Sport
Share this on:

Djarum Sirnas Jadi Pembuktian Mantan Pebulutangkis Pelatnas

  • Djarum Sirnas Jadi Pembuktian Mantan Pebulutangkis Pelatnas
  • Djarum Sirnas Jadi Pembuktian Mantan Pebulutangkis Pelatnas

JAKARTA - 500 pebulutangkis dari seluruh penjuru Tanah Air siap adu ketangkasan di ajang Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) 2019 Seri II yang digelar di GOR Dempo Jakabaring Sport City (JSC), Palembang. Ajang yang dimulai pada Senin-Sabtu (22-27/4) mendatang itu merupakan lanjutan dari seri sebelumnya yang sudah sukses digelar di kota Purwokerto.

Pelembang sendiri dipercaya sebagai tuan rumah Djarum Sirnas ini, sudah ketiga kalinya. Sebelumnya, Palembang sudah sukses menggelar ajang yang sama pada tahun 2012 dan 2015. Sarana dan Prasarana untuk kebutuhan seluruh peserta yang memadai di kota tersebut diyakini menjadi tolok ukur Palembang kembali dipilih menjadi tuan rumah.

Karenanya, Kota Palembang berusaha untuk menjadi tuan rumah yang baik dan siap menyukseskan ajang tersebut. "Kita memiliki GOR Dempo yang bertaraf Internasional, fasilitas yang terkumplit di Indonesisa, jadi Palembang sangat siap sekali untuk menyukseskan turnamen ini, terbukti dari turnamen yang pernah terselenggara di Palembang ini," ungkap Ketua Umum Pengprov PBSI Sumatera Selatan Densyah RS, sekaligus ketua pelaksana Djarum Sirnas Palembang 2019 itu seperti dikutip situs resmi PBSI, Senin (22/4) kemarin.

"Kita juga punya komplek yang terintegrasi dan transportasi dari Bandara cuma sepuluh ribu saja pake LRT, langsung turun di depan komplek Jakabaring yang menjadi tempat terselenggaranya Djarum Sirnas seri kedua ini," sambungnya.

Sejauh ini, Palembang memang menjadi salah satu kota yang sering menjadi sorotan karena memiliki fasilitas bertaraf Internasional, khususnya GOR Dempo, Jakabaring Sport City yang menjadi tempat pelaksanaan Djarum Sirnas 2019. Densyah juga menuturkan jika masyarakat Palembang sangat antusias untuk menyaksikan setiap event yang terselenggara Jakabaring Sport City, khususnya kejuaraan Djarum Sirnas 2019 ini.

"Selain Fasilitas yang mempuni, kita juga punya masyarakat yang antusiasmenya sangat besar terhadap olahraga bulutangkis dan SDM masyarakat Sumatera Selatan Khususnya Palembang, punya SDM yang bagus," terang Densyah.

Lebih lanjut, Densyah berharap kejuaraan yang aka digelar di Kota Pempek itu bisa berjalan dengan baik dan lancar. Selain itu ia juga berharap, lahirnya bibit-bibit berprestasi dari ajang tersebut. "Tentunya kami berharap Djarum Sirnas kali ini akan kembali berjalan dengan sukses, dan lewat Djarum Sirnas yang akan berlangsung di Palembang kali ini dapat lahir kembali bintang bulutangkis yang bakal bersinar di masa yang akan datang," tutupnya.

Sementara itu, bagi pebulutangkis spesialis ganda putri asuhan PB Jaya Raya Jakarta yang kini tak lagi menghuni Pelatnas PBSI, Anggia Shitta Awanda kejuaraan ini menjadi ajang nostalgia baginya. Hal itu lantaran, kejuaraan ini sebelumnya telah mengantarkan dirinya naik kepermukaan hingga menjadi salah satu pebulutangkis ganda putri top dunia.

"Banyak kenangan di Djarum Sirnas sewaktu saya masih junior. Salah satunya yang paling saya ingat yaitu bagaimana rasanya berjuang mewakili serta membawa nama klub Jaya Raya dan berebut gengsi untuk menjadi juara, sampai akhirnya saya bisa bergabung dengan pelatnas. Dulu saja persaingan di Djarum Sirnas ini sudah ketat," ungkap Anggia seperti dikutip dari Djarum Badminton, Senin (22/4) kemarin.

"Salah satu yang paling saya kangenin adalah suasana pertandingan di setiap kota. Kali ini Djarum Sirnas di Palembang, pastinya akan seru karena sudah lama juga," tambahnya.

