Sport
Share this on:

Fork Baru Motor Quartararo Bikin Mata Terbelalak

  • Fork Baru Motor Quartararo Bikin Mata Terbelalak
  • Fork Baru Motor Quartararo Bikin Mata Terbelalak

JEREZ - Semua mata terbelalak saat pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo mencatat waktu lebih cepat 0,5 detik ketika sesi tes resmi di sirkuit Jerez, Spanyol, Senin waktu setempat. Dia mencetak waktu tercepat di sesi tes dengan 1 menit 36,376 detik.

Catatan waktu ini sekitar setengah detik lebih cepat dari waktu yang dia catatkan ketika meraih pole position di balapan GP Spanyol akhir pekan lalu. Rahasia kunci kecepatan Yamaha SRT ini ternyata ada pada fork atau garpu baru yang disematkan di motor Quartararo.

Pembalap Prancis itu menjalani tes update garpu internal, dengan garpu baru ternyata kecepatan Quartararo meningkat cukup siginfikan. Laman resmi MotoGP menyebutkan, peraih pole position termuda di MotoGP itu juga unggul 0,418 detik dari pesaing terdekatnya Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) di sesi tes resmi.

"Ketika mempelajari sejumlah detil kecil. Kami kemudian mencoba memakai garpu baru yang ternyata sangat bagus terhadap setting geometri motor. Kami menemukan sejumlah poin positif untuk balapan-balapan selanjutnya," ungkap pembalap berusia 20 tahun itu.

Quartararo menjadi buah bibir ketika meraihpole positiondi sirkuit Jerez akhir pekan lalu. Sayang, kesempatan untuk menjadi penantang gelar juara di GP Spanyol itu melayang saat sang rookie mengalami troble girboks saat lomba.

"Hari yang sangat bagus. Kami mencoba suku cadang baru di motor. Sangat positif untuk masa depan kami dan kami mencoba ban yang lebih keras. Di akhir sesi kami memutuskan untuk melakukan time attack yang berjalan sangat baik," katanya.

Bukan Quartararo, pembalap satelit Yamaha SRT lainnya Franco Morbidelli finis dengan waktu ketiga terbaik, yaitu 1 menit 37,093 detik saat menguji paket aerodinamika Yamaha terbaru, yang tadinya hanya dimiliki oleh pembalap tim pabrikan Yamaha musim ini.

Sementara itu Cal Crutchlow, yang menjadi pembalap Honda tercepat di tes Jerez, mengaku tidak melakukan pengujian komponen tertentu namun hanya mencoba sejumlah setup yang berbeda dari motor. "Aku menghabiskan banyak waktu mengevaluasi ban kompon lebih keras, yang tak bisa aku gunakan di balapan dan aku mendapatinya bekerja dengan baik," kata Crutchlow.

Sementara itu pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Valentino Rossi mengaku belum menemukan jawaban mengapa motor YZR-M1 tunggangannya tak memiliki kecepatan maksimal di Jerez.

Pembalap Italia itu turun di sesi tes resmi di Jerez pada Senin waktu setempat, pasca-GP Spanyol dan hanya mampu mencetak waktu tercepat ke-16. Kami mempunyai sejumlah program untuk meningkatkan paket, khususnya kami bekerja di akselerasi dan grip. Tes yang tidak buruk, tapi kami tidak menemukan sesuatu hal yang bisa mengubah hidup kami," katanya.

"Hanya detil-detil kecil yang jika kami pasangkan bersama di paket (motor), maka mungkin kami bisa lebih kuat," tambah pembalap tertua di MotoGP itu.

Akhir pekan lalu, Rossi mengalami kesulitan di sesi latihan bebas dan kualifikasi GP Spanyol. Meski demikian dia mampu bangkit untuk finis ke-6 setelah mengawali balapan dari posisi 13.

Justru rekan satu timnya, Maverick Viales, yang mempersembahkan podium bagi Yamaha setelah finis ketiga.

Di sesi tes resmi Jerez, pembalap berusia 40 tahun itu juga melakukan pengujian dua jenis ban Michelin dengan kompon lebih keras yang akan digunakan di Austria dan Buriram.

Balapan MotoGP akan dilanjutkan dengan seri kelima yang akan digelar di Sirkuit Le Mans, Prancis dua pekan ke depan. (wsa/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Musim Perdana Luar Biasa Quartararo

Musim Perdana Luar Biasa Quartararo

Seri MotoGP Jepang masih milik Marc Marquez. Rider Repsol Honda keluar sebagai pemenang di Sirkuit Motegi, kemarin.


Bawa Puilang Piala Suhandinata, Skuat Junior Diguyur Bonus Rp500 Juta

Bawa Puilang Piala Suhandinata, Skuat Junior Diguyur Bonus Rp500 Juta

Ajang Kejuaraan Bulutangkis Junior baru saja berlalu. Namun, cerita Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan tim Merah Putih junior merebut Piala Suhandinata belum


Barcelona Bikin Serial Dokumenter

Barcelona Bikin Serial Dokumenter

Meski bergelimang dana, tak banyak klub besar dunia yang membuat film sekuel mengenai jeroan klubnya.


Arsenal Mulai Temukan Formulasi Terbaik

Arsenal Mulai Temukan Formulasi Terbaik

Arsenal baru saja menang dengan skor fantastis. Ya, The Gunners (julukan Arsenal) menang 4-0 atas Standard Liege di Emirates Stadium, Jumat (4/10) kemarin.


Marquez-Quartararo Saling Puji

Marquez-Quartararo Saling Puji

Sejak sesi kualifikasi rider Repsol Honda Marc Marquez tengah dilanda kegelisahan.


Lawan Filipina, Timnas U16 Jangan sampai Bikin Malu

Lawan Filipina, Timnas U16 Jangan sampai Bikin Malu

Timnas Indonesia U-16 bersiap mengarungi babak Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 Grup G.


The Minions dan The Daddies Bersaing ke Olimpiade 2020

The Minions dan The Daddies Bersaing ke Olimpiade 2020

Federasi Bulu Tangkis Dunia atau Badminton World Federation (BWF) baru saja menerbitkan daftar peringkat pemain-pemain bulu tangkis terbaru.


DBL Academy Mulai Rambah Jogjakarta

DBL Academy Mulai Rambah Jogjakarta

Setelah berhasil mengembangkan dua sekolah basket di Surabaya, Senin (2/9) kemarin, DBL Indonesia secara resmi membuka satu fasilitas baru di kota Jogjakarta.


Hadapi Iran, Timnas U19 Tanpa Pemain Baru

Hadapi Iran, Timnas U19 Tanpa Pemain Baru

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-19 dipastikan melakoni dua laga uji coba menghadapi Iran U-19.


Gegar Otak Ringan, Quartararo Tercepat di Latrihan Resmi Perdana

Gegar Otak Ringan, Quartararo Tercepat di Latrihan Resmi Perdana

Pencinta MotoGP dibuat kebingungan oleh kelakuan rider Petronas Yamaha, Fabio Quartararo. Cedera kepala yang membuatnya geger otak ringan tak membuat pembalap P



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!