Sport
Share this on:

Empat Lifter Tembus Ranking 8 Besar Dunia

  • Empat Lifter Tembus Ranking 8 Besar Dunia
  • Empat Lifter Tembus Ranking 8 Besar Dunia

JAKARTA - Tim angkat Indonesia sudah mendarat di tanah air tadi malam. Kedatangan mereka disambut alngsung Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta didampingi Wakil Ketua PB PABBSI Djoko Pramono bersama lifter pelatnas junior di Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Wajah Eko Yuli Irawan terlihat semringah. Di lehernya menggantung tiga medali emas kejuaraan dunia angkat besi 2018 yang digelar di Ashgabat pada 1-10 November lalu. Tiga medali tersebut diraih usai mencatatkan angkatan snatch terbaik, clean and jerk terbaik, dan total angkatan terbaik (lihat grafis).

Isnanta bersama pengurus PB PABBSI lainnya mengalungkan karangan bunga kepada Eko diikuti lifter lainnya sebagai bentuk apresiasi sekaligus ucapan selamat. "Syukur Alhamdulillah bisa meraih emas," ucap Eko gembira.

Meski begitu, lifter kelahiran Metro, Lampung tersebut tidak lantas cepat berpuas diri. Menurut dia, perjalanan menuju Olimpiade 2020 Tokyo masih panjang. Masih ada enam seri kejuaraan dunia yang harus diikutinya selama 2019. Plus, kejuaraan Asia 2020 yang akan digeber di Kazakhstan.

Manajer tim angkat besi Sony Kasiran menuturkan, kemenangan Eko kali ini tidak lepas dari keberuntungan. "Karena lawan-lawan Eko di Olimpiade 2016 memilih naik kelas di 67 kg," ungkap Sony. Dua pesaing yang dimaksud adalah jawara olimpiade Oscar Figuerora asal Kolombia dan peraih perunggu olimpade Farkhad Kharki.

Berdasarkan hasil kejuaraan dunia 2018 Ashgabat, saat ini ada empat lifter Merah Putih yang bertengger di peringkat delapan besar. Selain Eko, ada Deni (kelas 67 kg putra), Sri Wahyuni (kelas 49 kg putri), dan Acchedya Jagaddhita (kelas 59 kg putri).

Sony mewanti-wanti keempat lifternya itu untuk bisa tampil konsisten di sisa turnamen kedepan. Dia menyadari cukup sulit memang untuk selalu tampil dengan angkatan terbaik di setiap pertandingan. "Ya tapi sejeblok-jebloknya minimal finis di posisi lima besar di setiap pertandingan," terangnya.

Pelatih kepala Dirdja Wihardja menilai, hasil tersebut merupakan awalan yang bagus bagi tim Indonesia menuju pesta olahraga dunia 2020. Untuk menjaga performa anak asuhnya, Dirdja menyebut meniru periodisasi latihan tim bulu tangkis Indonesia.

"Mereka setiap tahun ikut tur kejuaraan dunia. Dan prestasinya konsisten. Masa mereka bisa, kami tidak," katanya.

Peraih perunggu kelas 56 kg Asian Games 1986 itu hanya memberi libur dua hari untuk atletnya terhitung kemarin. Jumat (9/11), Eko Yuli dkk sudah kembali memulai latihan untuk persiapan jelang seri kejuaraan dunia di Thailand dan Tiongkok pada Februari 2019 mendatang. (han/jpg)

Berita Sebelumnya

Jordan Buat Stapac Lebih Garang
Jordan Buat Stapac Lebih Garang

Berita Berikutnya

Jojo-Ginting Siapa yang Terbaik?
Jojo-Ginting Siapa yang Terbaik?

Berita Sejenis

Fury Minta Bantuan Roach

Fury Minta Bantuan Roach

Persiapan Tyson Fury menghadapi duel kontra Deontay Wilder untuk perebutan sabuk juara dunia kelas berat WBC, 1 Desember mendatang.


Duo Yamaha Masih Sengit

Duo Yamaha Masih Sengit

Andai saja Valentino Rossi tidak terjatuh pada empat lap jelang finis di GP Malaysia lalu (4/11), pembalap Movistar Yamaha itu hampir pasti menjadi kampiun.


Kans ke BWF Finals Habis

Kans ke BWF Finals Habis

Federasi Bulu tangkis Dunia (BWF) membuat pengumuman mengejutkan kemarin.


Menanti Balapan Perpisahan Pedrosa

Menanti Balapan Perpisahan Pedrosa

Balapan pamungkas MotoGP musim ini di Valencia akhir pekan nanti belum kehilangan daya tarik. Juara dunia memang sudah direbut Marc Marquez.


Nishikori Kalahkan Federer di Partai Perdana

Nishikori Kalahkan Federer di Partai Perdana

Petenis Jepang Kei Nishikori membuat kejutan besar di O2 Arena kemarin.


Meriah, Pesta Juara Marquez

Meriah, Pesta Juara Marquez

Untuk merayakan gelar juara dunia ketujuhnya, atau kelima di kelas MotoGP, Marc Marquez, pada Sabtu malam waktu setempat membuat pesta perayaan juara.


Juara Lagi, Marcus/Kevin Dominasi Ganda Putra Dunia

Juara Lagi, Marcus/Kevin Dominasi Ganda Putra Dunia

Kemenangan di Fuzhou China Open 2018 menambah deretan gelar Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.


Ferrari Buru Gelar Konstruktor

Ferrari Buru Gelar Konstruktor

Gelar juara dunia Formula 1 2018 memang sudah jatuh ke tangan pembalap Mercedes Lewis Hamilton.


Owi/Butet Kalah, Masih Andalkan Ganda Putra

Owi/Butet Kalah, Masih Andalkan Ganda Putra

Babak 8 besar Fuzhou China Open 2018 menjadi kuburan empat wakil Indonesia.


Lakers Putus 16 Kekalahan Beruntun

Lakers Putus 16 Kekalahan Beruntun

Mimpi buruk Los Angeles Lakers setiap bertemu Portland Trail Blazers dalam empat tahun terakhir berakhir kemarin.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!