Sport
Share this on:

Jadi Tersangka, Belum Ada Sanksi buat Jokdri

  • Jadi Tersangka, Belum Ada Sanksi buat Jokdri
  • Jadi Tersangka, Belum Ada Sanksi buat Jokdri

JAKARTA - Status tersangka yang kini ditanggung Plt Ketum PSSI Joko Driyono belum dianggap sebagai pelanggaran keorganisasian oleh komite etik federasi. Meski pria yang disapa Jokdri itu sedang dalam pemeriksaan Satgas Antimafia Bola atas kasus perusakan barang bukti.

Ketua Komite Etik PSSI Dodik Widjanarko mengatakan, masih butuh waktu untuk menurunkan sanksi kepada Jokdri. ’’Kami harus bekerja, tapi kan melihat secara utuh terlebih dahulu,’’ jelasnya.

Menurut dia, status tersangka masih belum bisa membuat komite etik memutuskan Jokdri melanggar aturan organisasi. Ada beberapa aspek yang harus dipenuhi terlebih dahulu. ’’Aspek hukum jelas, kami masih melihat proses hukumnya, Senin besok (hari ini, Red) baru ada pemeriksaan. Kami juga melihat aspek statuta juga,’’ paparnya.

Ya, dalam statuta PSSI memang disebutkan pada Pasal 34 ayat 4 bahwa salah satunya anggota Exco PSSI, ketum termasuk di dalamnya, tidak pernah dinyatakan bersama atas suatu tindak pidana. Artinya, sedang atau pernah dihukum atas tindakan kriminalnya. Jokdri baru berstatus tersangka, tapi belum terpidana. Artinya, tidak ada pelanggaran statuta di dalamnya.

Dodik juga menyebut aspek psikologis jadi pertimbangan paling utama. Dalam kondisi seperti saat ini, ketika seseorang sedang mengalami masalah, hukuman bertubi-tubi dirasanya bukan keputusan yang tepat. Mereka memilih menunggu dan mengumpulkan semua data yang ada sambil daripada menghukum Jokdri secara tergesa-gesa.

Apa yang dipertimbangkan oleh Komite Etik PSSI ini berbanding terbalik dengan nasib mantan anggota Exco Hidayat. Hidayat yang justru belum berstatus tersangka oleh hukum positif, malah sudah dijatuhi hukuman terlebih dahulu. Disanksi tiga tahun tidak boleh beraktivitas di sepak bola nasional oleh Komdis PSSI.

Disinggung mengenai hal tersebut, Dodik enggan berkomentar banyak. Yang jelas saat ini dirinya sadar masyarakat sedang menyorot kinerja PSSI. Sedang melihat langkah-langkah selanjutnya usai keputusan status tersangka Jokdri oleh Satgas Antimafia Bola. ’’Semua ingin PSSI lebih baik kan? Tidak amburadul lagi. jadi bersabar, ini proses menuju ke sana,’’ ucapnya.

Ketua Komdis PSSI Asep Edwin pun senada dengan Dodik. Dia belum tidak mau berkomentar banyak apakah akan ada hukuman atau tidak kepada pria asal Ngawi tersebut. ’’Sabar ya, saya sedang off. Lagi sama keluarga, pasti kami pikirkan itu,’’ terangnya. (rid/ham/jpg)

Berita Sebelumnya

Samator Wujudkan Final Ideal vs BNI 46
Samator Wujudkan Final Ideal vs BNI 46

Berita Berikutnya

Superliga Badminton Didominasi Tim Unggulan
Superliga Badminton Didominasi Tim Unggulan

Berita Sejenis

Tira Persikabo Tak Mau Kalah dari Persija

Tira Persikabo Tak Mau Kalah dari Persija

Tira Persikabo berambisi untuk bisa meneruskan tren positifnya yang belum meraih kekalahan sejak bergulirnya Liga 1 Indonesia musim ini.


Kalah Lagi, Semen Padang Belum Pernah Menang di Liga 1

Kalah Lagi, Semen Padang Belum Pernah Menang di Liga 1

Semen Padang FC kembali menelan kekalahan pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2019.


Final Piala Indonesia, Persija Jakarta Jadi Tuan Rumah Dulu

Final Piala Indonesia, Persija Jakarta Jadi Tuan Rumah Dulu

Drawing babak Final Piala Indonesia 2018 yang mempertemukan Persija Jakarta menghadapi PSM Makassar sudah digelar.


Digelar di 5 Kota, IBL 3x3 2019 Jadi Ajang Pemanasan Klub

Digelar di 5 Kota, IBL 3x3 2019 Jadi Ajang Pemanasan Klub

Setelah sukses digelar tahun 2018, kini IBL 3x3 Basketball Indonesia Tour kembali dilangsungkan pada tahun ini.


Fisik Pemain Timnas U-19 Belum Oke

Fisik Pemain Timnas U-19 Belum Oke

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-19 sudah mulai menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) lagi.


Diwarnai Aksi Walk Out, Marciano Norman Terpilih Jadi Ketum KONI

Diwarnai Aksi Walk Out, Marciano Norman Terpilih Jadi Ketum KONI

Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat XIII tahun 2019 diwarnai aksi walk out.


Singkirkan Unggulan ke-3, Rifanty Tembus Final

Singkirkan Unggulan ke-3, Rifanty Tembus Final

Petenis muda Indonesia, Rifanty Kahfiani belum menemui hambatan pada ajang Pelti Indonesia W15 Jakarta.


Tak ada Pilihan, kecuali Jaga Pace

Tak ada Pilihan, kecuali Jaga Pace

Tabrakan luar biasa yang terjadi pada lap kedua di GP Barcelona tidak akan pernah dilupakan seorang Jorge Lorenzo.


Bima Sakti Fokus Evaluasi Penyelesaian Akhir

Bima Sakti Fokus Evaluasi Penyelesaian Akhir

Bima Sakti mengaku masih ada evaluasi dan perbaikan yang harus dilakukan skuat Timnas U-16.


Dominasi Lewis Hamilton Belum Terbendung

Dominasi Lewis Hamilton Belum Terbendung

Pembalap Mercedes AMG Petronas Lewis Hamilton terus menunjukkan dominasinya di balapan F1 musim ini..



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!