Sport
Share this on:

Hanya Bertumpu pada Marcus/Kevin

  • Hanya Bertumpu pada Marcus/Kevin
  • Hanya Bertumpu pada Marcus/Kevin

ODENSE - BWF Tour seri Eropa sejatinya sudah dimulai pekan lalu (6/10). Tepatnya di Belanda Terbuka yang berkategori Super 100. Ganda putra Ade Yusuf Santoso/Wahyu Nayaka Sukses menjadi juara. Minggu malam lalu (14/10), keduanya mengalahkan pasangan Belanda Jelle Mas/Robin Tabeling 21-19, 17-21, 21-11.

Nah, mulai hari ini hingga dua pekan ke depan, tur bergeser ke level yang lebih tinggi. Yakni Denmark Terbuka (16-21/10) dan Prancis Terbuka (23-28/10). Keduanya berkategori Super 750. Sejak Minggu malam WIB, pasukan merah putih sudah tiba di Odense, Denmark, dan menjalani latihan perdana kemarin.

Melihat kondisi terkini tim, yang paling diandalkan pelatnas untuk membawa pulang gelar (setidaknya dari Denmark Terbuka) tetaplah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Sebagai ganda putra terbaik di dunia saat ini, mereka otomatis menjadi unggulan pertama di turnamen ini.

''Target kami satu gelar dulu, itu yang paling realistis,'' kata Susy Susanti, kabidbinpres PP PBSI.

Dari segi persaingan, memang peluang mereka terbuka lebar. Pada babak pertama besok, mereka bakal menghadapi ganda Tiongkok He Jiting/Tan Qiang. Bukan lawan ringan, memang. Tapi di atas kertas, harusnya bisa diatasi. Kali terakhir kedua pasangan itu bertemu di semifinal Jepang Terbuka September lalu. Marcus/Kevin menang susah payah 21-16, 14-21, 21-13.

Namun, jika lawan berat itu berhasil disingkirkan, Marcus/Kevin bisa santai setidaknya sampai perempat final. Di delapan besar, ada kemungkinan mereka bertemu ganda tuan rumah Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding yang menempati peringkat 7 BWF.

Selain Marcus/Kevin, Indonesia sejatinya mengirim empat pasangan lain. Yakni Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Berry Angriawan/Hardianto, Wahyu Nayaka/Ade Yusuf, serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Sayang, pasangan yang terakhir disebut batal bertanding. Tidak hanya di Denmark Terbuka, tapi juga di Prancis Terbuka nanti. Penyebabnya, keluarga Fajar ada yang sakit.

''Fajar sudah sampai di Odense sama (pemain) yang lainnya. Tapi pulang lagi. Rian tetap di sini untuk melapor pada referee,'' jelas Aryono Minarat, asisten pelatih ganda putra.

Peraturan BWF menyebutkan, pemain ganda yang ada di peringkat 10 besar dunia tidak bisa mengikuti turnamen, pasangannya harus hadir dan melapor ke komite wasit. Itu berlaku di turnamen level Super 750 dan Super 1000.

Karena itu Rian akan tetap tinggal di Eropa dan ikut rombongan ke Prancis pekan depan. Juga untuk melapor ke wasit. Setelah itu, barulah dia pulang ke Indonesia. Bersiap untuk menjalani tur di Asia. Tanpa ganda putra nomor dua itu, praktis memang tinggal Marcus/Kevin yang bisa diandalkan. Hendra/Ahsa mungkin bisa melaju, tapi tidak jauh.

''Tapi sebenarnya selain ganda putra saya berharap sektor lain mampu memberikan kejutan. Berjuang bersama aja lah,'' kata Susy. Melihat sejumlah handicap dan hasil drawing yang dihadapi skuad Indonesia, tampaknya ini akan menjadi pekan yang berat. (nap/na/jpg)

Berita Sebelumnya

Djokovic Sempurna di Tiongkok
Djokovic Sempurna di Tiongkok

Berita Berikutnya

Raih Gelar Ketiga ATP Challenger 
Raih Gelar Ketiga ATP ChallengerÂ

Berita Sejenis

Atletico Optimis Kalahkan Juventus demi Wanda Metropolitano

Atletico Optimis Kalahkan Juventus demi Wanda Metropolitano

Sepanjang sejarah Liga Champions, hanya Bayern Muenchen yang dapat menjalani final di rumahnya sendiri, Allianz Arena, Muenchen.


Launching Lantas Tergelincir

Launching Lantas Tergelincir

Debut Kimi Raikkonen bersama tim barunya Alfa Romeo Racing pada pre season test hari pertama di Barcelona kemarin berjalan kurang mulus.


Tottenham Hotspur dan Dortmund Sana-sama Pincang

Tottenham Hotspur dan Dortmund Sana-sama Pincang

Tottenham Hotspur membeli Son Heung-min dari Bayer Leverkusen seharga GBP 22 juta (Rp 397,83 miliar) pada musim panas 2015.


Ferrari Tersandung Pesan Tak Terlihat

Ferrari Tersandung Pesan Tak Terlihat

Mission Winnow kini melekat di nama resmi Ferrari pada musim balap Formula One (F1) 2019.


Mantul, Vinales Mulai Cepat

Mantul, Vinales Mulai Cepat

Musim 2018 menjadi salah satu musim terburuk bagi Monster Energy Yamaha MotoGP. Mereka hanya mencatat sekali kemenangan dari 10 kali kesempatan naik podium.


Yamaha Urai Masalah Mesin

Yamaha Urai Masalah Mesin

Yamaha pernah berjaya di ajang balap MotoGP. Ya, terakhir kali, mereka menguasai balapan premium itu pada musim 2015 silam.


Project Leader Yamaha Diganti

Project Leader Yamaha Diganti

Yamaha Motor Racing President, Kouichi Tsuji, meredam isu pergantian project leader di tim Yamaha MotoGP pada musim 2019.


Seven Heaven Djokovic usai Kandaskan Nadal

Seven Heaven Djokovic usai Kandaskan Nadal

“Hanya sembilan errors... dalam tiga set... Tidak bisa dipercaya...,”cuit legenda tenis dunia Chris Evert di Twitter kemarin.


Pensiunkan Nomor Kentucky Kids

Pensiunkan Nomor Kentucky Kids

Nicky Hayden sudah berpulang dua tahun yang lalu, pada 2017. Itu setelah dia mengalami kecelakaan saat bersepeda di Italia.


Mulai Berat, Tapi Harus Bisa!

Mulai Berat, Tapi Harus Bisa!

Nasib baik berpihak pada Jonatan Christie. Dia menang tanpa perlu banyak berkeringat.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!