Sport
Share this on:

Di Thailand Open, Indonesia Berharap pada Pelapis

  • Di Thailand Open, Indonesia Berharap pada Pelapis
  • Di Thailand Open, Indonesia Berharap pada Pelapis

BANGKOK - Secara kualitas pebulu tangkis dan sisi kompetitif, Thailand Open 2018 berbeda jauh dengan Indonesia Open. Untuk itu, PP PBSI memutuskan untuk menurunkan pebulu tangkis di turnamen sekelas super 500 di BWF Tour 2018 tersebut. Thailand Open berlangsung mulai kemarin (10/8), Nimibutr Stadium, Bangkok.

Dua ganda campuran pelapis Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, yakni Ricky Karandasuwardi/Debby Susanto dan Praven Jordan/Melati Daeva melewati babak pertama dengan meyakinkan. Ricky/Debby menang atas wakil tuan rumah, Nipitphon Phuangphuapet/Savitree Amitrapai, 21-17, 21-17. Sedangkan Praveen/Melati mengungguli Takuro Hoki/Koharu Yonemoto, 21-15, 21-15.

Yang menarik adalah, ganda campuran Indonesia menempatkan delapan wakil pada babak utama. Lima di antara berada di satu pool. Yang artinya bisa saling ketemu. Seperti Andika Ramadiansyah/Mychelle Chrystine Bandaso dengan Ricky/Debby pada babak kedua nantinya. Dengan catatan, Rama/Mychelle bisa mengatasi perlawanan pasangan suami istri, Chris/Gabrielle Adcock hari ini.

Perjuangan itu tidak akan mudah, karena Chris/Gabrielle merupakan unggulan pertama. Selain itu, kedua pasangan punya pengalaman yang berbeda. Tetapi Nova Widianto pelatih pelatnas pratam melihat pemainnya punya potensi untuk bisa memberikan kejutan.

“Target saya tahun ini, buat pratama harus sudah bisa bicara di level Super 500, seperti Thailand Open ini,” terangnya. Langkah tersebut karena kondisi yang ada saat ini, ada gap yang cukup jauh antara pasangan utama dengan pratama. Itu yang menjadi kegelisahan bagi para pelatih.

“Mereka butuh jam terbang lebih, karena sebenarnya pas latihan sudah terlihat, tetapi saat pertandingan kadang belum maksimal,” urainya. Di tunggal putra, pebulu tangkis veteran, Sony Dwi Kuncoro bakal meladeni permainan Ihsan Maulana Mustofa pada babak pertama hari ini. Duel senior-junior itu juga menjadi pembuktian bagi keduanya.

Bagi Ihsan, ketertinggalan dia dari Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie membuat dia harus kembali bergegas. Sedangkan bagi Sony, dia ingin membuktikan bahwa dia belum habis. Sedangkan di tunggal putri, Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung yang menjadi wakil di Asian Games bakal bekerja lebih keras ketimbang di Indonesia Open pekan lalu.

Fitriani akan menghadapi lawan cukup sepadan, yakni Goh Jin Wei (Malaysia). Tiga kali berjumpa, Fitriani selalu tampil inferior. Namun, perjumpaan terakhir berlangsung sudah lama, yakni dua tahun lalu di Orleans International. Sedangkan Gregoria akan menghadapi Chloe Birch dari Inggris.

Kabidbinpres PP PBSI, menyatakan performa tunggal putri Indonesia memang menjadi catatan timnya. ”Evaluasi enam bulan sudah kami siapkan, secepatnya akan kami sampaikan ke teman-teman media,” ujarnya. Khusus untuk beberapa turnamen menjelang Asian Games harus bisa mereka maksimalkan.

“Setidaknya, mereka gak lagi kalah di babak pertama, harus survive minimal semiifnal,” terangnya. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Siapa Mampu Tumbangkan Marquez
Siapa Mampu Tumbangkan Marquez

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Launching Lantas Tergelincir

Launching Lantas Tergelincir

Debut Kimi Raikkonen bersama tim barunya Alfa Romeo Racing pada pre season test hari pertama di Barcelona kemarin berjalan kurang mulus.


Tottenham Hotspur dan Dortmund Sana-sama Pincang

Tottenham Hotspur dan Dortmund Sana-sama Pincang

Tottenham Hotspur membeli Son Heung-min dari Bayer Leverkusen seharga GBP 22 juta (Rp 397,83 miliar) pada musim panas 2015.


Ferrari Tersandung Pesan Tak Terlihat

Ferrari Tersandung Pesan Tak Terlihat

Mission Winnow kini melekat di nama resmi Ferrari pada musim balap Formula One (F1) 2019.


Rio Haryanto Balapan Lagi

Rio Haryanto Balapan Lagi

Fans Rio Haryanto boleh bungah. Mantan pembalap Formula 1 dari Indonesia itu tidak lama lagi dipastikan kembali meluncur ke lintasan.


Mundur Karena Cedera Punggung

Mundur Karena Cedera Punggung

Petenis kebanggaan Asia, Naomi Osaka memutuskan mundur dari turnamen Qatar Open 2019.


Yamaha Urai Masalah Mesin

Yamaha Urai Masalah Mesin

Yamaha pernah berjaya di ajang balap MotoGP. Ya, terakhir kali, mereka menguasai balapan premium itu pada musim 2015 silam.


Marin Absen, Tetap Berat

Marin Absen, Tetap Berat

Cedera lutut yang didapatkan Carolina Marin di final Indonesia Masters pekan lalu (27/1) berbuntut panjang. Otot ACL kanannya robek.


Project Leader Yamaha Diganti

Project Leader Yamaha Diganti

Yamaha Motor Racing President, Kouichi Tsuji, meredam isu pergantian project leader di tim Yamaha MotoGP pada musim 2019.


Pensiunkan Nomor Kentucky Kids

Pensiunkan Nomor Kentucky Kids

Nicky Hayden sudah berpulang dua tahun yang lalu, pada 2017. Itu setelah dia mengalami kecelakaan saat bersepeda di Italia.


Ginting Kandas, Harapan Ada di Pundak Jojo

Ginting Kandas, Harapan Ada di Pundak Jojo

''Semifinal pertama di 2019! Saya excited sekali!'' Begitu Jonatan Christie berseru sehabis menjalani laga perempat final Indonesia Masters 2019 kemarin.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!