Sport
Share this on:

Dovi Mengawali Lebih Baik

  • Dovi Mengawali Lebih Baik
  • Dovi Mengawali Lebih Baik

MOTEGI - Angin berhembus ke arah Andrea Dovizioso. Paling tidak itu yang tampak sampai sesi latihan bebas kedua (FP2) GP Jepang berakhir kemarin. Pembalap Ducati itu memasuki sesi latihan bebas ketiga (FP3) hari ini dengan modal apik yakni sebagai pemilik catatan waktu terbaik.

Dovizioso memimpin melalui catatan waktu yang dia buat pada FP1. Saat itu dia menjadi yang tercepat dengan raihan1 menit 45, 358 detik. Raihan itu lebih baik 0,105 detik dari milik pembalap LCR Honda Cal Crutchlow yang berada di posisi kedua.

Johann Zarco dari Yamaha Tech 3 berada di posisi ketiga (+0,125). Sementara pesaing utama Dovizioso yakni Marc Marquez menduduki posisi keempat (+0,140).

Seluruh catatan waktu di FP 1 ini bertahan menjadi torehan terbaik para pembalap hingga FP 2 berakhir. Pasalnya, di sesi latihan sore tersebut hujan mulai turun rintik-rintik. Hasilnya para pembalap tidak bisa menggeber motor mereka dengan maksimal.

Di FP 2 itu rekan setim Marquez, Dani Pedrosa, menjadi yang tercepat. Namun catatan waktunya hanya 1 menit 48,136 detik. Itu bahkan masih lebih lambat dari catatan waktu Pedrosa di FP 1 yang hanya menduduki posisi sebelas (1 menit 46,568 detik).

“Kami memulai ini dengan baik,” ucap Dovizioso dilansir Crash. “Tapi ini masih belum cukup untuk balapan. Kami masih harus meningkat,” tambah pembalap asal Italia tersebut.

Jika ingin menunda pesta juara dunia Marquez, Doviziozo harus keluar sebagai juara di Motegi. Atau, paling tidak dia harus finish lebih baik dari pembalap asal Spanyol tersebut. Marquez saat ini sudah memiliki keunggulan 77 poin atas Dovizioso.

Kondisi lintasan yang basah di FP 2 kemarin juga tidak membuat Dovizioso gundah. Pasalnya, musim lalu dia sanggup mengalahkan Marquez dan menjadi juara di Motegi dengan kondisi balapan hujan.

Dovi menyebut kunci balapan di Motegi adalah stabilitas dalam melakukan pengereman. Pembalap yang bisa melakukan pengereman dengan mulus dia sebut akan mengirit ban lebih lama dan akhirnya berpeluang besar menjadi juara.

“Di trek ini kunci utama memang pengereman,” ucap Dovi.

Dovi sendiri sampai kemarin belum merasa timnya sedang berada dalam kondisi unggul. Menurutnya, Marquez juga menunjukkan kecepatan yang signifikan di FP 1. (irr/jpg)

Berita Sebelumnya

Halep Mundur, Bertens Masuk
Halep Mundur, Bertens Masuk

Berita Berikutnya

Sean Gelael Turun F1 Lagi
Sean Gelael Turun F1 Lagi

Berita Sejenis

Jojo-Ginting Siapa yang Terbaik?

Jojo-Ginting Siapa yang Terbaik?

Hari kedua Fuzhou China Open kemarin berjalan lebih menyenangkan buat kontingen Indonesia.


Jordan Buat Stapac Lebih Garang

Jordan Buat Stapac Lebih Garang

Indonesia Basketball League musim 2018/2019 akan mulai bergulir 30 November mendatang. Seri pertama akan berlangsung di GOR Sahabat Semarang.


Musim Nadal Berakhir Lebih Cepat

Musim Nadal Berakhir Lebih Cepat

Penampilan Rafael Nadal begitu dahsyat pada paro pertama musim ini.


Makin Dekati Gelar ke-100

Makin Dekati Gelar ke-100

Roger Federer mengawali pertandingan pertamanya pada Paris Masters dengan mulus.


Jojo Harus Lebih Tenang dan Variatif

Jojo Harus Lebih Tenang dan Variatif

Skuad bulu tangkis Indonesia melanjutkan BWF Tour seri Eropa di Prancis Terbuka yang digeber mulai hari ini.


Raih Gelar Ketiga ATP Challenger 

Raih Gelar Ketiga ATP Challenger

Kabar baik datang dari petenis putra peraih emas Asian Games 2018 Christopher Rungkat.


Minions Absen, Tunggal Putra Jadi Andalan di Korea

Minions Absen, Tunggal Putra Jadi Andalan di Korea

Prestasi besar Anthony Sinisuka Ginting di Tiongkok Open 2018 bisa menjadi pemicu tunggal putra Indonesia untuk berbuat lebih baik di Korea Open.


Juara Hyderabad Open Tumbang Lebih Awal

Juara Hyderabad Open Tumbang Lebih Awal

Kejutan berlangsung di turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2018.


Lebih Cepat Capai Target, Menpora Siapkan Bonus Lebih

Lebih Cepat Capai Target, Menpora Siapkan Bonus Lebih

Perebutan medali emas Asian Games 2018 masih tersisa empat hari ke depan. Masih ada 175 medali emas yang bakal diperebutkan.


Emil Hebat, Sapwa Top, Zohri Keren!

Emil Hebat, Sapwa Top, Zohri Keren!

Indonesia boleh berharap masa depan yang lebih cerah buat cabor atletik.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!