Sport
Share this on:

Jalani Jadwal Padat, Persija Hanya Bisa Pasrah

  • Jalani Jadwal Padat, Persija Hanya Bisa Pasrah
  • Jalani Jadwal Padat, Persija Hanya Bisa Pasrah

Foto: bola.com

JAKARTA - Tim raksasa Indonesia, Persija Jakarta kembali dihadapkan dengan jadwal padat dalam dua pekan ke depan. Hal itu lantaran tim berjuluk Macan Kemayoran itu akan tampil di tiga ajang berbeda.

Persija Jakarta akan berlaga di babak peyisihan Grup G Piala AFC 2019, Perempatfinal Piala Indonesia 2018 serta memulai kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2019. Pertama, Persija akan bertemu di laga keempat Grup G Piala AFC 2019 menghadapi Ceres Negros, 23 April 2019, mendatang.

Tiga hari berselang, Persija bakalmenghadapi Bali United pada leg pertama babak perempatfinal Piala Indonesia 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Kemudian, pada 1 Mei, Persija bakal melanjutkan laga di babak penyisihan Grup G Piala AFC 2019 menghadapi Becamex Binh Duong.

Selanjutnya, tiga hari kemudian, Persija kembali menjalani babak delapan besar dengan menjamu Bali United. Di saat yang berdekataan, kick-off Liga 1 juga akan digelar. Persija menjadi tim pembuka melawan Semen Padang pada 8 Mei, mendatang.

Menanggapi hal tersebut, pelatih Persija Ivan Kolev mengaku bahwa timnya harus siap untuk menjalani jadwal padat tersebut. Akan tetapi, yang jadi masalah adalah dia harus berpikir bagaimana menjaga kebugaran pemain di tengah jadwal padat.

"Mau bagaimana lagi, dalam 15 hari kami harus bermain lima kali, itu jadwal yang kami terima. Itu memang sangat berat untuk pemain dan kami sebagai pelatih, tapi kami tidak bisa apa-apa selain menjalaninya," ungkap Kolev seperti dikutip dari situs resmi Persija, Jumat (19/4) kemarin.

"Pasti pemain capek tapi kami akan berkoordinasi dengan semua komponen tim agar siap menjalani pertandingan padat," sambung mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Namun, pelatih asal Bulgaria itu mengaku bakal menjalankan lima pertandingan itu dengan fokus di setiap laganya. Menurut Kolev, kini fokus terdepan timnya adalah menghadapi Ceres Negros. Terlebih laga itu penting bagi Persija untuk meraih kemenangan demi menjaga asa ke babak selanjutnya.

"Fokus utama kami sekarang adalah pertandingan tanggal 23 melawan Ceres. Kami harus memenangkan pertandingan jika ingin mengamankan posisi dan lolos ke babak selanjutnya," terangnya.

Tak mudahnya menjalani jadwal padat itu juga diakui oleh pemain belakang Persija, Ismed Sofyan. Salah satu pemain senior di Persija itu mengaku cara yang tepat untuk mengahadapi jadwal yang padat itu adalah dengan pandai-pandai melakukan recovery atau pemulihan pemain.

"Benar, ini jadwal yang cukup padat untuk kita, Jika melihat jadwal yang seperti ini kita harus pandai menyiasatinya baik dari recovery, supaya pemain tidak kelelahan bahkan sampai cedera," ungkap Ismed.

Lebih lanjut, pemain bernomor punggung 14 itu juga menyadari tugas berat yang ada dipundak dia dan teman-temannya. Dia pun meminta rekannya untuk selalu siap dalam kondisi apapun. "Semua pemain Persija harus siap dengan kondisi ini. Karena 23 April main, 26 April main, lalu ke Vietnam jadi pemain Persija harus siap untuk bisa diturunkan di pertandingan mana saja," tegas Ismed.

Ismed juga tak akan memilih mana laga yang prioritas untuk timnya. Baginya setiap pertandingan penting. Tapi dia juga tak ingin menguras pikirannya karena terlalu cemas memikirkan semuanya. Ia lebih memilih untuk fokus satu demi satu laga yang akan dihadapi Persija.

"Kami harus berpikir ke depan dulu. Yang di depan Piala AFC, setelah itu lalu berpikir Piala Indonesia. Karena saya pikir tak baik memikirkan semua pertandingan karena akhirnya nanti tidak fokus di setiap pertandingan. Jadi saya pikir ke depan kami harus mikir lawan tim dari Filipina (Ceres, red) dulu," tandasnya. (gie/fin/zul/wsa)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Indonesia Hanya Bawa Satu Gelar dari Ken Arok

Indonesia Hanya Bawa Satu Gelar dari Ken Arok

Indonesia hanya meraih satu gelar juara di final Indonesia Masters 2019, Minggu (6/10) kemarin.


Marquez Bisa Berpesta Lebih Awal

Marquez Bisa Berpesta Lebih Awal

Tak sedikit yang membantah bahwa juara dunia MotoGP bakal direbut kembali Marc Marquez.


Jika Kalah Lagi, Tekanan Giampaolo Makin Besar

Jika Kalah Lagi, Tekanan Giampaolo Makin Besar

Nada pesimistis meluncur dari mulut Marco Giampaolo, kemarin. Sang juru taktik AC Milan itu mengakui skuatnya hanya membutuhkan waktu untuk kembali pada trek ke


Tunggal Putra Hanya Tersisa Ginting

Tunggal Putra Hanya Tersisa Ginting

Tunggal Putra Indonesia, Tommy Sugiarto tak berdaya saat melawan Kento Momota pada putaran kedua China Open 2019.


Perkuat Skuat, Persija Jakarta Datangkan Pemain Anyar

Perkuat Skuat, Persija Jakarta Datangkan Pemain Anyar

Persija Jakarta kembali mendatangkan pemain anyar di bursa transfer pertengahan musim Liga 1 Indonesia 2019.


Della/Rizki Hanya Perlu Fokus

Della/Rizki Hanya Perlu Fokus

Pasangan ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta sukses meraih gelar juara pada ajang Vietnam Open 2019.


Tegur KPAI Lewat Video Medsos

Tegur KPAI Lewat Video Medsos

Kekecewaan terhadap putusan KPAI yang meminta audisi Djarum Foundation dihentikan tidak hanya dirasakan oleh pencinta badminton.


KO Poirier, Khabib Hanya Butuh Tiga Ronde

KO Poirier, Khabib Hanya Butuh Tiga Ronde

Lampu latar yang begitu semarak, ditambah dukungan penonton, membuat Khabib Nurmagomedov tampil percaya diri di The Arena, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab dini hari,


Jadi Juara Dunia, Ahsan-Hendra Makin Dekat ke Olimpiade Tokyo

Jadi Juara Dunia, Ahsan-Hendra Makin Dekat ke Olimpiade Tokyo

Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan kehebatan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.


Bukan Favorit, Marquez Simpan Kenangan Pahit di Silverstone

Bukan Favorit, Marquez Simpan Kenangan Pahit di Silverstone

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez masih mencari celah agar bisa naik podium di seri MotoGP Inggris.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!