Sport
Share this on:

Leclerc Podium, Akhirnya Ferrari Pesta di Rumahnya Sendiri

  • Leclerc Podium, Akhirnya Ferrari Pesta di Rumahnya Sendiri
  • Leclerc Podium, Akhirnya Ferrari Pesta di Rumahnya Sendiri

MONZA - Tifosi Ferrari akhirnya kembali berpesta di rumah sendiri. Mereka menyemut di area grid start Sirkuit Monza, saat menyaksikan Charles Leclerc melakukan seremoni kemenangan balapan kandang tadi malam (WIB). Dua giant flag berbentuk emblem Tim Kuda Jingkrak terpampang jelas di antara kerumunan para tifosi.

Kemenangan kandang Ferrari kemarin merupakan buah penantian panjang tifosi sejak edisi 2010. Saat itu, Fernando Alonso menjadi pembalap Ferrari terakhir yang memberikan kemenangan di Sirkuit Monza. Selanjutnya, mereka harus berpuasa hingga balapan superpenting kemarin (8/9).

"Saya tidak pernah sebegitu lelah," kata Leclerc selepas balapan kemarin. Victory yang didapatkan pembalap Monako itu sekaligus membuatnya menjadi pembalap Ferrari ketiga dalam 10 tahun terakhir yang sanggup menciptakan back-to-back kemenangan.

Tahun lalu, Sebastian Vettel memulai dua balapan awal musim dengan kemenangan beruntun. Sebelumnya, pada musim 2010, Alonso menciptakan kemenangan beruntun di GP Italia dan Singapura.

Kemenangan kemarin juga membuat Ferrari kembali menjadi King of Monza. Performa Tim Kuda Jingkrak yang membaik sejak jeda musim panas menjadi pertanda. Akhir pekan lalu Leclerc menandai kebangkitan Ferrari dengan mendulang kemenangan di Sirkuit Spa-Francorchamps.

Di GP Italia, kekuatan Ferrari di lintasan lurus tidak bisa dibendung dua pembalap Mercedes, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton yang menemani Leclerc di podium kedua dan ketiga. Tim Silver Arrows terlihat kesulitan menandingi kecepatan Ferrari yang menurunkan power unit anyar spec-3 pada balapan kemarin.

Padahal, Bottas dan Hamilton bergantian memberikan tekanan buat Leclerc. Tetapi pemuda 21 tahun itu solid. Bahkan, dia tidak segan memberikan perlawanan dengan gaya membalapnya yang agresif. "Tapi bagaimanapun, mereka (Ferrari) memang lebih cepat hari ini. Jauh lebih cepat saat di lintasan lurus," urai Hamilton.

Lebih lanjut, pembalap Inggris itu menyebut pembalap Mercedes tidak akan mampu melewati Leclerc meski sudah mengejar dan berada lebih dekat. "Bukan hari kami," katanya.

Hamilton kehilangan momentum mengejar Leclerc setelah melakukan kesalahan pada lap ke-42. Mobilnya nge-lock sebelum memasuki tikungan pertama. Alhasil, Bottas yang berada di belakangnya, langsung mengambil alih tugas Hamilton.

Tetapi, Bottas pun tidak mampu memanfaatkan sekitar 10 lap tersisa untuk menyalip Leclerc. Sedangkan Hamilton memilih mengganti ban dengan ban soft untuk mendapatkan fastest lap. Strateginya berhasil, dia mendapatkan satu poin hasil dari aksinya tersebut.

Bila Leclerc mengunci kemenangan di Monza. Lain halnya nasib rekan setimnya, Vettel. Dia harus menjadi pesakitan setelah terlibat insiden pada lap ketujuh. SF90 tunggangannya melintir, lalu sayap depannya dihantam ban belakang mobil Lance Stroll.

Vettel pun harus masuk pitstop dan melanjutkan balapan dari posisi buncit. Petaka tak berhenti sampai di situ, pembalap Jerman itupun dijatuhi penalti 10 detik setelah dianggap unsafe manner setelah insiden tersebut. Vettel pun akhirnya harus puas finis di posisi ke-13.

F1 bakal jeda sepekan. Selanjutnya para pembalap bakal terbang jauh ke Asia Tenggara, dan kembali mengaspal di Sirkuit Jalanan Singapura 22 September mendatang. (fin/zul/ful)

Berita Sebelumnya

Ahsan/Hendra Belum Kepikiran Gantung Raket
Ahsan/Hendra Belum Kepikiran Gantung Raket

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Didenda FIFA Rp643 Juta, PSSI Harap Ini Kejadian Terakhir

Didenda FIFA Rp643 Juta, PSSI Harap Ini Kejadian Terakhir

PSSI akhirnya didenda CHF 45.000 atau sekitar Rp643 juta oleh FIFA.


Kallio Gantikan Zarco, Oliveira Punya Kesempatan

Kallio Gantikan Zarco, Oliveira Punya Kesempatan

Test rider KTM, Mika Kallio akhirnya menggantikan pembalap Prancis, Johann Zarco di Red Bull KTM Factory Racing mulai seri Aragon pekan lalu.


Sinyal Bahaya dari Vettel

Sinyal Bahaya dari Vettel

Ferrari sukses menghentikan pesta Mercedes dalam tiga balapan terakhir. Situasi itu memberikan sinyal bahaya bagi Tim Silver Arrows bila tidak segera melakukan


Audisi PB Djarum Berubah Nama

Audisi PB Djarum Berubah Nama

PB Djarum akhirnya merubahanama audisi yang semula Audisi Umum Beasiswa PB Djarum 2019 menjadi Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis.


Ferrari Menanti Pesta di Kandang

Ferrari Menanti Pesta di Kandang

Tahun lalu Ferrari mengunci posisi start baris terdepan di Monza, Italia, dengan Kimi Raikkonen muncul sebagai yang tercepat di kualifikasi.


Napoli Segel Llorente dari Spurs

Napoli Segel Llorente dari Spurs

Masa depan Fernando Llorente akhirnya terjawab. Napoli akhirnya berhasil mendatangkan pemain eks Juventus itu dari Tottenham Hotspur.


Tahun Depan, MotoGP Tambah Dua Seri

Tahun Depan, MotoGP Tambah Dua Seri

Seri Thailand dan Finlandia akhirnya menambah jumlah balapan dalam gelaran MotoGP 2020. Otomatis, jumlah seri balapan musim depan menjadi 20 laga.


PON 2020 Akan Digelar di Tiga Daerah

PON 2020 Akan Digelar di Tiga Daerah

Setelah mendapatkan kendala yang begitu berat, akhirnya penyelenggaraan Pekan Olahragan Nasional (PON) dan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2020 melibatkan


Presiden Warning Penyelenggara PON, Peparnas Digeser ke Jakarta

Presiden Warning Penyelenggara PON, Peparnas Digeser ke Jakarta

Presiden Joko Widodo akhirnya merespon gelagat tidak beres terkait rencana pelaksanan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tahun 2020.


Tahun Depan, Alonso Ikut Reli Dakar

Tahun Depan, Alonso Ikut Reli Dakar

Mimpi Fernando Alonso mengarungi debut barunya bersama Reli Dakar akhirnya kesampaian.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!