Sport
Share this on:

Kyrgios Tak Pernah Kapok

  • Kyrgios Tak Pernah Kapok
  • Kyrgios Tak Pernah Kapok

Nick Kyrgios dan Rafael Nadal. (Jason Lee/Reuters)

SHANGHAI - Seperti yang pernah dikatakan petenis nomor satu dunia Rafael Nadal, Nick Kyrgios sebenarnya memiliki segalanya untuk menjadi petenis terbaik dunia.

Dengan satu catatan, jika petenis Australia tersebut bisa mencapai potensi terbaiknya dan menjaga emosinya. Di Shanghai Masters, Kyrgios kembali berulah, hingga berbuntut pada penjatuhan denda hingga pencabutan hadiah uang tunai yang sudah diterimanya.

Kyrgios tiba-tiba meninggalkan lawannya Steve Johnson serta wasit pertandingan Fergus Murpgy di lapangan, dan berlalu begitu saja setelah kalah di set pertama. Petenis 22 tahun tersebut hanya menyalami keduanya sebelum pamit meninggalkan lapangan mengundurkan diri dari pertandingan.

Belakangan dia mengaku sakit perut sebagai alasan tindakan tak sportifnya tersebut. Tapi anehnya, Kyrgios tak meminta bantuan medis di lapangan. Tindakan itulah yang melanggar aturan ATP Tour. Karena itu, dia kehilangan uang tunai USD 21,085 (Rp284 juta) yang berhak diterimanya karena lolos dari putaran pertama.

Bukan hanya itu, penalti lain juga dijatuhkan karena tindakan tidak sportif selama pertandingan masih berlangsung. Wasit Murphy memperingatkannya karena memukul bola dengan keras keluar lapangan karena marah. Denda tersebut senilai USD 10 ribu (Rp135 juta).

Memberikan penjelasan perihal pengunduran dirinya dari pertandingan, Kyrgios kemudian menulis di Twitter. ''Saya ingin memianta maaf kepada fans dan yang menyaksikan pertandingan tadi di televisi. Saya mengalami sakit perut sejak 24 jam terakhir. Saya berusaha untuk siap (bertanding), tapi saya benar-benar menderita di lapangan hari ini (Selasa waktu setempat),'' tulisnya.

Dia kemudian melanjutkan. ''Lenganku mulai terasa sakit saat latihan hari ini. Dan itupun tidak bisa disembukan. Ketika aku kalah di set pertama, saya merasa tidak kuat lagi untuk melanjutkan pertandingan karena saya tidak makan cukup selama 24 jam terakhir,'' tukasnya.

Dalam pertandingan ganda di babak kedua kemarin, Kyrgios juga memutuskan mundur. Alasannya tetap sama, sakit. Ini menjadi tahun kedua beruntun dimana petenis Australia tersebut membuat kontroversi di Shanghai.

Meskipun penalti yang dijatuhkan tahun ini lebih ringan dari musim lalu. Saat itu Kyrgios didenda lebih dari USD 50 ribu (Rp 676 juta) dan dilarang bertanding di ATP Tour karena dianggap tidak serius bermain saat menghadapi Mischa Zverev di babak kedua. Dia juga terlibat adu mulut dengan wasit dan penonton. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Singkirkan Lin Dan, Langkah Ginting Tak Mudah

Singkirkan Lin Dan, Langkah Ginting Tak Mudah

Nama besar Lin Dan di tunggal putra dunia mulai terkikis.


Ramos Nggak Kapok

Ramos Nggak Kapok

Carlos Ramos tak kehilangan ketegasannya gara-gara masalah yang dia hadapi dengan Serena Williams di final grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka pekan lalu (9


The Minions Tak Terbendung

The Minions Tak Terbendung

Ambisi Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo meraih juara back-to-back Jepang Terbuka terwujud.


Indonesia Butuh Tambahan Pembalap Track

Indonesia Butuh Tambahan Pembalap Track

Hingga hari terakhir balap sepeda disiplin track, skuad Indonesia tak berhasil meraih satu pun medali. Kemarin, ada empat nomor pemungkas yang dilombakan.


Lorenzo Juara, Marquez Semakin Tak Terkejar

Lorenzo Juara, Marquez Semakin Tak Terkejar

Ducati dengan susah payah mempertahankan statusnya sebagai Raja Red Bull Ring tadi malam.


Tak Terdeteksi Tapi Efektif

Tak Terdeteksi Tapi Efektif

Meski belum tutup, klimaks bursa transfer NBA di offseason 2018 bisa dibilang telah lewat.


Yamaha Berharap, Dovi Tak Pikirikan Juara

Yamaha Berharap, Dovi Tak Pikirikan Juara

Sebelum memasuki jedah musim panas MotoGP 2018, juara bertahan Marc Marquez sudah unggul 46 poin sebagai pemuncak klasemen pembalap.


Ducati-Yamaha Tak Gentar di Sachsenring

Ducati-Yamaha Tak Gentar di Sachsenring

Balapan GP Jerman di sirkuit Sachsenring akhir pekan ini (15/7) bakal menjadi pembuktian sebenarnya untuk Ducati dan pembalap mereka Jorge Lorenzo.


Pacquiao Masih Diunggulkan

Pacquiao Masih Diunggulkan

Meski tak lagi muda, Manny Pacquiao yang sudah berusia 39 tahun masih berstatus unggulan dalam pertarungannya kontra Lucas Matthysse.


Comeback Pertama setelah 342 Hari

Comeback Pertama setelah 342 Hari

Lama tak ada kabar, Andy Murray kemarin muncul di lapangan The Queen's Club, London untuk tampil di babak pertama Queen's Club Championships 2018.



Berita Hari Ini

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!