Sport
Share this on:

Hamilton Mengakhiri Karir di Ferrari?

  • Hamilton Mengakhiri Karir di Ferrari?
  • Hamilton Mengakhiri Karir di Ferrari?

MEXICO CITY - Lewis Hamilton telah menjadi pembalap paling sukses di Inggris. Gelar juara Formula 1 keempat yang diraihnya di GP Meksiko Senin dinihari, membawanya mengoreksi rekor milik Jackie Stewart sebagai pemilik tiga titel juara F1. Apa target bintang Mercedes itu selanjutnya?

Kontrak Hamilton dengan Mercedes bakal berakhir musim depan. Kecil kemungkinan, pabrikan Jerman itu akan melepasnya. Sebaliknya, mereka akan mengikat pembalap 32 tahun itu dalam kurun waktu yang lama. Hamilton sendiri, setelah merengkuh gelarnya di Meksiko memastikan, tidak akan memilih keputusan yang sama dengan mantan rekan satu timnya Nico Rosberg untuk pensiun dini.

Pengamat Formula 1 Sky Sports F1 Ted Kravits meyakini, Hamilton akan melanjutkan kontrak dengan Mercedes 2-3 musim lagi. Artinya, sampai usianya pada saat itu 35 tahun. Selama 7-8 musim bersama Mercedes Hamilton bakal berupaya merengkuh gelar juara sebanyak-banyaknya. Lalu akan memutuskan hengkang ke Ferrari saat rivalnya, Sebastian Vettel tidak lagi di sana.

''Lewis seperti enggan dan terkesan menutup-nutupi rencana masa depannya saat ditanya wartawan di Meksiko. Dia malah menyindir keputisan Nico. Saya tidak yakin berapa gelar juara dunia yang akan membuatnya puas, karena ini tentang apa yang bisa diraih di sisa karirnya,'' terang Kravitz. Yang jelas, menurutnya, siapapun pembalap Formula 1 pasti bermimpi berseragam merah Ferrari suatu saat nanti.

Kravitz bahkan memprediksi Hamilton akan menghabiskan sisa karinya setelah dari Mercedes nanti di Ferrari. ''Dia juga bakal merebut gelar juara dunia bersama Ferrari,'' tambahnya.

Tahun ini, Hamilton sudah melewati rekor pole position terbanyak sepanjang masa milikMichael Schumacher. Target menyamai tujuh gelar juara dan 91 kemenangan seri milik Schumacher sudah barang tentu ada di dalam benak Hamilton.

Marc Prestley, yang pernah menjadi mekanik Hamilton di McLaren di musim debutnya di F1 2007 silam justru menduga, karir pembalap Inggris itu akan berakhir di Mercedes. Menurutnya, di Mercedes Hamilton bisa mendapatkan segalanya.

''Dia suka musik, dia suka fashion, yang kemungkinan besar akan hilang dari dirinya jika dia mundur (dari F1). Jika Ferrari belum bisa menjamin kemenangan untuknya, buat apa dia pindah?'' prediksinya. (cak/jpnn)

Berita Sebelumnya

Dovi: Butuh Hal Gila Untuk Menang
Dovi: Butuh Hal Gila Untuk Menang

Berita Berikutnya

Beri Ruang buat Difabel
Beri Ruang buat Difabel

Berita Sejenis

Owi/Butet Kalah Lagi di Final

Owi/Butet Kalah Lagi di Final

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus berjuang lebih keras untuk mengakhiri paceklik gelar yang mereka alami.


Riko Ingin Tembus Timnas Garuda

Riko Ingin Tembus Timnas Garuda

Riko Simanjuntak telah mengawali karir profesionalnya sebagai pemain sepak bola sejak 2012 dengan membela PSMS Medan.


Hadapi Bulan Krusial untuk Tetap Nomor Satu

Hadapi Bulan Krusial untuk Tetap Nomor Satu

Sepanjang karirnya sejak 2001, Rafael Nadal tercatat sudah empat kali mengakhiri musim sebagai petenis nomor satu dunia.


Alarm Bahaya Mercedes

Alarm Bahaya Mercedes

Keunggulan Ferrari 2-0 di awal musim balap Formula 1 2018, sama sekali bukan kondisi ideal bagi Mercedes.


Ferrari Bisa Juara Tahun Ini

Ferrari Bisa Juara Tahun Ini

Pasca menyapu bersih kemenangan di dua balapan pertama, Ferrari mulai digadang-gadang mampu mencuri gelar juara musim ini.


Jangan Kendur, Tetap Waspada

Jangan Kendur, Tetap Waspada

Sekali lagi Ferrari sukses mencuri kemenangan di balapan dimana tim rival Mercedes terlihat begitu kuat, GP Bahrain.


Kesempatan Vettel Ungguli hamilton Lagi

Kesempatan Vettel Ungguli hamilton Lagi

Genderang perang sudah ditabuh dua rival terpanas di balapan Formula 1 saat ini Lewis Hamilton dan Ferrari Sebastian Vettel sejak mengawali musim balap 2018.


Haas-Ferrari, Semuanya Legal

Haas-Ferrari, Semuanya Legal

Kecurigaan tim-tim papan tengah Formula 1 terhadap melonjaknya performa Haas di seri perdana GP Australia sudah masuk dalam pantauan FIA.


Di Bahrain, Ferrari Bisa Lebih Kencang

Di Bahrain, Ferrari Bisa Lebih Kencang

Kemenangan Ferrari di GP Australia menyalakan alarm peringatan bagi Mercedes.


Vettel Pecahkan Rekor 10 Tahun

Vettel Pecahkan Rekor 10 Tahun

Sejak hari pertama uji coba pra musim di Circuit de Barcelona-Catalunya pekan kedua, Ferrari tak pernah menjamah ban yang berkompon soft.



Populer

DPrd kab tegal

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!