Sport
Share this on:

Kevin/Gideon Jumpa Kamura/Sonoda Lagi

  • Kevin/Gideon Jumpa Kamura/Sonoda Lagi
  • Kevin/Gideon Jumpa Kamura/Sonoda Lagi

JAKARTA - Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi wakil kedua Indonesia di babak semifinal World BWF Superseries Finals yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab. Kemenangana atas Li Junhui/Liu Yuchen, 19-21, 21-16, 21-18 membuat mereka melangkah pasti ke babak knock out penentuan.

Pertandingan melawan Li/Liu seharusnya bisa lebih muda buat Marcus/Kevin. Sebab, pada laga sebelumnya, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding (Denmark) tumbang di tangan Takeshi Kamua/Keigo Sonoda.

Namun, rupanya, Marcus/Kevin masih harus berjuang hingga tiga game, sebelum memastikan kemenangan sekaligus tiket menuju semifinal. Perlu diketahui, performa Marcus kali ini memang belum 100 persen. Padahal mereka sudah menjalani persiapan yang cukup matang di Cipayung sebelum berangkat.

Kevin mengatakan mereka mencoba main tanpa beban pada laga penentuan tadi malam. Pada kesempatan yang sama, mereka unggul dalam track record menghadapi Li/Liu 5-1. “Karena kami sudah tahu tetap ada peluang ke semifinal. Jadi kami mencoba untuk menikmati pertandingan saja,” ujar Kevin dalam surat elektronik PP PBSI tadi malam (15/12).

Permainan cepat dengan mengandalkan drive kencang rupanya perlu dievaluasi bagi Marcus/Kevin. Beberapa kali upaya mereka tidak berjalan sempurna. “Sekarang harus mengolah pukulan dulu, lebih lama dan perlu usaha lebih. Tetapi tidak apa-apa, saya tetap akan usaha terus,” sebut Marcus.

Yang unik adalah, Marcus/Kevin mengenakan jersey kuning-kuning yang kerap digunakan pasangan yang akrab disapa Minions itu. Dengan jersey itu mereka menciptakan sejumlah kemenangan menentukan.

“Bukan jersey keberuntungan kok, Memang kami sudah tidak punya jersey lagi, sudah habis, belum dicuci,” sebutnya.

Sementara itu, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, wakil Indonesia lainnya harus takluk di laga terakhir grup B. Pertandingan yang seakan menjadi formalitas itu tidak mampu dimaksimalkan peraih medali emas Olimpiade 2016 tersebut.

Mereka kalah dari Wang Yilyu/Huang Dongping (Tiongkok) yang dalam pertarungan ketat tiga game, 9-21, 21-11, 11-21. Dengan demikian, Owi/Butet menempati posisi kedua sedangkan Yilyu/Dongping menjadi juara grup B ganda campuran. Selanjutnya, babak penentuan semifinal masih menunggu undian pemain.

Di babak semifinal hari ini, Marcus/Kevin kembali akan menghadapi ganda putra Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Sebelumnya di fase grup, Marcus/Kevin kalah straight set 17-21 17-21. Sedangkan Owi/Butet akan menghadapi ganda kuat asal Tiongkok, Zheng Siwei/Chen Qingchen. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Donnarumma, Reina, dan Sandiwara
Donnarumma, Reina, dan Sandiwara

Berita Berikutnya

Mayweather vs McGregor di UFC?
Mayweather vs McGregor di UFC?

Berita Sejenis

Dimas Ke Moto2 Lagi

Dimas Ke Moto2 Lagi

Kesempatan emas datang lagi kepada pembalap Indonesia Dimas Ekky Pratama.


Jangan Tunda Lagi Halep

Jangan Tunda Lagi Halep

Satu lagi kesempatan datang untuk Simona Halep untuk merengkuh trofi mayor pertamanya sepanjang karir.


Iannone Hengkang dari Suzuki

Iannone Hengkang dari Suzuki

Satu lagi tim pabrikan MotoGP mengumumkan pecah kongsi dengan pembalapnya.


Pilih Fajar/Rian atau Hendra/Ahsan?

Pilih Fajar/Rian atau Hendra/Ahsan?

Entry by name Asian Games 2018 kurang 23 hari lagi.


Kevin: Service Judge Suruh Main Badminton Dulu!

Kevin: Service Judge Suruh Main Badminton Dulu!

Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo benar-benar tak bisa menerima kekalahannya oleh ganda Thailand Kittisak Namdash/Nipitphon Phuangphuapet.


Halep Tumbang Di Perempat Final

Halep Tumbang Di Perempat Final

Satu lagi petenis unggulan di Madrid Open tumbang secara mengejutkan.


Zarco Resmi ke KTM

Zarco Resmi ke KTM

Saty lagi tim pabrikan MotoGP memastikan line up pembalapnya musim depan. Johann Zarco resmi mengisi satu kursi balap tim KTM.


Owi/Butet Kalah Lagi di Final

Owi/Butet Kalah Lagi di Final

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus berjuang lebih keras untuk mengakhiri paceklik gelar yang mereka alami.


Akhirnya, Ricciardo “Shoey” Lagi

Akhirnya, Ricciardo “Shoey” Lagi

Tidak ada yang memprediksi hasil balapan GP Tiongkok akan seperti kemarin. Bahkan, bagi sang jawara Daniel Ricciardo sekalipun.


Jangan Kendur, Tetap Waspada

Jangan Kendur, Tetap Waspada

Sekali lagi Ferrari sukses mencuri kemenangan di balapan dimana tim rival Mercedes terlihat begitu kuat, GP Bahrain.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!