Sport
Share this on:

Digantikan Lorenzo, Pedrosa Kehilangan Motivasi

  • Digantikan Lorenzo, Pedrosa Kehilangan Motivasi
  • Digantikan Lorenzo, Pedrosa Kehilangan Motivasi

ASSEN - Konon, bukan cuma pembalap yang bakal bangga jika sukses memenangi balapan di sirkuit klasik Assen, Belanda. Tapi juga mekanik dan para insinyur yang membangun motor untuk pembalap.

Di tengah ganas dan panasnya GP Belanda Minggu malam ada satu pembalap top yang justru tidak menikmati sensasinya, Dani Pedrosa. Di saat rekan satu timnya Marc Marquez menjuarai balapan epik tersebut, Pedrosa malah tercecer jauh di belakang.

Tampil buruk pada sesi kualifikasi, rider 32 tahun tersebut harus start dari posisi 18. Padahal Marquez sukses meraih pole position. Di balapan, Pedrosa hanya mampu memperbaiki posisinya tiga tingkat untuk membawa pulang satu poin saja.

Hasil tersebut sekaligus menandai buruknya performa pembalap veteran Spanyol tersebut dalam beberapa balapan terakhir. Kini, posisinya di klasemen pembalap MotoGP anjlok ke urutan 12. Dia hanya mengoleksi 12 dalam tiga race terakhir.

Marquez menyebut Pedrosa sudah kehilangan motivasi membalap setelah posisinya di Repsol Honda digantikan Jorge Lorenzo musim depan. ''Dani sedang berada dalam situasi sulit. Assen adalah trek dimana dia selalu kesulitan tampil bagus karena postur tubuhnya (yang kecil). Tapi dengan motor kami (Honda RCV) jika seorang pembalap tidak termotivasi, mustahil akan tampil cepat. Motor kami bergetar parah, anda harus mengendarainya dengan sangat berani,'' kata Marquez.

Sebelumnya di Barcelona, Pedrosa mengakui ketijelasan nasibnya musim depan ikut memengaruhi performanya. Dia kemudian mengulangi pernyataan tersebut di Assen, Minggu lalu.

''Start saya buruk. Jadi saya kehilangan banyak posisi dan akhirnya kesulitan mengejarnya kembali,'' akunya.

Kabarnya, Pedrosa bakal membalap untuk tim satelit Yamaha dengan dukungan Petronas Malaysia musim depan. Tim tersebut adalah Marc VDS yang kini masih menggunakan motor Honda. Rencananya, Pedrosa akan diduetkan dengan Franco Morbidelli. (cak/tom/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Silverstone, Asa De Javu Lorenzo

Silverstone, Asa De Javu Lorenzo

Setelah absen empat balapan, Jorge Lorenzo akhirnya mengonfirmasi kembali mengaspal di MotoGP Seri Inggris, akhir pekan ini.


Sharapova Terjungkal, Barty Kehilangan Break Poin

Sharapova Terjungkal, Barty Kehilangan Break Poin

Petenis unggulan teratas Ashleigh Barty berhasil mengatasi dominasi Maria Sharapova 6-4, 6-1 pada bentrok kedua turnamen Cincinnati Masters


Lorenzo Siap Balapan Lagi di Silverstone

Lorenzo Siap Balapan Lagi di Silverstone

Manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig akhirnya bisa bernafas lega. Salah satu pebalapnya Jorge Lorenzo berhasil melewati masa pemulihanya.


Isu Lorenzo Keluar dari Honda Semakin Kencang

Isu Lorenzo Keluar dari Honda Semakin Kencang

Setelah 24 tahun mengaspal di grand prix MotoGP tak ada satupun rumor yang membuat suprise Valentino Rossi.


Gantikan Lorenzo, Bradl Bidik Target 10 Besar

Gantikan Lorenzo, Bradl Bidik Target 10 Besar

Penggemar Jorge Lorenzo masih harus kembali bersabar. Pembalap Spanyol berjuluk X Fuera itu dipastikan absen di seri MotoGP Ceko dan Austria mendatang.


Jorge Lorenzo Masih Kesakitan

Jorge Lorenzo Masih Kesakitan

Kabar buruk untuk penggemar Jorge Lorenzo. Pembalap tim Repsol Honda itu dipastikan belum bisa tampil di GP Ceko dan GP Austria.


Rossi Mulai Tak Pede Juara Lagi

Rossi Mulai Tak Pede Juara Lagi

Hasil buruk yang diraih Valentino Rossi di paruh pertama musim ini membuat pembalap Monster Energy Yamaha itu kehilangan kepercayaan diri.


Honda Pertahankan Lorenzo hingga Tahun Depan

Honda Pertahankan Lorenzo hingga Tahun Depan

Direktur Tim HRC yaitu Tetsuhiro Kuwata menegaskan timnya tetap mempertahankan Jorge Lorenzo hingga tahun 2020 mendatang.


Rossi Minta Yamaha Segera Berbenah

Rossi Minta Yamaha Segera Berbenah

Pembalap gaek asal Italia, Valentino Rossi, mulai kehilangan kesabarannya dengan Yamaha.


Rossi dan Vinales Disentil Bos Yamaha

Rossi dan Vinales Disentil Bos Yamaha

Bos Yamaha Massimo Meregalli mulai kehilangan kesabaran dengan hasil buruk dua pembalapnya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!