Sport
Share this on:

Kalah Lagi, Jojo Selalu Kesulitan Hadapi Pemain India

  • Kalah Lagi, Jojo Selalu Kesulitan Hadapi Pemain India
  • Kalah Lagi, Jojo Selalu Kesulitan Hadapi Pemain India

ODENSE - Tunggal putra India menjadi pengganjal bagi seorang Jonatan Christie. Salah satu buktinya tersaji pada babak 16 besar Denmark Open 2018 yang berlangsung di Odense Sports Park tadi malam. Jojo (sapaan karib Jonatan) kalah dalam rubber set dari Sameer Verma, 21-23, 21-6, 20-22.

Hasil tersebut membuat Jojo harus mengulang kekalahan dari lawan sama seperti yang terjadi di Vietnam Open 2015 silam. Saat itu, Jojo juga kalah dalam tiga set, 21-16, 19-21, 20-22 dari Sameer.

Catatan Jojo menghadapi tunggal putra India sebenarnya tidak terlalu buruk. Dari empat tunggal putra terbaik India, Jojo selalu kalah saat berjumpa Prannoy HS dan Sameer. Sedangkan menghadapi Srikanth Kidambi dan Sai Praneeth, Jojo masih mengantongi head-to-head imbang.

Ujian mental sesungguhnya sebenarnya harus dihadapi Jojo setelah merengkuh medali emas Asian Games Agustus lalu. Harapan besar datangnya penerus Taufik Hidayat berada di pundak Jojo ataupun Anthony Sinisuka Ginting.

Namun, pada akhirnya, mereka sejauh ini belum cukup konsisten menghadapi BWF Tour yang begitu sengit persaingannya. Selain itu, mereka dihadapkan pada kondisi sulit untuk bisa recovery lebih cepat antar turnamen yang berlangsung.

Salah satu kejadian yang di luar ekspektasi Jojo adalah kesalahan teknis yang jarak dia lakukan. Seperti raket menyentuh net sesaat setelah memukul shuttle cock. “Bisa dibilang ini adalah pertandingan yang paling mengecewakan, beberapa kali saya merasa sangat kurang beruntung di poin-poin krusial,” sebut Jojo dalam surat elektronik PP PBSI tadi malam.

Yang menarik adalah, daya juang Jojo yang masih cukup terjaga hingga poin terakhir. Bahkan dia memaksakan deuce di set terakhir. Selanjutnya, Jojo punya kesempatan revans atas Sameer pada babak pertama French Open 2018, pekan depan.

Terpisah, Hendry Saputra, pelatih tunggal putra Indonesia saat dikonfirmasi sudah menduga pertandingan bakal ramai. “Tinggal eksekusi akhir di poin kritis yang harus ditingkatkan, semua pemain bisa mengalami masalah itu,” katanya.

Di sisi lain, ganda putra terbaik Indonesia, Marcus Fernaldi Gideoan/Kevin Sanjaya Sukamuljo belum terbendung. Kemarin mereka mengatasi pasangan Jerman, Mark Lamsfuss/Marvin Emil Seidel, 21-17, 21-14.

Pada kuarter final hari ini, Marcus/Kevin akan ditantang takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Jepang itu kemarin mengalahkan ganda putra Indonesia lainnya, Berry Angriawan/Hardianto dalam straight set, 21-12, 21-18.

“Marcus/Kevin sejauh ini masih oke, mereka harus lebih fokus menghadapi tipikal lawan yang berbeda,” terang Aryono Miranat, pelatih ganda putra Indonesia ketika dikonfirmasi. Aryono yang mendampingi di Denmark selalu mengingatkan pasangan nomor 1 dunia itu untuk tetap mengatur tempo permainan.

Sementara itu, dua ganda campuran Indonesia tersingkir. Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja terhenti di tangan pasangan suami istri, Chris Adcock/Gabrielle Adcock, 12-21, 18-21.

Sedangkan Ricky Karandasuwardi/Debby Susanto tak kuasa menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Mereka kalah dua set langsung, 18-21, 11-21. Hingga berita ini dibuat, pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir masih menjalani set ketiga melawan Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich dari Jerman. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Pebulutangkis Pelapis Masih Menjanjikan
Pebulutangkis Pelapis Masih Menjanjikan

Berita Berikutnya

Balapan Match Point Pertama Honda
Balapan Match Point Pertama Honda

Berita Sejenis

Kalah, Nasib Satria Muda di Ujung Tanduk

Kalah, Nasib Satria Muda di Ujung Tanduk

Satria Muda (SM) Pertamina Jakarta berada di ujung tanduk, usai menyerah dari sang tamu Stapac Jakarta dengan skor 68-79, Kamis (21/3) malam.


Kalahkan Garcia, Spence Siap Hadapi Paquiao

Kalahkan Garcia, Spence Siap Hadapi Paquiao

Petinju Errol Spence Jr mempertegas statusnya sebagai salah satu petinju pound-for-pound terbaik di dunia setelah menang angka, Minggu (17/3) kemarin.


Samator Juara Back-to-back

Samator Juara Back-to-back

Ibarsjah Djanu Tjahjono begitu tegang. Sesekali dia melontarkan instruksi kepada pemain agar tetap fokus, khususnya pada set keempat.


Bermodal Pemain Lokal, Gelar Perdana Djarum Kudus

Bermodal Pemain Lokal, Gelar Perdana Djarum Kudus

Djarum Superliga Badminton 2019 berakhir manis bagi tim putra Djarum Kudus.


Rio Haryanto Balapan Lagi

Rio Haryanto Balapan Lagi

Fans Rio Haryanto boleh bungah. Mantan pembalap Formula 1 dari Indonesia itu tidak lama lagi dipastikan kembali meluncur ke lintasan.


Empat Tim Rebutan Davis

Empat Tim Rebutan Davis

Tiga hari jelang transaksi trade pemain NBA ditutup, Anthony Davis menjadi daya tarik utama.


Doncic Lagi, Doncic Lagi

Doncic Lagi, Doncic Lagi

Rookie Dallas Mavericks Luka Doncic terus menyita perhatian. Kemarin, small forward 19 tahun itu mencetak triple double keduanya musim ini.


Ginting Kandas, Harapan Ada di Pundak Jojo

Ginting Kandas, Harapan Ada di Pundak Jojo

''Semifinal pertama di 2019! Saya excited sekali!'' Begitu Jonatan Christie berseru sehabis menjalani laga perempat final Indonesia Masters 2019 kemarin.


Fokus Turnamen, Momota Janji Nggak Akan Nakal Lagi

Fokus Turnamen, Momota Janji Nggak Akan Nakal Lagi

Tahun 2016 menjadi momen yang tak terlupakan bagi Kento Momota. Saat itu dia berada di peringkat keempat dunia.


Jojo Dintantang Kidambi, Ginting Lawan Momota

Jojo Dintantang Kidambi, Ginting Lawan Momota

Jonatan Christie sukses memicu jeritan histeris penonton di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin (24/1).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!