg)

Berita Sebelumnya

Siapkan Kerangka Utama Olimpiade
Siapkan Kerangka Utama Olimpiade

Berita Berikutnya

Alonso Geber Indycar Lagi
Alonso Geber Indycar Lagi

Berita Sejenis

Honda Akui Lorenzo Bersalah

Honda Akui Lorenzo Bersalah

Kubu Honda akhirnya mengakui kesalahan pembalapnya di MotoGP Catalunya.


Rossi Minta Layout Tikungan Diubah

Rossi Minta Layout Tikungan Diubah

Keinginan pembalap Monster Yamaha Maverick Vinales agar Jorge Lorenzo (Repsol Honda) mendapat sanksi berat tak terwujud.


Jorge Lorenzo Bebas dari Hukuman

Jorge Lorenzo Bebas dari Hukuman

Race Direction ternyata tak menjatuhkan sanksi apapun kepada pembalap Repsol Honda Jorge Lorenzo.


Marquez Juara Lagi di Barcelona, setelah 2014 Lalu

Marquez Juara Lagi di Barcelona, setelah 2014 Lalu

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez berhasil mengakhiri puasa gelar, setelah menjuarai MotoGP Catalunya 2019 di Barcelona, Minggu (16/6) malam WIB.


Marquez Kuasai FP 1 MotoGP Catalunya

Marquez Kuasai FP 1 MotoGP Catalunya

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez menjadi pembalap tercepat di sesi latihan bebas FP1 GP Catalunya, Jumat (14/6).


Honda Makin Jago di Track Lurus

Honda Makin Jago di Track Lurus

RC213V memperlihatkan perkembangan signifikan di Sirkuit Mugello, Minggu (2/6) lalu.


Lorenzo Kesusahan, Marquez Kembali Menekannya

Lorenzo Kesusahan, Marquez Kembali Menekannya

Pembalap Repsol Honda Jorge Lorenzo dalam tekanan yang luar biasa. Musim ini, adalah musim terburuk bagi pembalap asal Spanyol tersebut.


Marquez Tidak Peduli Nasib Buruk Lorenzo

Marquez Tidak Peduli Nasib Buruk Lorenzo

Hingga saat ini, pembalap Repsol Honda Jorge Lorenzo masih belum bangkit dari keterpurukannya.


Marquez Masih di Puncak, Repsol Honda Kudeta Monster Yamaha

Marquez Masih di Puncak, Repsol Honda Kudeta Monster Yamaha

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez merebut podium tertinggi di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (19/5).


Juara di Le Mans, Marquez Makin Pede

Juara di Le Mans, Marquez Makin Pede

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez kembali naik podium saat menjadi yang tercepat di MotoGP seri GP Prancis di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (19/5).



Berita Hari Ini

Video

Populer

Digital Interaktif. GRATIS

Edisi 1 Januari 1970

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!