Sport
Share this on:

Kalau Begini, Yamaha Sulit Juara

  • Kalau Begini, Yamaha Sulit Juara
  • Kalau Begini, Yamaha Sulit Juara

TERMAS DE RIO HONDO - MotoGP 2018 baru memasuki seri kedua. Tapi pilot Movistar Yamaha Maverick Vinales tak mampu lagi menahan frustasi. Buruknya performa YZR-M1 di trek basah seperti terjadi sejak tahun lalu ternyata masih menghantui.

Jika tak mampu mengatasi masalah tersebut. Vinales menjamin bahwa ambisi merengkuh gelar juara dunia 2018 mustahil diraih. Hujan turun sejak sesi latihan bebas keempat (FP4) GP Argentina. Lalu berlanjut sampai di awal sesi kualifikasi kedua (Q2).

Vinales hanya mampu finis di posisi delapan, terpaut nyaris dua detik di belakang peraih pole position Jack Miller. Pembalap Catalan tersebut menyatakan M1 sangat lemah saat berakselerasi dalam kondisi basah.

Vinales sejatinya sudah mulai bersemangat lagi usai menemukan setingan motor yang pas di seri pembuka GP Qatar. Dengan setingan shockbreaker yang lebih keras pembalap 23 tahun itu mengaku bisa mengerem lebih agresif sesuai gaya balapnya.

Dia bahkan datang ke Termas de Rio Hondo dengan kepercayaan diri tinggi. Namun ketika hujan turun, Vinales menemukan bahwa masalah yang dirasakan Yamaha sepanjang tahun lalu sama sekali belum teratasi.

''Sangat sulit. Jujur saja kami harus berjuang keras lagi,'' terang Vinales. M1 sebenarnya berakselerasi cukup baik di trek kering. Vinales bahkan berani bertaruh jika balapan terjadi dalam kondisi normal, podium tidak terlalu sulit diraih. Tapi ketika lintasan basah, dimanapun sirkuitnya, cengkeraman ban seperti lenyap.

Saat ditanya apakah performa M1 di trek basah lebih baik dari tahun lalu, Vinales dengan yakin menjawab tidak. Dia bakan meyebut kondisi Yamaha kini semakin mundur, karena tim-tim rival sudah berada di level berbeda.

''Jadi, bakal sulit untuk bertarung berebut gelar juara dunia dengan kelemahan yang kami miliki sekarang,'' terusnya.

Vinales juga sudah mengusulkan kepada Yamaha untuk segera melakukan uji coba privat untuk mengatasi masalah ini. Sama seperti rekan satu timnya Valentino Rossi, Vinales juga menyebut masalah yang dihadapi timnya saat ini adalah elektronik.

''Kami akan melakukan uji coba setelah GP Jerez (6/5). Di sana kami akan mencoba mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya,'' tambahnya.

Rasa frustasi yang sama juga dirasakan Jorge Lorenzo dengan Ducati-nya. Dia menyebut paket aerodinamika motor yang ada tidak bisa dipakai dalam kondisi saat ini. Menurutnya, fairing yang dijajal di Buriram, Thailand masih jauh dari sempurna.

Karena itu Ducati akan membawa pembaruan pada GP Amerika Serikat 23 April nanti. ''Kami mencoba untuk memodifikasi beberapa bagian untuk memberikan feeling yang pas, khususnya untuk Jorge. Karena dia sangat memerlukan feeling yang sempurna pada bagian depan motor agar bisa melaju kencang,'' ujar Manajer Ducati Davide Tardozzi.

Lorenzo sendiri menyatakan, masalah muncul saat motor baru GP18 dipadukan dengan fairing baru. Jadi, untuk mengurangi dampak tersebut Lorenzo memilih untuk tidak memakai fairing baru sama sekali.

''Saya tidak bisa membalap seperti di (uji coba) Sepang (saat menjadi mencatat rekor waktu lap tercepat) misalnya,'' kata Lorenzo. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Gara-gara Kopling Bermasalah
Gara-gara Kopling Bermasalah

Berita Sejenis

Stapac Waspadai Kebangkitan SM

Stapac Waspadai Kebangkitan SM

Hari ini akan menjadi hari penentuan bagi Stapac Jakarta untuk ditasbihkan sebagai juara Indonesian Basketball league (IBL) 2018-2019.


Juara di Swiss, Fajar/Rian Langsung ke Hong Kong

Juara di Swiss, Fajar/Rian Langsung ke Hong Kong

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menyelamatkan muka Indonesia di ajang Swiss Terbuka 2019.


Rebut Pole, Hamilton Berpeluang Juarai GP Australia

Rebut Pole, Hamilton Berpeluang Juarai GP Australia

Juara dunia Formula 1 Lewis Hamilton merebut pole position di GP Australia, Sabtu (16/3).


Hendra/Ahsan Diidolai dan Panutan yang Baik

Hendra/Ahsan Diidolai dan Panutan yang Baik

Usai menjadi juara All England 2019, pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus sudah fokus ke turnamen berikutnya.


MotoGP Qatar Maverick Vinales Start Terdepan, Marquez Ketiga

MotoGP Qatar Maverick Vinales Start Terdepan, Marquez Ketiga

Rider Yamaha Movistar Maverick Vinales akan membalap dari start terdepan di seri pembuka MotoGP Qatar 2019, Minggu (10/3) malam.


Samator Juara Back-to-back

Samator Juara Back-to-back

Ibarsjah Djanu Tjahjono begitu tegang. Sesekali dia melontarkan instruksi kepada pemain agar tetap fokus, khususnya pada set keempat.


Kans Juara Sulit Ditebak

Kans Juara Sulit Ditebak

Partai puncak sektor putri Djarum Superliga Badminton 2019 dipastikan berlangsung ketat hari ini.


MotoGP Indonesia Tanggung Kalau Hanya Street Circuit

MotoGP Indonesia Tanggung Kalau Hanya Street Circuit

Sepekan terakhir, rencana gelaran MotoGP di Indonesia pada 2021 berembus kencang. Mandalika, Lombok menjadi pilihan yang ditawarkan kepada Dorna.


Samator Wujudkan Final Ideal vs BNI 46

Samator Wujudkan Final Ideal vs BNI 46

Surabaya Bhayangkara Samator memperlihatkan kapasitas mereka sebagai juara bertahan Proliga 2018.


Rossi Kagumi Kecepatan Ducati

Rossi Kagumi Kecepatan Ducati

Pasca menyelesaikan tes pra musim di Sepang, juara dunia sembilan kali Valentino Rossi langsung menaruh kagum kepada mantan timnya yakni Ducati.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!