Sport
Share this on:

Iron Man Tambah Emas Tuan Rumah

  • Iron Man Tambah Emas Tuan Rumah
  • Iron Man Tambah Emas Tuan Rumah

PYEONGCHANG - Tampil dengan menggunakan helm tokoh super hero kesayangannya, Iron Man, atlet skeleton putra Korea Selatan (Korsel), Yun Sung-bin membuat suporter tuan rumah bergemuruh di Alpensia Sliding Center kemarin. Di hari ketujuh ajang Olimpiade Musim Dingin 2018 Pyeongchang berlangsung, atlet 23 tahun itu sukses mempersembahkan emas kedua tuan rumah.

“Tidak ada alasan untuk merasa tertekan. Ini adalah rumah saya,” ucap Sung-bin dilansir ESPN. “Saya selalu yakin mampu menampilkan yang terbaik di rumah sendiri,” tambahnya.

Sung-bin membuktikn ucapannya. Dia tampil dominan sekaligus menjadi yang tercepat dengan membukukan catatan waktu 3 menit 20,55 detik. Atlet Rusia yang turun dengan bendera netral, Nikita Tregubov, meraih medali perak dengan membukukan catatan waktu 3 menit 22,18 detik.

Keduanya terpaut 1,63 detik. Itu tercatat menjadi margin waktu terjauh dalam ajang Skeleton Olimpiade Musim Dingin sejak cabang olahraga (cabor) ini dipertandingkan pada 1972. Atlet Britania Raya Dominic Parsons membawa pulang medali perunggu dengan catatan waktu 3 menit 22,20 detik (1,65 detik).

Kesuksesan Sung-bin meraih emas langsung membuat namanya dielu-elukan publik tuan rumah. Presiden Korsel Moon Jae-in juga langsung memberinya ucapan selamat melalui Twitter.

“Terima kasih kaisar Skeleteon Yun Sung-bin. Anda menunjukkan kepada kami bahwa kita bisa menjadi yang terbaik di dunia jika berusaha dan berani mencoba sesuatau yang baru,” tambah presiden 65 tahun tersebut dalam cuitannya.

Skeleton memang bukan olahraga populer di Korsel. Ini salah satu cabor paling ekstrim yang dipertandingankan pada Olimpiade Musim Dingin.

Para atlet berlomba mendapatkan catatan waktu tercepat dengan meluncur menggunakan papan di lintasan es dengan posisi kepala berada di depan. Dagu mereka hanya beberapa inci dari permukaan es dalam kecepatan lebih dari 100 km/jam.

Sampai hari ketujuh kemarin, tuan rumah Korsel baru mengumpulkan dua emas dan satu perunggu. Satu emas lain mereka raih melalui Lim Hyo-jun yang berjaya di cabor short track speed skating putra nomor 1500 meter. (irr/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Pedrosa Puas, Vinales Ngeluh
Pedrosa Puas, Vinales Ngeluh

Berita Sejenis

Jakarta Garuda Patut Diwaspadai

Jakarta Garuda Patut Diwaspadai

Tim putra pendatang baru Jakarta Garuda jadi tuan rumah seri kedua putaran pertama Proliga 2019.


Ingin Tambah Empat Pemanah Lagi

Ingin Tambah Empat Pemanah Lagi

Pelatnas panahan untuk Asian Games 2018 akan berakhir medio Desember mendatang. Otomatis, harus segera ada penggantinya.


Ginting Amankan Satu Slot ke Guangzhou

Ginting Amankan Satu Slot ke Guangzhou

Kekalahan Jonatan Christie dari Kento Momota, 24-22, 9-21, 9-21 menutup peluang peraih emas Asian Games 2018 itu tampil di BWF Tour Finals 2018.


Bucks Belum Kalah Sendirian

Bucks Belum Kalah Sendirian

Duel tuan rumah Milwaukee Bucks kontra Toronto Raptors di Fiserv Forum kemarin tercatat menjadi sejarah baru di pentas NBA.


IIC 2018 Ajang Cari Poin BWF

IIC 2018 Ajang Cari Poin BWF

Surabaya jadi tuan rumah ajang bulu tangkis tahunan Indonesia International Challenge.


Raih Gelar Ketiga ATP Challenger 

Raih Gelar Ketiga ATP Challenger

Kabar baik datang dari petenis putra peraih emas Asian Games 2018 Christopher Rungkat.


Satu Kata, Jendi Luar Biasa!

Satu Kata, Jendi Luar Biasa!

Perenang difabel Indonesi Jendi Pangabean akhirnya pecar telor. Perenang 27 tahun tersebut sukses meraih emas perdananya di Asian Para Games 2018 kemarin.


Merah Putih Dominasi Catur Klasik

Merah Putih Dominasi Catur Klasik

Tim catur Indonesia sejak awal menjadi salah satu lumbung medali emas di Asian Para Games 2018.


Wang Qiang Jungkirkan Unggulan

Wang Qiang Jungkirkan Unggulan

Harapan publik tuan rumah memiliki wakil yang tampil di babak ketiga alias 16 besar Wuhan Open terwujud.


Panagahan Pede Pasang Target Emas di SEA Games

Panagahan Pede Pasang Target Emas di SEA Games

Tim nasional Merah Putih saat ini masih dalam masa transisi usai perhelatan Asian Games berakhir. Para pemanah pun pulang ke rumah masing-masing.



Berita Hari Ini

IKLAN ARIP

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!