Sport
Share this on:

Kesempatan Vettel Ungguli hamilton Lagi

  • Kesempatan Vettel Ungguli hamilton Lagi
  • Kesempatan Vettel Ungguli hamilton Lagi

SAKHIR - Genderang perang sudah ditabuh dua rival terpanas di balapan Formula 1 saat ini Lewis Hamilton dan Ferrari Sebastian Vettel sejak mengawali musim balap 2018. Hanya satu dari keduanya yang bakal mengakhiri musim sebagai pengoleksi lima gelar juara dunia. Menjelang seri kedua di Bahrain akhir pekan ini, kedudukannya adalah 1-0 untuk keunggulan Vettel.

Pembalap Jerman itu sukses mencuri kemenangan di seri pembuka GP Australia dimana di atas kertas semestinya menjadi milik Hamilton. Nah, di Bahrain Minggu (8/4) nanti Vettel berpeluang besar menambah keunggulannya menjadi 2-0. Sejumlah statistik memperkuat posisi Ferrari di Sirkuit Sakhir.

Ferrari adalah masternya di sirkuit yang berada di tengah gurun pasir itu. Skuat Kuda Jingkrak sudah menang lima kali sejauh ini. Sedangkan, Vettel juga punya rekor kuat dengan koleksi tiga kemenangan. Hanya Fernando Alonso yang punya rekor kemenangan sama dengan Vettel di Sakhir.

Bakal menambah tensi persaingan di Sakhir nanti adalah fakta bahwa sembilan dari 13 pembalap yang berdiri di podium tertinggi menjadi jawara di akhir musim. Apakah di edisi ke-14 ini hasilnya akan sama?

Bahrain punya keunikan dengan suhunya yang panas. Meski balapan berlangsung pada malam hari, tetap saja suhu udara akan lebih tinggi dari balapan di daratan Eropa. Pada kondisi panas inilah mobil Ferrari biasanya tampil lebih baik.

Selain itu, sirkuit modern seperti Sakhir, dimana banyak didominasi trek lurus panjang juga menjadi keunggulan Ferrari. Apalagi tahun ini Ferrari memperpanjang wheelbase mobilnya dibandingkan musim lalu. Dampaknya bisa memperbaiki akeselerasinya di trek lurus.

Sakhir adalah sirkuit dimana mobil tercepat belum tentu bisa memenangi balapan. Tahun lalu, tanpa harus memulai balapan dari pole position Vettel tetap menang Bahrain.

Sayangnya, Vettel menyebut performa Ferrari di awal tahun ini sedikit menurun ketimbang musim lalu. Diakuinya, kemenangan di Australia lebih disebabkan ketepatan pemilihan strategi ditambah sedikit keberuntungan.

''Saya akan menghadapi balapan berikutnya (Bahrain) dengan pendekatan sama persis dengan di Melbourne,'' ucap Vettel. Kemenangan tahun lalu dan di Melbourne dua pekan lalu, menambah kepercayaan diri menghadapi Hamilton di Sakhir.

Namun Sakhir juga tetap memberikan peluang besar bagi Hamilton dan Mercedes. Tidak seperti trek di Melbourne yang sempit, Sakhir menawarkan kesempatan menyalip lebih besar. Di Melbourne, sejatinya Mercedes punya race pace lebih baik ketimbang Ferrari, seperti diakui Vettel. Namun sulitnya melakukan overtaking membuat Hamilton gagal memburu lawan.

Tak ada yang memungkiri Mercedes adalah mobil tercepat di grid F1 saat ini. Dengan memastikan tidak ada drama di tikungan pertama, Hamilton bisa memburu siapa saja yang ada di hadapannya.

Tapi Hamilton memprediksi Ferrari bakal lebih garang dibandingkan saat di Melbourne. Kombinasi trek lurus panjang dan suhu udara yang sangat menuntut performa ban, peluang Ferrari lebih besar. ''Performa mereka (Ferrari) lebih baik dari yang tampak dari luar. Mereka bakal langsung cepat di balapan selanjutnya,'' ujar Hamilton.

Dengan pilihan ban yang lebih lunak satu tingkat dibandingkan tahun lalu, yakni medium, soft, dan supersoft, diprediksi balapan bakal berlangsung setidaknya dalam dua kali pit stop. Situasi ini akan kembali membuka peluang untuk terjadinya perang strategi.

GP Australia sudah cukup menjadi pelajaran berharga bagi Mercedes. Kerusakan perangkat lunak yang dipakai untuk mengukur selisih waktu dengan Vettel di Melbourne dipastikan sudah selesai diperbaiki. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Joshua: Cukup 8 Ronde untuk Povetkin

Joshua: Cukup 8 Ronde untuk Povetkin

Ketangguhan Anthony Joshua sebagai penguasa sabuk juara dunia kelas berat versi WBA, IBF, dan WBO akan diuji sekali lagi dini hari nanti.


Wade Nambah Semusim Lagi

Wade Nambah Semusim Lagi

Setelah menimbang-nimbang cukup lama, Dwyane Wade akhirnya sudah memutuskan masa depannya di NBA.


Vettel Sial Lagi, Hamilton Pepet Ferrari

Vettel Sial Lagi, Hamilton Pepet Ferrari

Kesialan masih saja membelit langkah Sebastian Vettel dalam memburu defisit poin dari rival terdekatnya, Lewis Hamilton.


Langsung Kebut Untuk Kejuaraan Dunia

Langsung Kebut Untuk Kejuaraan Dunia

Waktu transisi yang diberikan bagi para pendekar silat Indonesia sudah habis, tidak ada lagi perpanjang libur.


Alonso Geber Indycar Lagi

Alonso Geber Indycar Lagi

Jeda dua minggu balapan Formula 1 dimanfaatkan Fernando Alonso untuk melakukan tes balapan Indycar bersama tim Andretti Autosport.


Langkah Ferrari Makin Berat

Langkah Ferrari Makin Berat

Kesempatan pembalap Ferrari Sebastian Vettel untuk menipiskan jarak poin dengan pimpinan klasemen yakni pembalap Mercedes Lewis Hamilton di GP Italia.


Ferrari: Mercedes Sangat Tertekan

Ferrari: Mercedes Sangat Tertekan

Kemenangan Sebastian Vettel di GP Belgia Minggu kemarin membuat Ferrari semakin percaya diri.


Kali ini Milik Vettel

Kali ini Milik Vettel

Persaingan pembalap Ferrari Sebastian Vettel dan Mercedes Lewis Hamilton makin seru.


Juara Lagi, Hamilton Unggul Satu Balapan dari Vettel

Juara Lagi, Hamilton Unggul Satu Balapan dari Vettel

Nyaris saja, balapan GP Hungaria tadi malam berakhir membosankan.


Jepang Luncurkan Maskot Resmi Olimpiade 2020

Jepang Luncurkan Maskot Resmi Olimpiade 2020

Olimpiade Tokyo 2020 masih dua tahun lagi. Namun, denyut acara olahraga multievent terakbar sejagat tersebut sudah mulai terasa.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!