Sport
Share this on:

Gelar Tiga Laga Tinju Dunia

  • Gelar Tiga Laga Tinju Dunia
  • Gelar Tiga Laga Tinju Dunia

KUPANG - Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal menjadi tuan rumah Kejuaraan Tinju Dunia bertajuk 'The Border Battle' dengan tagline 'Mencetak Juara Tinju Dunia dari Batas Negara'.

Ajang yang bakal diselenggarakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Flobamora, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), 5-7 Juli 2019 mendatang itu diselenggarakan oleh petinju legendaris Tanah Air Chris John bersama yayasannya Chris John Foundation, bekerja sama dengan Fahiluka Surya Production selaku promotor.

Kejuaraan yang didukung penuh oleh Kementarian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Mitra Event NTT itu diharapkan mampu menjadi ajang pencarian bibit baru atlet tinju bertalenta di Indonesia. Pasalnya, setelah era Chris John dan Daud Yordan, cabor adu jotos di Tanah Air ini seakan melempem lantaran tak ada lagi juara-juara baru tinju profesional yang lahir di Indonesia.

Oleh sebab itu, Chris John Foundation dan Fahiluka Surya Production bekerja sama untuk memberikan kesempatan bermain bagi bakat-bakat tinju yang tersembunyi di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Saya berharap dengan adanya kejuaraan ini muncul bibit baru di dunia tinju serta dunia pertinjuan profesional dan amatis untuk kembali bangkit. Kita juga berharap kedepannya ada event-event seperti ini," ungkap Chris John pada wartawan di Sport Corner kawasan Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (17/6) kemarin.

Legenda Tinju Indonesia yang berhasil menjadi juara dunia tinju sebanyak 18 kali berturut-turut itu menjelaskan alasan pihaknya menggear kejuaraan tersebut di NTT. Menurutnya, NTT merupakan salah satu porvinsi yang banyak melahirkan petinju dunia sejak dulu. Seperti contohnya, Johny Asadona, Hermensen Ballo, A Roga, Alex Bajawa, Thomas Americo dan Boy Gasparersz.

"Di NTT (Nusa Tenggara Timur) banyak sekali bakat-bakat tinju yang bisa diangkat di sana," tutur pria kelahiran Banjarnegara tersebut.

Hal serupa juga diungkapkan, Ketua Fahiluka Surya Production Elisabeth Liu. Menurutnya, Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki banyak petinju dengan bakat yang luar biasa.

"Kita melihat beberapa tahun terakhir ini, setelah eranya Chris John dan Daud Jordan berakhir, atau empat tahun terakhir ini kita tidak memiliki juara dunia lagi. Kami melihat ada beberapa petinju di NTT yang punya potensi untuk dijadikan sebagai petinju dunia dan anntinya akan mencetak prestasi tinju dunia," tutur wanita yang akrab disapa Elsa itu ditempat yang sama.

"Sebagai orang yang pernah dibesarkan di NTT, saya melihat potensi petinju-petinju NTT sangat mumpuni untuk diorbitkan," tambahnya.

Lebih lanjut, Elsa mengaku bahwa ajang tersebut sudah dipersiapkan oleh pihaknya sejak September 2018 lalu. Demi mensukseskan kejuaraan ini, ia berharap adanya dukunga dari berbagai pihak ter-khusus dari Kemenpora.

"Kami berharap, pihak-pihak lain, seperti stakeholders atau pihak swasta dan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga bisa membantu terselenggaranya pertarungan tinju tingkat dunia ini. Kami juga berterima kasih kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap event ini," harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kemenpora yang diwakili oleh Asisten Deputi 4, Arsani mengaku bahwa pihaknya sangat antusias dan mendukun penuh kejuaraan tersebut. Bahkan, Arsani mengaku dalam kejuaraan itu, Menpora Imam Nahrawi menantang Chris John dalam laga ekshibisi.

"Kemenpora sangat mendukung sepenuhnya adanya kejuaraan dunia tinju yang dilaksanakan di NTT. Bahkan, Pak Imam meminta langsung untuk diadakan ekshibisi melawan Chris John di sela-sela berlangsungnya kejuaraan," tegas Arsani.

