Sport
Share this on:

Indonesia Butuh Tambahan Pembalap Track

  • Indonesia Butuh Tambahan Pembalap Track
  • Indonesia Butuh Tambahan Pembalap Track

JAKARTA - Hingga hari terakhir balap sepeda disiplin track, skuad Indonesia tak berhasil meraih satu pun medali. Kemarin, ada empat nomor pemungkas yang dilombakan.

Tiga di antaranya menjadi milik cyclist Asia Timur. Dua ke Hongkong (nomor madison putra dan sprint putra), serta Korea Selatan (madison putri). Satu lagi dicuri Jai Angsuthawasit, pembalap Thailand yang berlomba di nomor keirin.

Secara umum, Korsel yang paling dominan di disiplin track. Dari 14 event pertandingan, kontingen dari Negeri Ginseng membawa pulang 4 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Tiongkok dan Hongkong menguntit perolehan itu masing-masing 3 emas.

''Untuk menghadapi Asian Games 2018, kami melakukan persiapan hampir satu tahun lamanya,'' ungkap Cho Sunyoung, sprinter Korsel. Ok, lalu apa yang terjadi dengan Indonesia?

Harus diakui, perkembangan track memang tidak sebagus disiplin lain. Malah bisa dibilang, track adalah disiplin yang baru ditekuni para pembalap Indonesia. ''Ibaratnya, track Indonesia itu baru bangun tidur. Kami intens latihan di velodrom tiga bulan terakhir. Tetapi baru sebulan latihan dengan alat yang proper,'' jelas manajer pelatnas balap sepeda Budi Saputra.

PB ISSI memang sempat kesulitan mencari perlengkapan untuk Asian Games. Termasuk sepeda. Sepeda yang dipakai Crismonita Dwi Putri dkk baru diperoleh sebulan lalu. Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari membeli kuota sepeda milik kenalannya di luar negeri. Sebab, kalau hendak membeli sendiri ada masa inden enam bulan.

Masalah yang tidak kalah pelik adalah kekurangan atlet. Selama pesta olahraga terbesar di Asia itu, Indonesia hanya mendaftarkan 11 cyclist. Salah seorang di antaranya bahkan bukan pembalap track. Dia adalah Elga Kharisma Novenda, spesialis BMX. Lantaran mengalami cedera, dia banting setir ke track.

Karena keterbatasan itu, beberapa orang harus mendobel main di beberapa nomor sekaligus. Misalnya Ayustina Delia Priatna. Dia sejatinya punya kans meraih medali dari nomor individual pursuit 3000 meter. Namun, sehari sebelumnya dia sudah turun di nomor omnium. Tenaganya sudah terkuras. ''Jujur, kami memang kekurangan atlet. Solusinya, kami lanjut scouting,'' kata Budi.

Jakarta International Velodrome yang rampung dibangun pada 30 Juli, lanjut Budi, diharapkan dapat menarik pesepeda untuk menekuni nomor track. Toh sudah ada venue-nya. Standar internasional pula. Jika setidaknya ada satu event setiap bulan, pihaknya akan lebih mudah memantau bakat-bakat baru pembalap track.

PB ISSI juga berkomitmen untuk melanjutkan pelatnas setelah Asian Games 2018. Sebab, pada awal tahun depan, Indonesia menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia track di Jakarta International Velodrome Rawamangun. (feb/nap/na/jpg)

Berita Sebelumnya

Marquez cs Temui Paus Fransiskus
Marquez cs Temui Paus Fransiskus

Berita Berikutnya

Ferrari Anti Klimaks di Kandang
Ferrari Anti Klimaks di Kandang

Berita Sejenis

Ultah ke-40, Rossi Bisa Balapan Sampai 46 Tahun

Ultah ke-40, Rossi Bisa Balapan Sampai 46 Tahun

Hari ini Valentino Rossi genap berusia 40 tahun. Musim ini pembalap Italia tersebut memasuki musim ke-24 nya berkarir di ajang World Championship.


Pembalap Ducati Kuasai Top 4

Pembalap Ducati Kuasai Top 4

Mission Winnow Ducati Team menelan ludah mereka sendiri terkait uji coba fairing baru.


Rio Haryanto Balapan Lagi

Rio Haryanto Balapan Lagi

Fans Rio Haryanto boleh bungah. Mantan pembalap Formula 1 dari Indonesia itu tidak lama lagi dipastikan kembali meluncur ke lintasan.


Marin Absen, Tetap Berat

Marin Absen, Tetap Berat

Cedera lutut yang didapatkan Carolina Marin di final Indonesia Masters pekan lalu (27/1) berbuntut panjang. Otot ACL kanannya robek.


Ginting Kandas, Harapan Ada di Pundak Jojo

Ginting Kandas, Harapan Ada di Pundak Jojo

''Semifinal pertama di 2019! Saya excited sekali!'' Begitu Jonatan Christie berseru sehabis menjalani laga perempat final Indonesia Masters 2019 kemarin.


Zhou Jadi Bagian Renault

Zhou Jadi Bagian Renault

Renault Sport Academy mendapatkan pembalap baru menjelang musim 2019 bergulir.


Tunggal Putri Bertemu Lawan Berat Sejak Awal

Tunggal Putri Bertemu Lawan Berat Sejak Awal

Gregoria Mariska Tunjung punya memori buruk dengan Indonesia Masters. Pada debutnya tahun lalu, Jorji —demikian dia akrab disapa— langsung terhenti di babak per


Tiket Semifinal dan Final Indonesia Masters Sold Out

Tiket Semifinal dan Final Indonesia Masters Sold Out

Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap bulu tangkis sangat tinggi.


Indonesia Masters 2019, Selamat Datang di Istora

Indonesia Masters 2019, Selamat Datang di Istora

Indonesia Masters 2019 bergulir mulai hari ini di Istora, Gelora Bung Karno, Jakarta.


Gelar Pertama untuk Toyota di Reli Dakar

Gelar Pertama untuk Toyota di Reli Dakar

Reli Dakar 2019 sepenuhnya menjadi milik pembalap veteran Qatar Nasser Al-Attiyah.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!