Sport
Share this on:

Kecolongan di Ganda Kedua, Tim Uber Gagal ke Semifinal

  • Kecolongan di Ganda Kedua, Tim Uber Gagal ke Semifinal
  • Kecolongan di Ganda Kedua, Tim Uber Gagal ke Semifinal

BANGKOK - Indonesia dikalahkan Thailand pada perempat final Uber Cup 2018. Pada pertandingan yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, kemarin, Indonesia takluk dengan skor tipis 2-3.

Penentuan pemenang ditentukan pada partai tunggal ketiga antara Ruselli Hartawan versus Busanan Ongbamrungphan. Penampilan Ruselli sebenarnya sudah sangat ngotot.

Namun level mereka memang jauh berbeda. Ruselli peringkat ke-77. Sedangkan Busanan nomor 22 dunia. Ruselli kalah telak 9-21 dan 12-21 hanya dalam tempo 37 menit. ''Feelingnya gak ketemu. Tidak seperti kemarin (Rabu, Red). Lebih tegang,’’ kata Ruselli setelah pertandingan.

Busanan sangat mewaspadai Ruselli setelah pemain Indonesia itu berhasil mengalahkan peraih emas Olimpiade 2012 dari Tiongkok Li Xuerui sehari sebelumnya. ''Saya sungguh senang bisa menyumbang poin bagi tim dan lolos ke semifinal. Dia (Ruselli) bukan lawan yang mudah,’’ kata Busanan.

Manajer tim Thomas-Uber Cup Indonesia Susy Susanti mengatakan, upaya yang dilakukan para pemain sudah maksimal. Dari sisi ranking dan kelas permainan, Thailand memang di atas Indonesia. ''Pemain-pemain muda ini sudah memberikan perlawanan luar biasa. Inilah permainan. Ada menang ada kalah.,’’ kata Susy.

Peluang Indonesia, kata Susy sebenarnya terbuka lebar di ganda kedua. Sebab, lanjut Susy, sejak awal Indonesia memang mengincar poin di dua ganda dan satu tunggal. Skenario sudah mulus di awal ketika Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mengatasi perlawanan JongkolphanKititharakul/Rawinda Prajongjai 21-11, 21-16.

Lalu disusul kemenangan Gregoria Mariska Tunjung atas Nitchaon Jindapol. Andai saja Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta bisa bermain lebih santai, bukan tidak mungkin Indonesia menang atas Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai.

''Mungkin karena merasa di atas angin dan harus menang, mereka malah terbebani. Mainnya tidak lepas, tegang.’’ Katanya.

Bagi Susy, Uber Cup 2018 menjadi pembelajaran buat pemain-pemain muda agar bisa lebih baik lagi. Ke depan, PP PBSI akan mencari pemain-pemain yang bisa diorbitkan ke paling tidak 5 besar dunia.

''Sekarang yang kuat Jepang. Kekuatan makin merata. Tidak didominasi satu negara,’’ katanya.

Manajer tim Thomas-Uber Thailand Rexy Mainaky memuji perlawanan para pemain Indonesia. Menurut RExy, Ruselli perlu diberi kesempatan untuk lebih banyak mengikuti turnamen. ''Sengaja kami turunkan Busanan karena dia memiliki kepercayaan diri yang baik dan dalam kondisi terbaik,’’ kata Rexy.

Mantan Kabidbinpres PP PBSI itu mengatakan, kunci kemenangan Thailand atas Indonesia adalah bisa menang di ganda kedua. Pasangan Thailand Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai sudah lama tidak bermain. Sementara Della/Rizki sebenarnya karirnya sedang meningkat.

‘’Mungkin karena secara psikologis Dell/Rizki ada beban harus menang. Pemain kami main nothing to lose saja,’’ kata Rexy.

President Badminton Association of Thailand Khunying Patama Leeswadtrakul optimistis tim putri Thailand bisa mengalahkan Tiongkok hari ini di semifinal. ''Pemain dalam kondisi sangat percaya diri dan memiliki semangat tinggi. Mimpi kami Thailand bisa berada di podium tertinggi,’’ kata Khunying. (tom/nur/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Empat pasangan ganda campuran sudah melakoni babak pertama kemarin. Sayang, yang lolos hanya satu. Yakni pasangan senior Tontowi Ahmad/Debby Susanto.


Lolos ke Semifinal, Sedikit Lagi Fitriani

Lolos ke Semifinal, Sedikit Lagi Fitriani

Sudah tak terhitung ejekan maupun caci maki yang diterima Fitriani sepanjang tahun lalu.


Antetokounmpo Ungguli Harden

Antetokounmpo Ungguli Harden

Sebanyak 42 poin yang dicetak James Harden masih gagal membawa tuan rumah Houston Rockets merengkuh kemenangan.


Rekor yang Mengungkap Aib

Rekor yang Mengungkap Aib

Duel Golden State Warriors kontra Sacramento Kings di Golden 1 Center kemarin memecahkan rekor NBA dengan total kedua tim menciptakan 41 tembakan tiga angka.


JPE Waspada, BNI 46 Siap Lanjutkan Kejutan

JPE Waspada, BNI 46 Siap Lanjutkan Kejutan

Tim putra Jakarta Pertamina Energi (JPE) mampu tampil trengginas pada putaran pertama Proliga 2019.


Positif di Serena, Negatif di AS

Positif di Serena, Negatif di AS

Tim Amerika Serikat (AS) memang gagal total di ajang Hopman Cup tahun ini. Keinginan untuk meraih gelar ketujuh sudah punah.


Dua Ganda Berpeluang Dirombak

Dua Ganda Berpeluang Dirombak

PP PBSI sudah menyiapkan promosi dan degradasi para pebulu tangkis pelatnas.


Toiran Perkuat Samator Lagi

Toiran Perkuat Samator Lagi

Tim voli Surabaya Bhayangkara Samator kini berada di urutan kedua klasemen sementara putaran pertama Proliga 2019.


Kesal Sering Difault, Kevin Minta Rekaman

Kesal Sering Difault, Kevin Minta Rekaman

Rusak sudah skenario final ideal di Kejurnas PBSI 2018. PB Djarum Kudus, unggulan kedua sekaligus juara bertahan, gagal melangkah ke final.


Tiket Final Real Madrid vs Al Ain Naik Lima Kali Lipat

Tiket Final Real Madrid vs Al Ain Naik Lima Kali Lipat

Lolosnya Real Madrid ke final melawan tim tuan rumah Al Ain membuat harga tiket final besok malam melonjak drastis.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!