Sport
Share this on:

Fokus Turnamen, Momota Janji Nggak Akan Nakal Lagi

  • Fokus Turnamen, Momota Janji Nggak Akan Nakal Lagi
  • Fokus Turnamen, Momota Janji Nggak Akan Nakal Lagi

JAKARTA - Tahun 2016 menjadi momen yang tak terlupakan bagi Kento Momota. Saat itu dia berada di peringkat keempat dunia. Dia menjadi andalan Jepang untuk meraih medali Olimpiade Rio 2016. Namun, dia terpuruk akibat ulahnya sendiri. Setelah dua tahun berlalu, dia berusaha memperbaiki diri.

Saat itu dia di-banned Asosiasi Bulu Tangkis Jepang (Nippon Badminton Association) karena terbukti melakukan judi di sebuah kasino ilegal. Hal tersebut dilakukan bersama rekan senegaranya, Kenichi Tago.

Momota lantas dicoret dari timnas Jepang pada 10 April 2016. Padahal, saat itu dia memiliki tiket tampil dalam Olimpiade Rio 2016. Dia masih berusia 21 tahun. Karirnya pun sedang terang-terangnya. Dia meraih gelar BWF Super Series Finals 2015 dan beberapa gelar pada turnamen bergengsi lainnya.

Sanksi yang dijatuhkan kepada Momota tidak main-main. Atlet kelahiran 1 September 1994 tersebut dilarang mengikuti kegiatan bulu tangkis dalam waktu yang tidak ditentukan. Namanya pun terhapus dari daftar ranking BWF. Sementara itu, Tago mendapatkan sanksi seumur hidup. Selama menjalani hukuman, Momota menghabiskan waktu berlatih di klubnya, NTT East.

Akhirnya, pada 15 Mei 2017 sanksi itu dicabut. Peringkat BWF Momota anjok pada urutan ke-282. Momota berusaha bangkit. Tahun 2018 benar-benar menjadi kebangkitan Momota. Dia meraih gelar juara Asia dan dunia. Hingga pada September 2018, namanya kembali memuncaki peringkat pertama dunia hingga saat ini.

Momota sadar betul momen itu merupakan yang terburuk dalam karirnya. ’’Sedih sih pasti. Apalagi, saat itu saya sangat diunggulkan untuk bisa bermain membela Jepang dalam Olimpiade,’’ ucap Momota yang ditemui setelah pertandingan kemarin (24/1).

’’Cuma, saya nggak bisa sedih terus. Yang ada sekarang ya dijalani saja,’’ imbuhnya.

Kasus tersebut memang bukan yang terakhir bagi Momota. Pada Oktober lalu, Momota kembali membuat heboh. Dia terlibat skandal dengan pemain ganda putri Jepang, Yuki Fukushima. Fukushima diketahui ’’hilang’’ dari kamar saat menjadi sasaran acak tes doping. Ternyata, Fukushima diketahui tertangkap kamera CCTV keluar dari kamar asrama Momota pada pukul 06.00.

Momota tidak mau terlarut dalam kasus-kasus tersebut. Kini dia sedang fokus agar bisa tampil baik dalam setiap turnamen. Terutama pada turnamen besar di tanah sendiri, Olimpade Tokyo 2020.

’’Nggak kok. Nggak akan diulangi lagi. Saya akan lebih berhati-hati lagi dalam berperilaku. Apalagi, Olimpiade nanti tampil di negara sendiri. Saya akan memberikan yang terbaik,’’ ungkap Momota. (gil/c20/nur/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Gomez Hapal Kelebihan dan Kekurangan Persib

Gomez Hapal Kelebihan dan Kekurangan Persib

Borneo FC menghadapi Persib Bandung yang akan mengawali duel babak delapan besar Piala Indonesia 2019.


Batal Ikut Estafet, Zohri Fokus di 100 Meter

Batal Ikut Estafet, Zohri Fokus di 100 Meter

Pelari jarak pendek Indonesia Lalu Muhammad Zohri batal ikut nomor estafet 4x100 meter pada kejuaraan atletik Asia di Doha, Qatar, 21-24 April mendatang.


Kalah Postur, Fitriani Siapkan Antisipasi Pola Soniia Cheah

Kalah Postur, Fitriani Siapkan Antisipasi Pola Soniia Cheah

Fitriani menjadi salah satu wakil Indonesia yang akan turun pada sektor tunggal putri di turnamen Badminton Asia Championships (BAC) 2019.


Jelang Lawan Borneo, Persib Sedang Bermasalah

Jelang Lawan Borneo, Persib Sedang Bermasalah

Persib Bandung akan membawa 19 pemain ke markas Borneo FC untuk berlaga di babak 8 besar Piala Indonesia.


Sebelum Lebaran, Timnas Akan Jalani Dua Laga Internasional

Sebelum Lebaran, Timnas Akan Jalani Dua Laga Internasional

Tim nasional Indonesia dijadwalkan menjalani dua laga persahabatan internasional FIFA.


Rizki Kembali Diduetkan dengan Della

Rizki Kembali Diduetkan dengan Della

Rizki Amelia Pradipta dan Della Destiara Haris rencananya akan kembali diduetkan setelah Piala Sudirman.


Hadapi Momota, Ginting: Recovery Dulu

Hadapi Momota, Ginting: Recovery Dulu

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting berhasil melangkah ke babak final Singapore Open 2019.


Ginting Tantang Chou Tien Chen

Ginting Tantang Chou Tien Chen

Nasib berbeda dialami dua wakil tunggal putra Indonesia, Jonatan "Jojo" Christie dan Anthony Sinisuka Ginting di Turnamen Singapore Open 2019.


Ginting Tantang Chen Long, Jojo Jumpa Axelsen Lagi

Ginting Tantang Chen Long, Jojo Jumpa Axelsen Lagi

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting sukses menembus ke babak perempat final Singapore Open 2019.


FIFA Tawarkan Bantuan Penyelesaian Masalah PSSI

FIFA Tawarkan Bantuan Penyelesaian Masalah PSSI

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyatakan akan membantu menyelesaikan masalah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) saat ini.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!