Sport
Share this on:

Ganda Putra Buka Peluang All Indonesian Final

  • Ganda Putra Buka Peluang All Indonesian Final
  • Ganda Putra Buka Peluang All Indonesian Final

FUZHOU - Sektor ganda putra kembali memperlihatkan, bahwa mereka masih menjadi tumpuan bagi Indonesia. Adalah, dua ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro yang menjadi aktor protagonis bagi delegasi Indonesia.

Mereka menyelamatkan wajah Indonesia pada Tiongkok Super Series Premier (SSP). Keduanya menembus semifinal, dan berpeluang menciptakan all Indonesian Finals.

Pada pertandingan yang berlangsung Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Marcus/Kevin menumbangkan unggulan kedelapan asal Rusia,Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov dua game langsung, 21-19, 21-13. Permainan cepat yang menjadi trademark unggulan pertama itu kembali terlihat pada pertandingan, kemarin.

Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang dominasi Marcus/Kevin terhadap Ivanov/Sozonov menjadi tiga kemenangan. Di semifinal, mereka akan berjumpa dengan pasangan tuan rumah Li Junhui/Liu Yuchen. Tahun ini, Marcus/Kevin sudah dua kali berjumpa dengan Li/Liu. Hasilnya, mereka memenangkan seluruh pertandingan, termasuk di Malaysia Open SSP 2017.

Menghadapi Li/Liu, Marcus/Kevin bakal menerapkan kembali ciri khas permainan mereka yang menyerang cepat dengan mengandalkan drive-drive cepat di depan net. "Mereka pastinya kuat, punya tenaga besar dan cepat juga,” kata Kevin dalam surat elektronik PP PBSI tadi malam. Pernyataan dia itu terkait calon lawan yang akan dia hadapi di semifinal hari ini.

Sedangkan, Ahsan/Rian menggebuk pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, 21-11, 22-20 dalam 33 menit lamanya. Ini merupakan semifinal pertama mereka di pentas super series. Pencapaian terbaik Ahsan/Rian yakni kala menjadi runner up Kejuaraan Dunia di Glasgow, Skotlandia Agustus lalu.

Di semifinal, mereka akan berjumpa pasangan veteran Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen. Track record pertemuan berpihak pada Boe/Mogensen saat mereka berjumpa di Hongkong Open tahun lalu. Saat itu, Ahsan/Rian baru saja dipasangkan oleh Herry Iman Pierngadi, pelatih ganda putra Indonesia. Tetapi situasinya sekarang berbeda, Ahsan/Rian kian padu.

Sementara itu, nasib buruk kembali menghampiri Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Mereka dipaksa bermain rubber game dengan Mathias Christiansen/Christinna Pedersen. Pasangan baru Denmark itu menang 15-21, 21-8, 21-16. Owi/Butet-sapaan karib Tontowi/Liliyana-sebelumnya banyak melakukan kesalahan sendiri menghadapi pasangan yang baru tampil dalam dua turnamen tersebut.

Setelah unggul 21-15 di game pertama, mereka lengah dan kehilangan dua game berikutnya. Setelah menjuarai French Open SS akhir Oktober lalu, Owi/Butet memang harus mengulangi kesalahan yang kerap mereka alami, yakni mati sendiri secara beruntun. "Itu yang bikin mereka percaya diri dan kami menjadi tertekan," keluh Butet.

Meskipun sudah menjalani rehat dalam dua pekan terakhir, kondisi fisik mereka sedikit banyak mengalami penurunan. Hasil tersebut membuat mereka gagal mempertahankan gelar yang mereka raih pada turnamen yang sama tahun lalu.

Sedangkan bagi Mathias/Christinna baru dua turnamen tampil bersama sejak Denmark Open sebelumnya. Hasilnya, mereka finis di babak pertama. Selanjutnya sukses memperbaiki capaian di French Open hingga semifinal. Lalu berlanjut di semifinal Tiongkok Open SSP hari ini. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

De La Hoya Tantang McGregor
De La Hoya Tantang McGregor

Berita Berikutnya

Ducati Hanya Ingin Gampang Belok
Ducati Hanya Ingin Gampang Belok

Berita Sejenis

Indonesia Tuan Rumah Final Turnamen PUBG

Indonesia Tuan Rumah Final Turnamen PUBG

Indonesia akan menjadi tuan rumah final Playerunknown's Battlegrounds (PUBG) Mobile Club Open 2019 se-Asia Tenggara 22 Juni mendatang.


Indonesia Waspadai Tunggal dan Ganda Putra Taiwan

Indonesia Waspadai Tunggal dan Ganda Putra Taiwan

Tim Bulu Tangkis Indonesia, Jumat (24/5) hari ini, akan menghadapi Taiwan di perepamtfinal Piala Sudirman 2019.


Masuk Kualifikasi Olimpiade 20202, Eko Yuli Tetap Ikut SEA Games

Masuk Kualifikasi Olimpiade 20202, Eko Yuli Tetap Ikut SEA Games

Lifter putra andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan dipastikan turut serta dalam SEA Games 2019 di Filipina.


Tahun Ini, Konfidensi Tim Piala Sudirman Lebih Tinggi

Tahun Ini, Konfidensi Tim Piala Sudirman Lebih Tinggi

Meski minus Liliyana Natsir, sektor ganda campuran masih menjadi salah satu tumpuan Indonesia untuk meraih angka di Piala Sudirman 2019.


Tunggal Putra Siap Tampil Mati-matian

Tunggal Putra Siap Tampil Mati-matian

Tiga pemain tunggal putra Indonesia siap tampil habis-habisan pada Piala Sudirman di Nanning China 19-26 Mei mendatang.


Ni Ketut Siap All Out di Piala Sudirman

Ni Ketut Siap All Out di Piala Sudirman

PBSI sudah menentukan 20 pebulutangkis terbaik yang akan diturunkan pada ajang Piala Sudirman 2019.


Jojo dan Anthony Mulus, Tommy Sugiarto Kandas

Jojo dan Anthony Mulus, Tommy Sugiarto Kandas

Dua tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting sukses melesat ke babak perempat final turnamen bulu tangkis New Zealand Open


Enam Tunggal Merah Putih Tembus Babak Kedua

Enam Tunggal Merah Putih Tembus Babak Kedua

Enam wakil Indonesia dari sektor tunggal putra dan putri melangkah ke babak kedua turnamen New Zealand Open 2019.


Kalah Empat Kali Beruntun, Ada Apa dengan Minions?

Kalah Empat Kali Beruntun, Ada Apa dengan Minions?

Penampilan buruk Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di final Badminton Asia Championship (BAC) 2019 menjadi sorotan.


Empat Tahun Indonesia Tanpa Gelar di BAC

Empat Tahun Indonesia Tanpa Gelar di BAC

Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon hanya finish sebagai runner-up pada Badminton Asia Championships (BAC) 2019.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!