Sport
Share this on:

Lolos ke Semifinal, Sedikit Lagi Fitriani

  • Lolos ke Semifinal, Sedikit Lagi Fitriani
  • Lolos ke Semifinal, Sedikit Lagi Fitriani

BANGKOK - Sudah tak terhitung ejekan maupun caci maki yang diterima Fitriani sepanjang tahun lalu. Berstatus sebagai tunggal putri nomor dua Indonesia, performanya sangat tidak memuaskan.

Jangankan gelar, melangkah ke semifinal turnamen saja tidak pernah. Bahkan, terjun di Saarlorlux Open yang berkategori super 100 November lalu, dia hanya sampai perempat final. Rentetan hasil buruk itu membuat peringkatnya menurun drastis. Dari sekitar 20an, kini ada di posisi 33.

Namun, nasib Fitriani bisa berubah tahun ini. Untuk kali pertama, pebulu tangkis berusia 20 tahun itu melangkah ke semifinal BWF Tour. Itu terjadi setelah pada perempat final Thailand Open kemarin (11/1), dia sukses mengalahkan Yeo Jia Min asal Singapura. Butuh tiga game, tapi tekad baja Fitriani mengantarnya menang 14-21, 21-15, 21-18.

''Fitri bermain rapi, itu kuncinya,'' ulas Minarti Timur, pelatih tunggal putri, ketika dihubungi Jawa Pos tadi malam. ''Dia bisa main sabar, tenang, dan tidak buru-buru. Selain itu, terlihat polanya sudah enak dan tidak tergesa-gesa untuk mengejar poin,'' tambah Minarti. Mantan pemain ganda campuran itu menambahkan, Fitri menunjukkan mentalitas yang sangat baik kemarin.

Sepanjang event ini, Fitriani sudah membuat kejutan besar. Yakni menyingkirkan unggulan pertama sekaligus juara bertahan tunggal putri: Nitchaon Jindapol. Pemain tuan rumah itu dikalahkannya di 16 besar. Lewat tiga game juga. Ini berarti, tiga kali main, tiga kali pula harus ditempuh dengan rubber game. Problem kelelahan pun mengancam Fitri.

Untung, di semifinal hari ini dia terhindar dari unggulan ketiga Michelle Li. Li, secara mengejutkan juga, kalah oleh pemain Singapura Deng Joy Xuan dengan skor 13-21, 19-21. Di atas kertas, Deng harusnya bisa diatasi. Peringkat Fitri lebih baik daripada pebulu tangkis 26 tahun tersebut. Namun, tetap saja tidak boleh diremehkan.

Fitri dan Deng belum pernah bertemu. Namun, dari statistik kedua pemain, penampilan Deng tahun lalu sedikit lebih baik daripada Fitri. Dia sempat melangkah ke final Hyderabad Open yang berlevel super 100. Juga ke semifinal Bangka Belitung Indonesia Masters (super 100).

''Tetap konsisten, percaya dengan permainan sendiri,'' pesan Minarti buat anak asuhnya.

Sayang, kesuksesan Fitri tidak diikuti pemain lain. Tiga wakil merah putih rontok di perempat final kemarin. Kekalahan dua ganda campuran sama-sama menyedihkan. Sebab sama-sama sempat unggul. Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow sempat leading jauh pada awal game pertama atas Tang Chun Man/Ng Tz Yau. Namun disalip saat sudah mencapai angka 19.

Sementara itu, Firman Abdul Kholik kalah dari unggulan kedelapan Lu Guangzu. Pelatih tunggal putra Hendri Saputra mengatakan, meski berstatus magang, Firman mampu memberikan permainannya yang terbaik.

''Progres dia cukup baik. Bukan karena magang. Memang Firman cukup bagus hanya menunggu tingkat kematangannya dalam bermain dan bisa konsisten,'' kata Hendri. (gil/na/jpg)

Berita Sebelumnya

Antetokounmpo Ungguli Harden
Antetokounmpo Ungguli Harden

Berita Berikutnya

Fitriani Juara Thailand Masters
Fitriani Juara Thailand Masters

Berita Sejenis

PBSI Andalkan Tiga Sektor di Indonesia Open 2019

PBSI Andalkan Tiga Sektor di Indonesia Open 2019

Kejuaraan bulutangkis Indonesia Open 2019 World Tour Super 1000 tak lama lagi akan dimulai.


Marquez Juara Lagi di Barcelona, setelah 2014 Lalu

Marquez Juara Lagi di Barcelona, setelah 2014 Lalu

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez berhasil mengakhiri puasa gelar, setelah menjuarai MotoGP Catalunya 2019 di Barcelona, Minggu (16/6) malam WIB.


Ditinggal Chong Wei Pensiun, Hendrawan Bertahan

Ditinggal Chong Wei Pensiun, Hendrawan Bertahan

Setelah kehilangan bintang tunggal putra yang pensiun, Lee Chong Wei, pelatnas bulu tangkis mereka terancam kehilangan satu personel penting lagi.


Diwarnai Kecelakaan Terburuk Sepanjang Sejarah MotoGP, Marquez Juara Lagi

Diwarnai Kecelakaan Terburuk Sepanjang Sejarah MotoGP, Marquez Juara Lagi

Suhu panas lintasan Circiuit de Barcelona-Catalunya (51 derajat celcius) semakin menyengat pada balapan ketujuh MotoGP tadi malam (16/6).


Sekarang atau Entah Kapan Lagi

Sekarang atau Entah Kapan Lagi

Point Guard Golden State Warriors Stephen Curry membuat statement mengejutkan.


Tiga Pilar Persija Jakarta Dipanggil Timnas U-19

Tiga Pilar Persija Jakarta Dipanggil Timnas U-19

Persija Jakarta lagi-lagi menjadi salah satu tim yang terus menyumbangkan pemainnya untuk memperkuat Timnas Indonesia di berbagai usia.


Regulasi Baru F1, Tiga Tim Besar Terganggu

Regulasi Baru F1, Tiga Tim Besar Terganggu

Dominasi tiga tim teratas Formula 1, Mercedes, Ferrari, dan Red Bull bakal sedikit terganggu pada musim 2021 mendatang.


Federer Lolos, Venus Tumbang

Federer Lolos, Venus Tumbang

Hari pertama Grand Slam Prancis Terbuka 2019 menghadirkan sejumlah pertandingan menarik di Roland Garros Paris.


Juara Lagi, Hamilton Raih Kemenangan ke-77

Juara Lagi, Hamilton Raih Kemenangan ke-77

Grand Prix (GP) Monaco akhirnya dimenangkan pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, Minggu (26/5) kemarin.


Hadapi Jepang, Indonesia Bisa Curi Angka dari Sektor Tunggal

Hadapi Jepang, Indonesia Bisa Curi Angka dari Sektor Tunggal

Indonesia akan berhadapan dengan Jepang di semifinal Piala Sudirman 2019, Sabtu (25/5) hari ini.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Digital Interaktif. GRATIS

Edisi 1 Januari 1970

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!