Sport
Share this on:

Ferarri Gunakan Komponen Lama di GP China

  • Ferarri Gunakan Komponen Lama di GP China
  • Ferarri Gunakan Komponen Lama di GP China

Foto: raconteur

SHANGHAI - Hasil manis yang diraih Charles Leclerc di GP Bahrain tidak membuat bos Ferrai Mattio Binotto punya pemikiran lain soal barisan pembalapnya. Binotto menyatakan Sebastian Vettel tetap sebagai pembalap utama, meski Leclerc mampu menunjukkan performa yang lebih baik awal musim ini.

"Saya pernah mengatakan di awal musim lalu, bahwa kadangkala ada situasi 50-50 di mana kami harus membuat keputusan. Keutamaan akan diberikan kepada Sebastian karena Sebastian memiliki pengalaman lebih banyak dengan tim di F1," kata Binotto seperti dikutip Reuters, Jumat (12/4).

Juara dunia F1 empat kali itu telah menjadi pembalap utama tim bermarkas di Italia itu dalam empat tahun terakhir. Namun Charles Leclerc, mampu tampil lebih cepat dibandingkan Vettel di GP Bahrain dua pekan lalu.

Leclerc finis ketiga dan bisa saja mempersembahkan trofi juara bagi Ferrari jika tidak mengalami masalah mesin di 10 lap terakhir balapan di Sirkuit Sakhir. Sedangkan Vettel jauh panggang dari api. Dia sama sekali belum pernah naik podium di musim ini.

"Dia (Sebastian Vettel) memenangi empat kejuaraan (dengan Red Bull) dan tentunya bagi kami dia adalah pembalap yang memiliki probabilitas paling besar sebagai penantang gelar juara," kata Binotto.

Binotto menyatakan jika timnya membebaskan kedua pembalap itu untuk bertarung di trek. Dan jika ada yang lebih cepat, maka dia akan diberikan prioritas.

Leclerc mengabaikan instruksi tim untuk mempertahankan posisinya di belakang Vettel ketika di Bahrain.

Namun mantan pembalap tim Alfa Romeo (dulunya Sauber) itu menunjukkan bahwa dia lebih cepat dari rekan satu timnya. Vettel pun membuat kesalahan di Bahrain dengan kehilangan kendali mobilnya setelah mendapat tekanan dari Lewis Hamilton (Mercedes).

Dalam insiden itu, Vettel kehilangan sayap depan mobilnya, sehingga hanya mampu finis di peringkat lima.

Meski demikian, Binotto mengaku tidak dipusingkan dengan kecepatan yang dimiliki Leclerc. "Kami memiliki dua pembalap yang fantastis dan kami kira Charles adalah faktor yang memotivasi Sebastian," kata dia.

Binotto juga memuji reaksi Leclerc setelah trofi juaranya dirampas oleh kesialan di Bahrain.

Nah, menghadapi GP China kali ini, Binotto menyatakan jika timnya kembali menggunakan sejumlah komponenpower unitspesifikasi lama. Ini untuk menghindari kejadian serupa seperti yang dialami Charles Leclerc di Bahrain.

"Apa yang kami lakukan di China hanyalah menggunakan kembali spesifikasi lama," kata Binotto di laman resmi Formula 1. "Spesifikasi yang kami kenal cukup baik, kami memiliki statistik yang bagus soal kualitas dan semoga itu cukup," bebernya.

Binotto menyatakan, jika masalah itu disebabkan oleh hubungan arus pendek di dalam unit kontrol injeksi, yang belum pernah mereka temui sebelumnya dengan komponen yang bersangkutan.

Leclerc akan menggunakan mesin yang sama di balapan GP China akhir pekan nanti. Dia dan rekan satu timnya, Sebastian Vettel, serta dua pembalap Haas akan menggunakan komponen pengendali elektronik spesifikasi lama.

Sementara itu, Ferrari menikmati hasil positif di sesi latihan bebas Jumat, Vettel dan Leclerc finis pertama dan ketiga tercepat di FP1, dan kemudian Vettel terpaut 0,027 detik dari Valtteri Bottas (Mercedes) di FP2. (wsa/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Ginting Tantang Chou Tien Chen
Ginting Tantang Chou Tien Chen

Berita Sejenis

Tunggal Putra Hanya Tersisa Ginting

Tunggal Putra Hanya Tersisa Ginting

Tunggal Putra Indonesia, Tommy Sugiarto tak berdaya saat melawan Kento Momota pada putaran kedua China Open 2019.


Tommy Tantang Kento, Jojo Kandas di Tangan Vito

Tommy Tantang Kento, Jojo Kandas di Tangan Vito

Hasil berbeda diterima dua tunggal putra andalan Indonesia, Tommy Sugiarto dan Jonatan Christie pada babak pertama ajang China Open 2019 di Olympic Sports Cente


Naomi Gusur Ambisi Gauff

Naomi Gusur Ambisi Gauff

Tak butuh waktu lama bagi juara bertahan Naomi Osaka untuk menghempaskan petenis muda asal Amerika Serikat Coco Gauff pada US Open di New York tadi malam.


 Fajar/Rian Buta Kemampuan Lawan

Fajar/Rian Buta Kemampuan Lawan

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto bakal menghadapi wakil China, Huang Kai Xiang/Liu Cheng di babak pertama Indonesia Open 2019.


PBSI Andalkan Tiga Sektor di Indonesia Open 2019

PBSI Andalkan Tiga Sektor di Indonesia Open 2019

Kejuaraan bulutangkis Indonesia Open 2019 World Tour Super 1000 tak lama lagi akan dimulai.


Indonesia Jumpa Taiwan, Denmark Hadapi China

Indonesia Jumpa Taiwan, Denmark Hadapi China

Meski dikalahkan Denmark 3-2 di pertandingan Grup 1B terakhir Piala Sudirman, Rabu (22/5), Indonesia tetap tampil sebagai juara grup.


Inggris Sudah, Selanjutnya Denmark

Inggris Sudah, Selanjutnya Denmark

Tim Piala Sudirman Indonesia menaklukan Inggris dengan skor 4-1 di pertandingan pertama Grup 1B Piala Sudirman 2019 di Nanning, China, Minggu (19/5).


Tunggal Putra Siap Tampil Mati-matian

Tunggal Putra Siap Tampil Mati-matian

Tiga pemain tunggal putra Indonesia siap tampil habis-habisan pada Piala Sudirman di Nanning China 19-26 Mei mendatang.


PBSI Siapkan 20 Pebulu Tangkis ke Piala Sudirman 2019

PBSI Siapkan 20 Pebulu Tangkis ke Piala Sudirman 2019

PBSI telah menentukan 20 atlet yang bakal ikut dalam tim Piala Sudirman 2019 di Nanning, China, 19-26 Mei mendatang.


Kalahkan Pemanjat Ukrania, Alfian Fajri Juara Dunia Panjat Tebing

Kalahkan Pemanjat Ukrania, Alfian Fajri Juara Dunia Panjat Tebing

Alfian M Fajri sukses menyabet medali emas pada ajang Piala Dunia Panjat Tebing IFSC Worldcup 2019 di Chongqing, China.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!