Sport
Share this on:

Dua Pasangan Indonesia Tembus ke Semifinal

  • Dua Pasangan Indonesia Tembus ke Semifinal
  • Dua Pasangan Indonesia Tembus ke Semifinal

TOKYO - Dua di antara lima wakil Indonesia memastikan tiket semifinal Jepang Open 2018. Hari ini lawan tangguh sudah menunggu mereka di Musashino Forest Sports Plaza.

Pada perempat final kemarin, ganda putra nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo ternyata harus susah payah meladeni ganda kejutan asal Belanda Jelle Maas/Robin Tabeling. Bermain dominan pada set pertama tidak lantas membuat Marcus/Kevin mulus ke babak empat besar.

Maas/Tabeling yang tidak diunggulkan justru mampu tampil lepas dan merebut set kedua. Mereka membawa Marcus/Kevin untuk mengikuti tempo permainan mereka yang cenderung lambat. ”Sekaligus membuat kami banyak melakukan kesalahan sendiri,” ucap Kevin.

Tak mau masuk perangkap untuk kali kedua, kampiun back-to-back All England itu bermain lebih cepat. Alhasil, set ketiga diselesaikan dengan relatif mudah dengan skor 21-14. Laga berlangsung 49 menit.

Pada babak empat besar hari ini, Marcus/Kevin sudah dinanti ganda putra Tiongkok He Jiting/Tan Qiang. Meski dijagokan menang, The Minions (julukan Marcus/Kevin) memiliki kenangan buruk, ketika bersua pasangan muda Negeri Panda itu. Pada pertemuan perdana mereka di Malaysia Open Juni lalu, Marcus/Kevin harus takluk dua set langsung 17-21, 11-21.

”Saat itu kami terlalu memaksakan main cepat terus. Harusnya bisa lebih sabar,” kata Marcus. Pada semifinal ini, mereka akan berusaha bermain tenang dan fokus. Tidak perlu buru-buru mematikan lawan. Lebih mencermati pola permainan musuh untuk mengambil celah melakukan serangan balik mematikan.

Meski masih berusia 20 tahun, He Jiting/Tan Qiang tak bisa diremehkan. Keduanya kini bertengger di ranking ke 19 dunia. Bukan hanya itu, mereka juga mampu menumbangkan unggulan ketujuh Takuto Inoue/Yuki Kaneko (Jepang) 13-21, 21-19, 21-17.

Di sektor ganda putri, duet Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus bermain selama 1 jam 37 menit melawan Stoeva bersaudara Gabriela/Stefani (Bulgaria). Laga pun berakhir 21-10,17-21, 21-14 untuk kemenangan ganda putri andalan Indonesia itu.

Greysia/Apriyani harus melewati jalan terjal untuk bisa ke final. Mereka bakal menghadapi unggulan pertama asal Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota hari ini. Melihat empat laga sebelumnya, dua pasangan tersebut harus berbagi kemenangan 2-2.

Namun, pada dua pertemuan terakhir di 2018, Greysia/Apriyani tak pernah menang. Bentrok terakhir terjadi di semifinal beregu putri Asian Games 2018, Agustus lalu. Saat itu pasangan senior-junior yang turun di partai kedua tersebut kandas 21-13, 21-12.

”Lawan memang berat. Tapi, kami nggak mau menyerah gitu aja. Mau capek saja ,” ujar Greysia. (han/c25/nur/jpg)

Berita Sebelumnya

Prize Money Buat Beli TV
Prize Money Buat Beli TV

Berita Berikutnya

Hayward Comeback!
Hayward Comeback!

Berita Sejenis

Panjat Tebing Borong Medali di Tiongkok

Panjat Tebing Borong Medali di Tiongkok

Sekali lagi prestasi membanggakan kembali ditelurkan oleh atlet panjat tebing Indonesia.


Merah Putih Dominasi Catur Klasik

Merah Putih Dominasi Catur Klasik

Tim catur Indonesia sejak awal menjadi salah satu lumbung medali emas di Asian Para Games 2018.


Medali dari Syuci

Medali dari Syuci

Indonesia Raya berkumandang untuk pertama kalinya di Stadion Akuatik Senayan, Jakarta tadi malam.


Performa Meningkat tapi Belum Puas

Performa Meningkat tapi Belum Puas

Keberhasilan dua pembalap Movistar Yamaha Maverick Vinales dan Valentino Rossi finis di posisi tiga dan empat pada GP Thailand tidak membuat keduanya puas.


Amankan Satu Slot di Final

Amankan Satu Slot di Final

Indonesia dipastikan menempatkan satu wakilnya pada babak final Chinese Taipei Open 2018.


Tersingkir di Babak Pertama, Ihsan Bisa Didegradasi dari Pelatnas

Tersingkir di Babak Pertama, Ihsan Bisa Didegradasi dari Pelatnas

Indonesia meloloskan 12 wakil ke babak kedua Taiwan Terbuka 2018.


Tunggal Putri Butuh 5 Tahun Lagi

Tunggal Putri Butuh 5 Tahun Lagi

Dunia bulutangkis Indonesia terus menggeliat. Ganda putra dan ganda campuran berulangkali meraih gelar juara di berbagai turnamen.


Tembus 10 Besar Dunia, Anthony Mulai Stabil

Tembus 10 Besar Dunia, Anthony Mulai Stabil

Usai menjuarai turnamen level Super 1000 China Terbuka 2018 akhir pekan lalu, peringkat BWF Anthony Sinisuka Ginting melompat empat anak tangga.


Pastikan Lima Atlet ke Taoulu World Cup

Pastikan Lima Atlet ke Taoulu World Cup

Wushu masih menjadi salah satu cabor prioritas Indonesia.


Menanti Pembuktian Jojo

Menanti Pembuktian Jojo

Tahun lalu, dua tunggal putra Indonesia mampu menciptakan All Indonesian Finals di Korea Open. Sejatinya, tahun ini, kesempatan tersebut terbuka lebar.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!