Sebagai informasi, The Border Battle 2019 akal mempertandingkan tiga laga untuk memperebutkan sabuk International Boxing Organization (IBO) dan World Boxing Council (WBC). Ketiga pertarungan itu, akan diwakilkan oleh para putra NTT.

Tibo Monabesa bakal melawan atlet Australia Omari Kimweri untuk memperebutkan gelar juara Light Flyweight IBO. Kemudian Defry Palulu bakal bentrok wakil Thailand Panya Uthok (Super Feather IBO International WBC Asia Title), serta John Ruba melawan atlet Filipina Joepher Montano (Super Lightweigt IBO Oceania WBC Asia Title).

Selain itu, kejuaraan ini juga bakal diikuti oleh petinju amatir. Sebanyak 15 petinju amatir dan profesional dari kategori pria, wanita hingga junior akan beradu kekuatan pada 6 Juli. Juga ada, pertandingan non-gelar antara Indonesia melawan Timor Leste.

Menariknya, dalam ajang tersebut juga terselip agenda pertarungan eksebisi antara Chris John mengahadapi Menpora Imam Nahrawi. Beberapa jam sebelumnya, legenda tinju Indonesia itu juga bakal adu jotos dengan dengan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat. (gie/zul/fin/wsa)

Berita Sebelumnya

Jorge Lorenzo Bebas dari Hukuman
Jorge Lorenzo Bebas dari Hukuman

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Timnas U16 Akan Teruskan Rotasi

Timnas U16 Akan Teruskan Rotasi

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-16 tampil perkasa di laga kedua Grup G Kualifikasi Piala AFC U-16 2020.


PRSI Gelar Pemusatan Latihan Hingga ke AS

PRSI Gelar Pemusatan Latihan Hingga ke AS

Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) terus mempersiapkan atlet-atletnya untuk mengikuti SEA Games 2019 Filipina November, mendatang.


Timnas U16 vs Kepulauan Mariana, Tetap Fokus Garuda Muda

Timnas U16 vs Kepulauan Mariana, Tetap Fokus Garuda Muda

Timnas U16 bakal menjalani laga kedua babak Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 Grup G menghadapi Kepulauan Mariana Utara, Rabu (18/9) malam ini.


Tiga Pebalap Indonesia Siap Terjun ke Moto2

Tiga Pebalap Indonesia Siap Terjun ke Moto2

Garuda muda tak selalu identik dengan sepakbola. Kancah dunia racing juga dilakoni para milenial di lintasan balap.


kalahkan Filipina 4-0, Timnas U16 Masih Sering Buang-buang Peluang

kalahkan Filipina 4-0, Timnas U16 Masih Sering Buang-buang Peluang

Timnas Sepakbola Indonesia U-16 tampil gemilang dalam laga perdana babak Kualifikasi Piala AFC U-16 2020.


Della/Rizki Hanya Perlu Fokus

Della/Rizki Hanya Perlu Fokus

Pasangan ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta sukses meraih gelar juara pada ajang Vietnam Open 2019.


Tatap Laga Pertama, Timna U16 Kian Optimis

Tatap Laga Pertama, Timna U16 Kian Optimis

Pelatih kepala skuat Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-16, Bima Sakti mengaku optimis, menatap perhelatan babak Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 Grup


Delapan Kemenangan Bali United Terhenti di Bekasi

Delapan Kemenangan Bali United Terhenti di Bekasi

Bhayangkara FC berhasil mematahkan rentetan delapan kemenangan beruntun Bali United pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia.


Mantan Kapolres Tegal Maju sebagai Calon Ketua PSSI

Mantan Kapolres Tegal Maju sebagai Calon Ketua PSSI

Sebelum dibukanya pendaftaran calon ketua umum PSSI, tercatat sudah ada tiga nama yang tertarik maju sebagai kandidat.


Usai Bertarung Lima Set, Nadal Pastikan Grand Slam ke-19

Usai Bertarung Lima Set, Nadal Pastikan Grand Slam ke-19

Rafael Nadal kembali meraih gelar juara US Open 2019 setelah menundukkan unggulan ke empat, Daniil Medvedev 7-5, 6-3, 5-7, 4-6, dan 6-5.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!