Sport
Share this on:

Enam Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final All England

  • Enam Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final All England
  • Enam Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final All England

BIRMINGHAM - Dari tujuh wakil Indonesia yang berlaga di babak kedua All England, Kamis (7/3) hingga Jumat (8/3) dinihari WIB, enam lolos ke perempatfinal. Satu-satunya pemain yang gagal ke babak ketiga turnamen bulutangkis tertua di dunia itu, yakni tunggal putra Jonathan Christie.

Juara Asian Games 2018 lalu itu takluk dari tunggal putra India, Kidambi Srikanth 17-21, 21-11, 12-21. Kegagalan Jojo (sapaan akrab Jonathan) itu menyusul Anthony Sinisuka Ginting yang dikalahkan pebulutangkis asal Hongkong, Ng Ka Long Angus.

Uniknya Ng Ka Long Angus akan menjadi lawan Tommy Sugiarto, satu-satunya tunggal putra yang tersisa di turnamen akbar ini. Sebelumnya Tommy, yang kini berada di luar pelatnas, memastikan tiket ke perempat final usai mengalahkan pebulu tangkis Tuongkok Huang Yuxiang 22-24, 21-17, 21-16.

Ada yang menarik saat laga Tommy saat harus melakoni laga berdurasi sekitar 80 menit itu. Ketika akan memulai partai penentuan di set ketiga, Tommy diganjar kartu merah, karena dianggap menunda permainan oleh wasit.

Tommy sempat menanyakan kepurusan itu kepada wasit, sampai refere turnamen juga ikut turun. Tommy bingung lantaran langsung diberi kartu merah, tanpa peringatan sebelumnya. "Enggak ada peringatan, langsung kartu merah," kata Tommy kepada Badminton Indonesia.

Selain itum yang menarik dari laga ini, adalah kehadiran Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan di kursi yang disediakan untuk pelatih. Ganda putra yang juga non-pelatnas itu, sebelumnya sudah memastikan satu tempat di perempat final usai mengalahkan ganda Rusia.

Selain Ahsan/Hendra dan Tommy, Indonesia juga mengirimkan dua wakilnya di ganda campuran melalui pasangan Tontowi Ahmad/ Winny Oktavina Kandow dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, serta dua ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Ni Ketut Mahadewi/Rizki Amelia Pradipta. (zul)

Berita Sebelumnya

Samator Juara Back-to-back
Samator Juara Back-to-back

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dikalahkan Jepang, Merah Putih Gagal ke Final

Dikalahkan Jepang, Merah Putih Gagal ke Final

Indonesia gagal meraih tiket babak final Badminton Asia Mixed Team Championships 2019.


Rio Haryanto Kembali ke Lintasan Balap

Rio Haryanto Kembali ke Lintasan Balap

Setelah dua tahun absen di lintasan balap, akhirnya mantan pembalap Formula 1 (F1) asal Indonesia, Rio Haryanto dipastikan akan kembali membalap.


Singkirkan Singapura, Indonesia Tantang Jepang

Singkirkan Singapura, Indonesia Tantang Jepang

Tim Bulu tangkis Indonesia berhasil lolos ke babak empat besar atau semifinal Badminton Asia Mixed Team Championships 2019.


Indonesia Ditantang Singapura di 8 Besar

Indonesia Ditantang Singapura di 8 Besar

Tim bulutangkis Indonesia lolos ke babak perempat final kejuaraan Badminton Asia Mixed Team Championships 2019.


Mati-matian di Final IBL tanpa Jamarr

Mati-matian di Final IBL tanpa Jamarr

Satria Muda Pertamina Jakarta bakal menjalani laga perdana babak final Indonesian Basketball League (IBL) musim 2018-2019 menghadapi Stapac Jakarta, Kamis (21/3


Indonesia Satu Grup dengan Denmark dan Inggris

Indonesia Satu Grup dengan Denmark dan Inggris

Undian kejuaraan beregu campuran bulu tangkis paling bergengsi di dunia, Sudirman Cup sudah digelar di Nanning, China, Selasa (19/3) kemarin.


Menunggu Duel Panas SM versus Stapac

Menunggu Duel Panas SM versus Stapac

Indonesian Basketball League (IBL) musim 2018-2019 telah memasuki babak final.


Juara di Swiss, Fajar/Rian Langsung ke Hong Kong

Juara di Swiss, Fajar/Rian Langsung ke Hong Kong

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menyelamatkan muka Indonesia di ajang Swiss Terbuka 2019.


Rinov/Pitha Gagal Juarai Swiss Super 300

Rinov/Pitha Gagal Juarai Swiss Super 300

Ganda campuran Indonesia Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari gagal meraih gelar turnamen bulu tangkis level super 300 Swiss Terbuka, Minggu (17/3)..


Hendra/Ahsan Diidolai dan Panutan yang Baik

Hendra/Ahsan Diidolai dan Panutan yang Baik

Usai menjadi juara All England 2019, pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus sudah fokus ke turnamen berikutnya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!