Sport
Share this on:

Gagal di Malaysia, Tommy Bidik Indonesia Open

  • Gagal di Malaysia, Tommy Bidik Indonesia Open
  • Gagal di Malaysia, Tommy Bidik Indonesia Open

KUALA LUMPUR - Meski gagal meraih gelar Malaysia Open 2018, Tommy Sugiarto tidak putus asa. Pemain tunggal putra non pelatnas bertekad meraih hasil maksimal di Blibli Indonesia Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 1000 yang bakal digelar pekan depan di Istora Senayan, Jakarta.

"Perjalanan saya masih panjang, masih banyak turnamen yang harus saya ikuti. Apalagi di bulan Juli ini penuh turnamen. Saya ingin mempersiapkan diri agar meraih hasil maksimal di Indonesia Open,” ujar Tommy melalui pesan singkat kepada INDOPOS, kemarin.

Ya, Tommy Sugiarto terhenti di babak semifinal Malaysia Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 750. Tommy dihentikan pemain kawakan tuan rumah Lee Chong Wei dengan skor 18-21, 15-21.

Laga ini merupakan pertemuan ke-17 bagi Tommy dan Chong Wei. Namun Tommy masih belum berhasil meraih kemenangan dari peraih medali perak di Olimpiade Beijing 2008, Olimpiade London 2012, dan Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini.

Tommy sebetulnya cukup memberikan perlawanan di game pertama, akan tetapi pertahanan Chong Wei memang begitu rapat dan sulit ditembus Tommy. Ditambah lagi Chong Wei mendapat dukungan penuh dari penonton di Axiata Arena.

"Semua pemain yang melawan Chong Wei pasti merasakan hal yang sama dengan saya. Walaupun dia tidak muda lagi, tetepi speed dan powernya masih bagus, dia juga percaya diri, bahkan mengimbangi pemain muda. Regenerasi memang menurun dengan masih adanya Lin Dan dan Lee Chong Wei. Hingga saat ini Chong Wei masih menjadi salah satu kiblat tunggal putra," ujar Tommy.

"Di game pertama, saya bisa menemukan ritme permainan. Tetapi Chong Wei tak mau buang poin dengan mudah. Waktu bisa menyusul, dia jadi lebih percaya diri dan susah ditembus," beber Tommy.

Nasib serupa juga dialami Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris. Mereka gagal ke final usai dikalahkan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dalam laga semifinal Malaysia Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 750, dengan permainan straight game, 21-9, 21-9.

Pada pertemuan sebelumnya di All England 2018 Matsutomo/Takahashi juga mengalahkan Rizki/Della dengan skor 12-21, 14-21. Seperti diketahui, Matsutomo/Takahashi juga sering mempersulit langkah pasangan ganda putri andalan Indonesia saat ini yaitu Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di Axiata Arena, Rizki/Della seperti tak dapat mengembangkan permainan mereka, sejak awal permainan, langkah mereka kerap dikunci oleh pasangan rangking empat dunia tersebut.

"Memang kami belum bisa mengatasi mereka. Mereka seperti sudah menebak semua permainan kami. Mainnya lebih pintar, lincah dan bisa memprediksi pengembalian kami," kata Rizki soal pertandingan.

"Sebetulnya kami sudah coba untuk mengubah pola main, tetapi mereka ubah lagi, kembalikan ke pola mereka lagi. Pasangan Jepang ini selain berpengalaman, skill nya komplit, defense rapat, serangan bagus. Menang dari mereka memang sulit sekali," kata Della. (bam/jpg)

Berita Sebelumnya

Tunggal Putra Tanpa Cadangan
Tunggal Putra Tanpa Cadangan

Berita Berikutnya

Assen Lebih Berpihak pada Marquez
Assen Lebih Berpihak pada Marquez

Berita Sejenis

Aspar Dapat Perak, Aries Tersingkir di Babak Awal

Aspar Dapat Perak, Aries Tersingkir di Babak Awal

Atlet panjat tebing Indonesia kembali memperlihatkan kemampuannya di pentas internasional.


Tiga Ganda Putra di Semifinal

Tiga Ganda Putra di Semifinal

Hongkong Open 2018 menjadi ajang show of force pasukan ganda putra Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, ada tiga pasangan yang lolos ke semifinal hari ini.


Indonesia Berpotensi Tempatkan Dua Wakil

Indonesia Berpotensi Tempatkan Dua Wakil

Bentrok antara Jonatan Christie dan Anthony Ginting kembali berlangsung di Hongkong Open 2018.


Duo Yamaha Masih Sengit

Duo Yamaha Masih Sengit

Andai saja Valentino Rossi tidak terjatuh pada empat lap jelang finis di GP Malaysia lalu (4/11), pembalap Movistar Yamaha itu hampir pasti menjadi kampiun.


Tunggal Putri Merah Putih Kian Terpuruk

Tunggal Putri Merah Putih Kian Terpuruk

Setahun terakhir, tunggal putri Indonesia sangat kesulitan bersaing di pentas BWF Tour. Kondisi yang sama berulang di Hongkong Open 2018.


Owi/Della Langsung Tersingkir, Eksperimen Belum Terbukti

Owi/Della Langsung Tersingkir, Eksperimen Belum Terbukti

Era Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sudah berakhir. Kini Owi, berpasangan dengan Della Destiara Haris di Hongkong Open 2018.


Minions Incar Gelar ke Sembilan di Hongkong

Minions Incar Gelar ke Sembilan di Hongkong

Para pebulu tangkis Indonesia akan berlaga di Hongkong Open hari ini. Turnamen tersebut semestinya tidak seberat Fuzhou Tiongkok Terbuka.


Juara Lagi, Marcus/Kevin Dominasi Ganda Putra Dunia

Juara Lagi, Marcus/Kevin Dominasi Ganda Putra Dunia

Kemenangan di Fuzhou China Open 2018 menambah deretan gelar Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.


Owi/Butet Kalah, Masih Andalkan Ganda Putra

Owi/Butet Kalah, Masih Andalkan Ganda Putra

Babak 8 besar Fuzhou China Open 2018 menjadi kuburan empat wakil Indonesia.


Hanya Bisa Bersaing di Nomor Speed

Hanya Bisa Bersaing di Nomor Speed

Setelah menjalani tur selama satu bulan di Tiongkok, kini tim panjat tebing Indonesia beralih ke Jepang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!