Sport
Share this on:

Ganda Putra Mulus, Grego Ingin Balas Kekalahan

  • Ganda Putra Mulus, Grego Ingin Balas Kekalahan
  • Ganda Putra Mulus, Grego Ingin Balas Kekalahan

TOKYO - Lima dari enam ganda putra Indonesia mampu lolos ke babak kedua Jepang Terbuka. Meski begitu, hari ini duel sesama ganda Indonesia bakal tersaji Musashino Forest Sport Plaza.

Yakni, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso. Praktis, Indonesia sudah memastikan satu tiket perempat final. Kemarin, hanya duet Ricky Karandasuwardi/Angga Pratama yang kandas.

Mereka harus menyerah dari ganda unggulan kelima Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark) 13-21, 11-21. Ganda putra terbaik dunia Marcus/Kevin tidak menemui halangan berarti. The Minions (julukan Marcus/Kevin) menang straight game atas duo Rusia Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov 21-15, 21-15. Bermain dalam tempo lambat membuat mereka bermain lebih sabar.

Pada babak 16 besar hari ini, Marcus/Kevin akan bersua Wahyu/Ade. Kevin menilai, bermain melawan sesama pelatnas Cipayung justru lebih susah. ”Setiap hari latihan bareng. Pasti udah tahu cara main masing-masing,” ucapnya.

Menilik dua laga sebelumnya, dua pasangan itu berbagi kemenangan 1-1. Terakhir, mereka bertemu di Thailand Open 2015. Saat itu Marcus/Kevin harus tumbang 18-21, 16-21. Namun , ganda jawara back to back All England itu pernah menekuk lutut Wahyu/Ade 21-15, 21-13.

”Tidak ada yang lebih mudah di turnamen besar BWF level 750. Semua lawan berat. Main all out aja,” ujar Marcus.

Selain itu, ganda gaek Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus bermain tiga game untuk memastikan kemenangan. Pasangan yang dijuluki The Daddies itu mampu menumbangkan wakil tuan rumah Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe 21-17, 20-22, 21-17.

”Pasangan Jepang ini ulet dan tidak mudah dimatikan,” ucap Ahsan.

Selanjutnya, Hendra/Ahsan sudah dinanti ganda kuat Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen. Di atas kertas, Li /Liu lebih diunggulkan. Secara peringkat, ganda berjuluk duo Tiang Listrik itu jauh di atas Hendra/Ahsan.

Ganda putra senior Merah Putih itu tidak pernah menang dari Li/Liu dalam lima laga terakhir dari delapan pertemuan keduanya. Kali terakhir mereka bentrok ketika semifinal Piala Thomas, Mei lalu.

Saat itu, Hendra/Ahsan yang turun dalam partai penentu kandas dalam drama rubber game 17-21, 21-18, 12-21. Hasil tersebut sekaligus membawa skuad Negeri Tirai Bambu melenggang ke final.

Secara peringkat, Li/Liu nyaman bertengger di ranking 2 dunia. Sedangkan, Hendra/Ahsan bercokol di posisi 17. ”Berat memang melawan juara dunia. Yang jelas, kami akan berusaha menikmati permainan dan mengeluarkan semua kemampuan,” terang Ahsan.

Di tunggal putri, Gregoria Mariska harus melewati jalan terjal untuk melangkah ke perempat final. Dia akan menghadapi unggulan keempat asal Thailand Ratchanok Intanon hari ini. Peluang Grego untuk mengandaskan Ratchanok terbilang tipis.

Mengingat, pada pertemuan terakhir di Indonesia Terbuka, Juli lalu, pebulutangkis asal Wonogiri itu kalah dari Ratchanok 11-21, 21-17, 14-21. Namun, Grego tak lantas patah arang. Dia justru termotivasi untuk membalas kekalahannya itu.

”Nggak mau kalah. Berusaha yang terbaik di lapangan untuk lolos 8 besar,” tegasnya. (han/jpg)

Berita Sebelumnya

Langsung Kebut Untuk Kejuaraan Dunia
Langsung Kebut Untuk Kejuaraan Dunia

Berita Berikutnya

Wasit Ancam Boikot Serena
Wasit Ancam Boikot Serena

Berita Sejenis

Lakers Ingin Ariza

Lakers Ingin Ariza

Los Angeles Lakers masih ingin membuat skuad mereka lebih kuat untuk mengarungi musim ini sampai akhir.


Pensiun dari MotoGP, Pedrosa Dapat Hadiah Dua Motor

Pensiun dari MotoGP, Pedrosa Dapat Hadiah Dua Motor

Dedikasi Dani Pedrosa selama 18 tahun membela Honda membuat pabrikan asal Jepang itu ingin berterima kasih kepadanya semaksimal mungkin.


BNI Yakin Bisa Beri Ancaman

BNI Yakin Bisa Beri Ancaman

Tim putra BNI 46 berusaha memecah dominasi Surabaya Bhayangkara Samator dan Palembang Bank SumselBabel dalam persaingan perebutan gelar juara Proliga 2019.


Badan Siman Masih Overweight

Badan Siman Masih Overweight

I Gede Siman Sudartawa harus segera berlatih intensif jika ingin menembus limit Olimpiade Tokyo 2020. Kondisi dia saat ini overweight.


Fajar/Rian Juara Lagi setelah 10 Bulan

Fajar/Rian Juara Lagi setelah 10 Bulan

Ganda putra pelapis, Fajar Alfian/M. Rian Ardianto memenuhi janji mereka; menjuarai Syed Modi International Badminton Championships (IBC) 2018.


Kans Amankan Slot Final

Kans Amankan Slot Final

Hanya butuh satu kemenangan di babak 8 besar bagi dua ganda campuran Indonesia untuk menggamit slot babak final Syed Modi IBC 2018.


Ingin Tambah Empat Pemanah Lagi

Ingin Tambah Empat Pemanah Lagi

Pelatnas panahan untuk Asian Games 2018 akan berakhir medio Desember mendatang. Otomatis, harus segera ada penggantinya.


Ganda Campuran Saatnya Juara Lagi

Ganda Campuran Saatnya Juara Lagi

Bukan hal mudah bagi nomor di luar ganda putra untuk membawa pulang gelar dari ajang BWF Tour.


Raih Gelar ke-9, Marcus/Kevin Bikin Sejarah

Raih Gelar ke-9, Marcus/Kevin Bikin Sejarah

Stabilitas ganda putra Indonesia tahun ini berlangsung konsisten.


Ginting Amankan Satu Slot ke Guangzhou

Ginting Amankan Satu Slot ke Guangzhou

Kekalahan Jonatan Christie dari Kento Momota, 24-22, 9-21, 9-21 menutup peluang peraih emas Asian Games 2018 itu tampil di BWF Tour Finals 2018.



Berita Hari Ini

IKLAN ARIP

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!