Sport
Share this on:

Ihsan Langsung Keok, Tunggal Putra Sisa Satu

  • Ihsan Langsung Keok, Tunggal Putra Sisa Satu
  • Ihsan Langsung Keok, Tunggal Putra Sisa Satu

BANGKOK - Entah treatment apa yang harus diberikan buat Ihsan Maulana Mustofa. Selamat dari degradasi pelatnas bukan membuat dia makin semangat berprestasi.

Ihsan malah melempem di Thailand Masters. Baru babak pertama, dia sudah tumbang. Kalah dari pebulu tangkis Malaysia berperingkat 85 dunia, Cheam Jun Wei. Skornya 18-21, 21-11, 15-21.

Sebagai pebulu tangkis pelatnas utama, sebenarnya Ihsan diharapkan melangkah setidaknya hingga perempat final. Ini tahun ketiga Ihsan mengikuti Thailand Masters. Pada debutnya dua tahun lalu, pemain PB Djarum itu berhenti di 16 besar. Tahun lalu, naik satu level ke perempat final.

Padahal, Ihsan sudah pernah menghadapi Cheam. Di Vietnam Open 2017 nlalu, Ihsan menaklukan sang lawan straight game 21-15, 25-23. Namun, kemarin dia sudah kalah langkah sejak game pertama.

Yang bikin kesal, kekalahan pemain 23 tahun itu diikuti dua wakil tunggal putra yang lain. Yakni Chico Aura Dwi Wardoyo dan Sony Dwi Kuncoro. Sektor ini hanya menyisakan Firman Abdul Kholik.

Dari ganda putri juga ada satu nama besar yang gugur. Yakni Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta. Mereka menyerah kepada pasangan tuan rumah Sapsiree Taerattanachai/Puttita Supajirakul 13-21, 15-21. Ini mengecewakan juga. Karena sejatinya level mereka jauh di atas lawan yang berperingkat 87 dunia.

Pelatih ganda putri Eng Hian menyebut, mereka belum padu. Sebab, ganda putri memang sering diubah komposisinya. Tahun lalu, Ketut bersama Anggia Shitta Awanda, sedangkan Rizki bareng Della Destiara Haris. Ketut/Rizki berpasangan di Saarlorlux Open 2018 dan berhasil menembus final. Tapi rupanya, mereka perlu meningkatkan chemistry.

''Sementara ini kami masih mencari komposisi pemain pelapis terbaik,'' ucap Eng Hian.

Sektor ganda putri masih menyisakan tiga pasangan. Di antaranya Della/Virni Putri yang ditantang Taerattanachai/Supajirakul. Juga ada Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto serta Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto.

Langkah Febri/Ribka akan sangat berat. Di 16 hari ini, mereka berhadapan dengan unggulan pertama Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai. Hal yang sama juga terjadi di tunggal putri. Fitriani bertemu unggulan pertama Nitchaon Jindapol, yang juga juara bertahan.

''Yang penting fokus dulu. Semoga bisa main maksimal,'' harap Fitri. (feb/na/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Empat pasangan ganda campuran sudah melakoni babak pertama kemarin. Sayang, yang lolos hanya satu. Yakni pasangan senior Tontowi Ahmad/Debby Susanto.


Jumpa Intanon, Jorji Harus Tampil Menekan

Jumpa Intanon, Jorji Harus Tampil Menekan

Bertahun-tahun menjadi sektor terlemah dan paling diremehkan, tunggal putri Indonesia menggebrak pada awal tahun ini.


Firman Lolos ke Perempat Final Thailand Masters

Firman Lolos ke Perempat Final Thailand Masters

Ajang pembuka BWF Tour 2019 Thailand Masters Super 300, seharusnya menjadi ajang pembuktian bagi tunggal putri pelatnas Fitriani.


JPE Waspada, BNI 46 Siap Lanjutkan Kejutan

JPE Waspada, BNI 46 Siap Lanjutkan Kejutan

Tim putra Jakarta Pertamina Energi (JPE) mampu tampil trengginas pada putaran pertama Proliga 2019.


Andalkan Stok Lama, Darurat Tunggal Putri

Andalkan Stok Lama, Darurat Tunggal Putri

Prestasi tunggal putri Indonesia memang kurang menjanjikan sepanjang 2018. Mereka tak mampu bersaing di turnamen sekelas BWF World Tour.


Welcome Back, Murray!

Welcome Back, Murray!

Selamat datang kembali Andy Murray. Mantan ranking satu dunia itu kemarin menjalani pertandingan pertamanya di 2019.


Jerman Gagahi Spanyol

Jerman Gagahi Spanyol

Datang sebagai unggulan pertama di Hopman Cup 2019, Jerman langsung unjuk gigi.


Kemenpora Bantah Ada Pelatih Fiktif

Kemenpora Bantah Ada Pelatih Fiktif

Puspita Mustika Adya, salah satu pelatih para-cycling Indonesia di Asian Para Games (APG) 2018 masih menanti keadilan.


Mercedes Pantau Mick Schumacher

Mercedes Pantau Mick Schumacher

Menyandang status putra legenda Formula 1 Michael Schumacher memang tidak mudah.


Jakarta Garuda Patut Diwaspadai

Jakarta Garuda Patut Diwaspadai

Tim putra pendatang baru Jakarta Garuda jadi tuan rumah seri kedua putaran pertama Proliga 2019.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!