Sport
Share this on:

Duo Yamaha Masih Sengit

  • Duo Yamaha Masih Sengit
  • Duo Yamaha Masih Sengit

VALENCIA - Andai saja Valentino Rossi tidak terjatuh pada empat lap jelang finis di GP Malaysia lalu (4/11), pembalap Movistar Yamaha itu hampir pasti menjadi kampiun balapan tersebut. Pasalnya, saat itu dia sedang memimpin lomba dan leading cukup nyaman dari posisi kedua yakni pembalap Repsol Honda Marc Marquez.

Namun, gara-gara insiden Rossi di Malaysia itu juga GP Valencia akhir pekan ini tidak kehilangan greget. Selain menyaksikan balapan terakhir Dani Pedrosa, pecinta MotoGP akhir pekan ini bakal disuguhi persaingan sengit dua Yamaha yakni Rossi dan Maverick Vinales yang memperebutkan posisi ketiga klasemen akhir pembalap.

Keduanya kini hanya terpaut dua poin. Rossi berada di posisi ketiga dengan 195 angka. Sementara Vinales membuntuti di posisi keempat dengan 193 poin. Posisi 1-2 klasemen sendiri sudah terkunci menjadi milik Marquez dan pembalap Ducti Andrea Dovizioso.

Team Director Movistar Yamaha, Massimo Meregalli menyatakan timnya siap memberikan support maksimal untuk dua pembalap mereka itu di lintasan. Meregalli juga mengaku tidak sabar merasakan atmosfer balapan Valencia yang disebutnya selalu menyajikan aura luar biasa sebagai penutup musim.

“Pertarungan ini hanya antara Maverick dan Vale. Kami sebagai tim bertugas mendukung sekuat tenaga dua pembalap kami agar mampu menutup musim ini dengan cara sebaik mungkin,” ucap Meregalli dilansir Crash.

Tahun lalu, Rossi finis di urutan kelima di Valencia. Sementara Vinales berada di posisi 12. Kampiun musim lalu GP Valencia adalah Pedrosa.

Vinales sudah terang-terangan memburu posisi ketiga klasemen akhir pembalap. Pembalap 23 tahun itu mengaku ingin mendapatkan posisi yang dia sebut sebagai sukses kecil di akhir musim itu. Di GP Malaysia lalu mantan pembalap Suzuki Ecstar itu finis di posisi keempat.

“Saya datang ke Valencia dengan mood yang positif,” ucap Vinales. “Tujuan saya adalah posisi ketiga. Dan itu sudah sangat dekat,” tambahnya.

Rossi menyebut dia dan tim datang ke Valencia dengan perkembangan motor yang luar biasa di beberapa race terakhir. Meski dia mengakui akhir balapan Malaysia sangat tidak menyenangkan. Di Valencia Rossi juga punya kesempatan terakhir untuk berburu kemenangan pertama musim ini.

Kemenangan itu akan membuatnya terhindar dari musim tanpa kemenangan pertama selama membela Yamaha sepanjang karir. “Kami coba lakukan yang terbaik. Ini akan menjadi akhir pekan yang padat,” ucap pembalap asal Italia tersebut. (irr/jpg)

Berita Sebelumnya

Tunggal Putri Merah Putih Kian Terpuruk
Tunggal Putri Merah Putih Kian Terpuruk

Berita Berikutnya

Indonesia Berpotensi Tempatkan Dua Wakil
Indonesia Berpotensi Tempatkan Dua Wakil

Berita Sejenis

Sindhu Dikontrak Sponsor Rp98 Miliar

Sindhu Dikontrak Sponsor Rp98 Miliar

Dari segi gelar, Pusarla V. Sindhu jelas masih jauh dari Tai Tzu Ying.


Mantul, Vinales Mulai Cepat

Mantul, Vinales Mulai Cepat

Musim 2018 menjadi salah satu musim terburuk bagi Monster Energy Yamaha MotoGP. Mereka hanya mencatat sekali kemenangan dari 10 kali kesempatan naik podium.


Masih Cedera, Marquez Tetap yang Tercepat

Masih Cedera, Marquez Tetap yang Tercepat

Tantangan pertama sudah dihadapi Marc Marquez, setelah dua bulan masa pemulihan cedera bahu kiri.


Yamaha Urai Masalah Mesin

Yamaha Urai Masalah Mesin

Yamaha pernah berjaya di ajang balap MotoGP. Ya, terakhir kali, mereka menguasai balapan premium itu pada musim 2015 silam.


Project Leader Yamaha Diganti

Project Leader Yamaha Diganti

Yamaha Motor Racing President, Kouichi Tsuji, meredam isu pergantian project leader di tim Yamaha MotoGP pada musim 2019.


Tunggal Puteri Masih Kedodoran Lawan Top 10

Tunggal Puteri Masih Kedodoran Lawan Top 10

Sektor tunggal putri, seperti yang sudah-sudah, kembali menjadi sorotan selama persiapan All England 2019.


Petronas Yamaha Resmi Dilaunching

Petronas Yamaha Resmi Dilaunching

Petronas Yamaha SRT (SIC Racing Team) resmi melakukan launching tim kemarin.


Serena Out ditangan Pliskova

Serena Out ditangan Pliskova

Serena Williams sempat menyandang gelar ratu tenis dunia. Di usianya yang masuk 37 tahun, dia masih kompetitif untuk bersaing di WTA Tour.


Antetokounmpo Ungguli Harden

Antetokounmpo Ungguli Harden

Sebanyak 42 poin yang dicetak James Harden masih gagal membawa tuan rumah Houston Rockets merengkuh kemenangan.


Mulai Berusia 32 tahun, Hasrat Messi Masih Membara

Mulai Berusia 32 tahun, Hasrat Messi Masih Membara

Usia Lionel Messi menapak 32 tahun di 2019. Dia juga sudah merasakan semua gelar di ajang yang diikuti Barcelona.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!