Anggia yang dipastikan akan turun dengan pemain senior Pia Zebadiah Bernadet dalam ajang ini, telah mengikuti beberapa kejuaraan level dunia, namun ia tak menganggap remeh persaingan yang bakal terjadi di Djarum Sirnas 2019. Menurutnya, hal itu lantaran dirinya belum mengetahui kekuatan lawannya yang akan dihadapinya dalam ajang tersebut.

"Perkembangan dan persaingan di Djarum Sirnas pastinya sama-sama rata. Tapi untuk sekarang, saya sendiri belum tahu kekuatannya seperti apa, walaupun tidak sama seperti turnamen internasional, tapi saya rasa persaingan dan kekuatan di Djarum Sirnas ini tidak kalah ketatnya dengan kejuaraan internasional," jelasnya.

Pada ajang ini, Anggia/Pia menyandang status unggulan kedua di nomor ganda dewasa putri. Anggi/Pia sendiri langsung lolos ke babak dua setelah mendapat bye di babak pertama. Di babak kedua, Anggi/Pia akan berhadapan dengan wakil PB Djarum Kudus, Ayu Gary Luna Maharani/Serena Kani.

"Ini akan menjadi penampilan pertama saya di Djarum Sirnas sejak 2012 lalu. Pastinya saya mau berusaha memberikan yang terbaik, nggak mau anggap enteng lawan," tukasnya.

Sebagai informasi, Kejuaraan Djarum Sirnas 2019 di Palembang ini ada yang berbeda dari dua ajang sebelumnya digelar di Kota yang sama. pada kejuaraan kali ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya adalah jumlah hadiah yang akan diperebutkan.

Ya, Djarum Sirnas 2019 ini ini akan menyuguhkan total hadiah sebesar 340 juta rupiah untuk 19 kategori dengan menyajikan 491 pertandingan. (gie/fin/zul/wsa)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Januari, Mandzukic Pindah ke Manchester United

Januari, Mandzukic Pindah ke Manchester United

Mantan kiper Manchester United Mark Bosnich menyebut ada dua keselahan fatal yang dilakukan MU musim ini.


16 Pebulutangkis Indonesia Turun di Korea Open 2019

16 Pebulutangkis Indonesia Turun di Korea Open 2019

Setelah menyelesaikan pertarungan di China Open 2019, tim bulu tangkis Indonesia kini kembali berburu gelar di ajang berikutnya.


Pemerintah Dukung Program Djarum Foundation

Pemerintah Dukung Program Djarum Foundation

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan dukungannya, terhadap program Djarum Foundation di bidang pendidikan vokasi.


Mantan Kapolres Tegal Maju sebagai Calon Ketua PSSI

Mantan Kapolres Tegal Maju sebagai Calon Ketua PSSI

Sebelum dibukanya pendaftaran calon ketua umum PSSI, tercatat sudah ada tiga nama yang tertarik maju sebagai kandidat.


Audisi PB Djarum Berubah Nama

Audisi PB Djarum Berubah Nama

PB Djarum akhirnya merubahanama audisi yang semula Audisi Umum Beasiswa PB Djarum 2019 menjadi Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis.


Tegur KPAI Lewat Video Medsos

Tegur KPAI Lewat Video Medsos

Kekecewaan terhadap putusan KPAI yang meminta audisi Djarum Foundation dihentikan tidak hanya dirasakan oleh pencinta badminton.


Soal Audisi Djarum, Hari Ini Menpora Beri Keputusan

Soal Audisi Djarum, Hari Ini Menpora Beri Keputusan

Polemik kelangsungan audisi bea siswa bulutangkis Djarum belum juga mereda.


Pemerintah Tak Sigap Atasi Polemik Djarum

Pemerintah Tak Sigap Atasi Polemik Djarum

Penghentian pencarian bakat atlet bulu tangkis oleh Djarum Foundation pada 2020 disesalkan Wakil Ketua Komisi X DPR Reni Marlinawati.


Bukan Hentikan Audisi, Tapi Hapus Logo Djarum

Bukan Hentikan Audisi, Tapi Hapus Logo Djarum

Djarum Foundation memutuskan menghentikan program pembinaan atlet bulutangkis usia muda.


Audisi Djarum Dihentikan, Pembinaan Bulutangkis Pemula Terancam Mandek

Audisi Djarum Dihentikan, Pembinaan Bulutangkis Pemula Terancam Mandek

Program Olahraga Djarum Foundation dengan terpaksa mengehentikan audisi beasiswa bulu tangkis pada 2020.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!