Sport
Share this on:

Kalah Postur, Fitriani Siapkan Antisipasi Pola Soniia Cheah

  • Kalah Postur, Fitriani Siapkan Antisipasi Pola Soniia Cheah
  • Kalah Postur, Fitriani Siapkan Antisipasi Pola Soniia Cheah

Foto: jawa pos

JAKARTA - Fitriani menjadi salah satu wakil Indonesia yang akan turun pada sektor tunggal putri di turnamen Badminton Asia Championships (BAC) 2019. Dalam ajang itu, Fitriani menargetkan hasil maksimal. "Yang saya inginkan adalah hasil maksimal di turnamen ini," ungkap Fitriani seperti dikutip dari situs resmi PBSI, Senin (22/4) kemarin.

Guna mencapai hasil maksimal dalam kejuaraan yang akan berlangsung mulai Selasa (23/4) hari ini di Wuhan, Cina tersebut, Fitriani mengaku sudah mempersiapkan dirinya dengan sebaik mungkin. Ia mengaku dalam beberapa pekan sebelum kejuaraan ini, dirinya terus melumat program latihan yang diberika oleh pelatih barunya, Rionny Mainaky.

Bahkan, diakuinya, dirinya juga mengalami perubahan yang cukup baik. "Kalau lagi pertandingan, om Rionny lebih tegas dan lebih disiplin di lapangan. Waktu latihan pun, istirahat dari satu program ke program selanjutnya tidak terlalu lama, lebih sedikit. Nggak galak sih orangnya, tapi tegas, kalau ada yang nggak benar, dikasih tahu," ungkap Fitriani.

Salah satu andalan sektor tungal putri Indonesia itu juga mengaku bahwa dirinya lebih dimatangkan untuk meningkatkan kekuatan fisik menjelang ajang BAC 2019 ini. "Targetnya memang meningkatkan kekuatan fisik kami, latihan fisik kadang disisipkan di latihan teknik di pagi hari. Biasanya latihan fisiknya sore hari, sekarang latihan teknik pagi pun ada latihan fisiknya," tutur Pebulu tangkis putri yang kini menghuni peringkat-30 dunia itu.

Lebih lanjut, Fitriani mengaku bahwa pihaknya tengah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi laga babak pertama (32 besar) melawan wakil Malaysia, Soniia Cheah. Fitriani menjelaskan bahwa sedikit banyak dirinya sudah mengetahui kekuatan lawannya tersebut. Menurutnya, Soniia diprediksi bakal menerapkan pola permainan menyerang.

Karenanya, guna mengantisipasi hal tersebut dirinya sudah mempersiapka diri untuk memperkuat teknik bertahannya. "Soniia punya postur tubuh tinggi, jadi otomatis dia mainnya menyerang. Pukulan-pukulannya lumayan tajam, jadi defense (pertahanan) saya harus lebih rapat," tegas Fitriani.

Melihat dari catatan rekor pertemuan mereka, keduanya masih bermain imbang. Dalam empat pertemuan mereka, masing-masing sudah mengemas dua kali kemenangan. Akan tetapi, di pertemuan terakhirnya di ajan Piala Uber 2018, lalu, Fitriani kalah dari Soniia dalam rubber game denga skor 10-21, 21-17, 21-14.

Fitriani sendiri memetik kemenangan saat berlaga di turnamen Malaysia Masters 2017 dan All England 2018. Sementara pebulu tangkis Malaysia merebut kemenangan atas Fitriani pada ajang Korea Masters 2017 dan Piala Uber 2018.

"Sekarang skornya 2-2 untuk kami, saya pernah menang, pernah kalah juga dari dia. Jadi harus lebih siap.," tukas Fitriani.

Saat berhadapan dengan Soniia, Fitriani diharapkan mampu mengalahkannya jika tidak ingin mengulang hasil yang sama pada tahun lalu, dimana seluruh wakil tunggal putri Indonesia langsung gugur di babak pertama. Dalam ajang tahun lalu, hanya pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang berhasil melangkah jauh ke babak final.

Namun sayang, ia hanya mampu meraih posisi runner-up setelah kalah di babak final. Selain Fitriani, tim Merah Putih juga menurunka pemain-pemain terbaik ke turnamen perorangan se-Asia ini, termasuk pasangan rangking satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan masih banyak lagi. (gie/fin/zul/wsa)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis


Dua Tunggal Putri Merah Putih Ditunggu Duo Raksasa

Dua Tunggal Putri Merah Putih Ditunggu Duo Raksasa

Dua tunggal putri Indonesia, Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung tampil gemilang di laga awal Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia 2019.


Tiga Kali Kalah Beruntun, PSIS Semarang Pecat Jafri Sastra

Tiga Kali Kalah Beruntun, PSIS Semarang Pecat Jafri Sastra

PSIS Semarang mengumumkan tidak lagi memakai jasa Jafri Sastra sebagai pelatih tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut.


Bali United Kalah Lagi

Bali United Kalah Lagi

Tim peringkat atas, Bali United kembali menelan hasil buruk dalam dua pekan Liga 1 Indonesia 2019.


Tira Persikabo Tak Mau Kalah dari Persija

Tira Persikabo Tak Mau Kalah dari Persija

Tira Persikabo berambisi untuk bisa meneruskan tren positifnya yang belum meraih kekalahan sejak bergulirnya Liga 1 Indonesia musim ini.


Kalah Lagi, Semen Padang Belum Pernah Menang di Liga 1

Kalah Lagi, Semen Padang Belum Pernah Menang di Liga 1

Semen Padang FC kembali menelan kekalahan pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2019.


Siapkan Taktik Jitu Menuju Samarinda

Siapkan Taktik Jitu Menuju Samarinda

Tidak ada banyak waktu bagi Persebaya Surabaya untuk melakukan persiapan jelang duel kontra Borneo FC, Minggu (23/6) lusa.


Derby Jartim yang Paling Ditunggu

Derby Jartim yang Paling Ditunggu

Madura United adalah lawan favorit bagi Persebaya Surabaya. Buktinya, Persebaya tak pernah kalah setiap bertemu Madura United.


Pola Permainan Jojo Kini Lebih Lengkap dan Variatif

Pola Permainan Jojo Kini Lebih Lengkap dan Variatif

PBSI menilai performa tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengalami peningkatan yang cukup signifikan.


Ferrari Siapkan Paket Khusus di Barcelona

Ferrari Siapkan Paket Khusus di Barcelona

Balapan seri kelima di sirkuit Barcelona-Katalunya akhir pekan ini biasanya digunakan sejumlah tim untuk membawa beberapa upgrade paket mobil balap mereka.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!