Sport
Share this on:

Greysia/Apriyani Ditarget Masuk Final

  • Greysia/Apriyani Ditarget Masuk Final
  • Greysia/Apriyani Ditarget Masuk Final

BANGKOK - Perjuangan wakil Indonesia di Thailand Open Grand Prix Gold (GPG) 2017 masih berlanjut. Pada semifinal hari ini, Merah Putih menyisakan tiga delegasi di tiga nomor yang berbeda. Mereka yakni ganda putra Berry Angriawan/Hardianto, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di ganda putri, dan Jonatan Christie (tunggal putra).

Mereka punya kans besar untuk bisa bisa melaju hingga babak final. Pada babak 8 besar kemarin (2/6), Greysia/Apriyani menggebuk wakil Australia Setyana Mapasa/Gronya Somerville dua game langsung, 22-20 21-11. Yang menarik adalah, Setyana sempat menjadi bagian tim junior pelatnas Cipayung sebelum pindah ke Australia.

Sedangkan Berry/Hardi mengatasi Han Chengkai/Zhou Haodong (Tiongkok), 21-18, 24-22. Adapun Jojo unggul atas Brice Laverdez (Prancis), 22-15, 21-19. Sesuai ekspektasi tim pelatih sebelumnya, ketiga wakil Merah Putih itu diharapkan bisa maksimal hingga babak final.

Pelatih ganda putri, Eng Hian mengatakan Greysia/Apriyani levelnya harus bisa masuk final. Greysia menilai secara teknis permainan mereka sudah tidak banyak mengalami masalah.

Termasuk urusan rotasi. Sebab, Greysia saat ini mengambil peran sebagai playmaker di depan. Porsinya yakni 60 persen di depan dan sisanya di belakang.

?Tetapi kami harus meningkatkan kooridnasi terutama setelah pengembalian servis,? kata Greysia dalam surat elektronik PP PBSI. Kans keduanya untuk bisa mewujudkan ekspektasi pelatih mereka, Eng Hian cukup besar.

Di semifinal hari ini, Greysia/Apriyani akan menghadapi wakil tuan rumah, Savitree Amitrapai/Pacharapun Chochuwong. Adapun Jojo akan meladeni Joo Ven Soong (Malaysia). Sedangkan Berry/Hardi bersua unggulan keempat asal Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge.

Lius Pongoh, Kepala Bidang Pelatnas PP PBSI menyebutkan, target juara dikembalikan kepada masing-masing pebulu tangkis. ?Saya kira kalau kelasnya GPG, mereka seharusnya bisa mengambil gelar,? sebutnya.

Sebenarnya, Indonesia bisa menempatkan lebih banyak wakil di babak semifinal. Namun ada empat wakil lainnya yang harus terhenti di delapan besar. Termasuk pasangan baru Ronald Alexander/Annisa Saufika di ganda campuran.

Mereka kalah oleh wakil Singapura Hee Yong Kai/Tan Wei Nan, dalam rubber game, 21-14, 14-21, 19-21. Kekalahan juga dirasakan ganda putra pelapis, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, yang tumbang di tangan pasangan Jerman, Mark Lamsfuss/Marvin Emil Seidel 10-21, 20-22. (nap/tom/jpg)

Berita Sebelumnya

Sekali DNF atau Habis
Sekali DNF atau Habis

Berita Berikutnya

Hanya Kecolongan Satu Game
Hanya Kecolongan Satu Game

Berita Sejenis

Kalahkan Kazakhstan, Indonesia ke Final Lienvietpostbank

Kalahkan Kazakhstan, Indonesia ke Final Lienvietpostbank

Penampilan apik tim nasional voli putra Indonesia di Turnamen Bola Voli Internasional Piala Lienvietpostbank.


Tembok China Itu Akhirnya Runtuh Juga

Tembok China Itu Akhirnya Runtuh Juga

Pantas saja bila tim Uber Thailand mengalahkan Indonesia di babak perempat final.


Kecolongan di Ganda Kedua, Tim Uber Gagal ke Semifinal

Kecolongan di Ganda Kedua, Tim Uber Gagal ke Semifinal

Indonesia dikalahkan Thailand pada perempat final Uber Cup 2018.


Revans Final Tahun Lalu

Revans Final Tahun Lalu

Aksi Jayson Tatum menggagalkan serangan terakhir Philadelphia 76 ers saat Game 5 babak kedua playoff.


Halep Tumbang Di Perempat Final

Halep Tumbang Di Perempat Final

Satu lagi petenis unggulan di Madrid Open tumbang secara mengejutkan.


Owi/Butet Kalah Lagi di Final

Owi/Butet Kalah Lagi di Final

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus berjuang lebih keras untuk mengakhiri paceklik gelar yang mereka alami.


Nadal Masih Terlalu Kuat

Nadal Masih Terlalu Kuat

Prediksi Dominic Thiem bakal memberikan perlawanan sengit saat bertemu petenis nomor satu dunia Rafael Nadal di perempat final Monte Carlo Masters kemarin pupus


Berat, Langkah Samator ke Final Four

Berat, Langkah Samator ke Final Four

Final four putaran kedua Proliga 2018 di GOR Sritex Arena, Solo, hari ini hingga 8 April mendatang dipastikan akan jadi laga panas.


Susy Masih Timang Kerangka Thomas-Uber Cup

Susy Masih Timang Kerangka Thomas-Uber Cup

Susy Susanti, Kabidbinpres PP PBSI menyatakan masih menimbang siapa saja pemain yang masuk dalam kerangka tim Thomas-Uber Cup 2018.


Haas-Ferrari, Semuanya Legal

Haas-Ferrari, Semuanya Legal

Kecurigaan tim-tim papan tengah Formula 1 terhadap melonjaknya performa Haas di seri perdana GP Australia sudah masuk dalam pantauan FIA.



Populer

fikri lebaran

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!