Sport
Share this on:

Jojo Langsung Kandas di Babak Pertama

  • Jojo Langsung Kandas di Babak Pertama
  • Jojo Langsung Kandas di Babak Pertama

TOKYO - Kegemilangan Jonatan Christie di Asian Games tidak berlanjut di Jepang Terbuka. Jojo gagal memenuhi ekspektasi masyarakat saat berlaga di babak pertama Jepang Terbuka kemarin. Dia harus takluk dua game langsung atas wakil India Prannoy Haseena Sunil Kumar 18-21, 17-21.

Kecewa memang. Sebab, baru saja rasanya Indonesia merayakan kesuksesannya meraih emas multievent empat tahunan se-Asia. Saat itu, Jojo mampu tampil mengejutkan meski tak diunggulkan. Tak ayal bonus demi bonus membanjir kantongnya.

Undangan menghadiri acara pemberian penghargaan juga terus mengalir usai pergelaran pesta olahraga Asia itu. Padahal, hanya ada waktu sekitar seminggu jelang Jepang Terbuka. Mau tak mau, demi menghargai institusi maupun pihak sponsor swasta pemberi bonus itu, Jojo harus hadir.

”Dari segi waktu persiapan nggak banyak. Intensitas latihan praktis berkurang dengan adanya acara undangan. Itu pasti berpengaruh,” ungkap Jojo.

Pebulutangkis 20 tahun tersebut memohon maaf atas kekalahannya. Sebagai seorang atlet profesional, dia akan lebih mengatur lagi waktunya.

Sementara itu, pelatih tunggal putra Hendri Saputra mengakui, anak asuhnya itu tidak tampil maksimal. Seperti ketika Asian Games. Secara Fokus dan kondisi fisik, Jojo tidak prima. ”Bukannya melarang, tapi terlalu banyak menghadiri acara praktis mengganggu jadwal latihan dan recovery,” ucap Hendri.

Kurangnya waktu untuk pemulihan, sangat berdampak pada kondisi tubuh atlet. ”Tingkat kesegaran ototnya belum bagus,” terang pelatih 31 tahun itu. Akibatnya berpengaruh ke gerakan dan power. ”Serangannya sulit tembus,” imbuhnya.

Berbeda ketika persiapan jelang Asian Games. Ada jeda waktu 14 hari usai Kejuaraan Dunia. Tim pelatih betul-betul melakukan persiapan ketat selama seminggu dan latihan ringan serta pemulihan 7 hari jelang game times.

Selama itu pula, pemain dilarang keluar masuk dari Markas PP PBSI di Cipayung. Alhasil, para pemain lebih fokus dan bisa mengeluarkan permainan terbaiknya.

Di sisi lain, tunggal putra Indonesia lainnya, pemain senior Tommy Sugiarto juga kalah dari Chen Long 21-12, 17-21, 14-21. Praktis, hanya Anthony Sinisuka Ginting satu-satunya wakil Merah Putih di Jepang Terbuka.

Dia mampu memulangkan unggulan kedelapan, Ng Ka Long Angus (Hong Kong), dengan skor 21-14, 21-15. (han/jpg)

Berita Sebelumnya

Meski Mudah, Tetap Harus Waspada
Meski Mudah, Tetap Harus Waspada

Berita Berikutnya

Langsung Kebut Untuk Kejuaraan Dunia
Langsung Kebut Untuk Kejuaraan Dunia

Berita Sejenis

Ancaman Spirit Ganda King Ciro

Ancaman Spirit Ganda King Ciro

Sevilla beruntung mereka berhasil menang 1-0 di leg pertama 32 besar Liga Europa di kandang Lazio (15/2).


Launching Lantas Tergelincir

Launching Lantas Tergelincir

Debut Kimi Raikkonen bersama tim barunya Alfa Romeo Racing pada pre season test hari pertama di Barcelona kemarin berjalan kurang mulus.


Superliga Badminton Didominasi Tim Unggulan

Superliga Badminton Didominasi Tim Unggulan

Tim-tim unggulan melangkah mudah melewati hari pertama pergelaran Djarum Superliga Badminton 2019 kemarin (18/2).


Rossi Kagumi Kecepatan Ducati

Rossi Kagumi Kecepatan Ducati

Pasca menyelesaikan tes pra musim di Sepang, juara dunia sembilan kali Valentino Rossi langsung menaruh kagum kepada mantan timnya yakni Ducati.


Masih Cedera, Marquez Tetap yang Tercepat

Masih Cedera, Marquez Tetap yang Tercepat

Tantangan pertama sudah dihadapi Marc Marquez, setelah dua bulan masa pemulihan cedera bahu kiri.


Ginting Kandas, Harapan Ada di Pundak Jojo

Ginting Kandas, Harapan Ada di Pundak Jojo

''Semifinal pertama di 2019! Saya excited sekali!'' Begitu Jonatan Christie berseru sehabis menjalani laga perempat final Indonesia Masters 2019 kemarin.


Jojo Dintantang Kidambi, Ginting Lawan Momota

Jojo Dintantang Kidambi, Ginting Lawan Momota

Jonatan Christie sukses memicu jeritan histeris penonton di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin (24/1).


Tunggal Putri Bertemu Lawan Berat Sejak Awal

Tunggal Putri Bertemu Lawan Berat Sejak Awal

Gregoria Mariska Tunjung punya memori buruk dengan Indonesia Masters. Pada debutnya tahun lalu, Jorji —demikian dia akrab disapa— langsung terhenti di babak per


Gelar Pertama untuk Toyota di Reli Dakar

Gelar Pertama untuk Toyota di Reli Dakar

Reli Dakar 2019 sepenuhnya menjadi milik pembalap veteran Qatar Nasser Al-Attiyah.


Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Empat pasangan ganda campuran sudah melakoni babak pertama kemarin. Sayang, yang lolos hanya satu. Yakni pasangan senior Tontowi Ahmad/Debby Susanto.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!