Sport
Share this on:

Lolos Perempat Final, Praveen/Debby Ditunggu Duet Denmark

  • Lolos Perempat Final, Praveen/Debby Ditunggu Duet Denmark
  • Lolos Perempat Final, Praveen/Debby Ditunggu Duet Denmark

JAKARTA - Ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto kembali rujuk di All England 2018. Kedua sukses melaju ke perempat final usai mengandaskan pasangan Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith dua set langsung 21-12, 21-17.

Di babak delapan besar, Praveen/Debby akan menghadapi unggulan ke enam Mathias Christiansen/Christinna Pedersen. Menilik prestasi calon lawan di 2018, duet Denmark tersebut bakal menyulitkan Praveen/Debby untuk melaju ke babak selanjutnya.

Sebelumnya, Mathias/Pedersen sudah mengikuti tiga turnamen di tahun ini. Yakni, Malaysia Masters, Indonesia Masters, dan India Open. Turnamen yang terkahir disebut membuahkan gelar juara bagi mereka.

Di final India Open, Mathias/Pederson bertemu dengan Praveen yang berpasangan bersama Melati Daeva Oktaviani. Mereka berhasil menang dua set langsung 21-14, 21-15 dalam waktu 37 menit. Bekal postif itu tentu masih membayangi keduanya hingga All England kali ini.

Saat itu, Praveen juga mengakui bahwa duo Mathias/Pedersen merupakan salah satu yang terkuat. ”Postur mereka yang tinggi dua-duanya membuat mereka mudah melakukan serangan,” ucapnya.

Apalagi, dia juga baru saja berpasangan kembali dengan Debby. Tentu, masih ada beberapa hal teknik yang harus ditingkatkan. Asisten pelatih ganda campuran Vita Marissa berharap Praveen bisa tampil lebih dewasa.

Tak hanya itu, lanjut dia, Praveen juga belum mampu mengontrol diri. Dan juga, Vita merasa motivasi juara pebulutangkis asal Bontang itu menurun. Tim pelatih tidak bosan mengingatkan Praveen untuk selalu fokus dan lebih kerja keras.

”Mungkin dia merasa puas sudah pernah meraih juara All England 2016 bersama Debby,” ucapnya.

Mengatasi hal tersebut, Vita selalu memberikan motivasi-motivasi khususnya yang mengarah supaya bisa merebut gelar itu kembali dengan pasangan yang sama di tahun ini.

Sementara itu, Indonesia kini hanya menyisakan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di sektor ganda putra All England 2018. Sebab, ganda gaek Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus angkat koper di babak kedua kemarin. Mereka takluk dari Liao Min Chun/Su Ching Heng asal Taiwan 21-13, 18-21, 14-21.

Ahsan kecewa dengan hasil tersebut. Meski begitu, dia berusaha tetap berfikir positif. Masih ada kemenangan lagi di turnamen berikutnya. Ahsan memuji penampilan Liao Min Chun/Su Ching Heng yang tampil lebih berani pada game kedua dan ketiga.

”Mereka memiliki kecepatan yang bagus dan merasa sudah di atas angin sampai kami kuwalahan,” ucapnya.

Evaluasi bersama pelatih, mereka masih harus meningkatkan power dan stamina. Sebab, bersaing untuk di level elit bulutangkis dunia dibutuhkan kemampuan yang komplit. ”Masih ada waktu untuk kami melatih semua itu. Harapannya bisa bermain lebih bagus lagi di turnamen selanjutnya,” kata peraih medali emas Asian Games 2014 bersama Hendra itu. (han/jpg)

Berita Sebelumnya

Gagal Jadi Nomor 1 Lagi
Gagal Jadi Nomor 1 Lagi

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Adaptasi Singkat ala Owi/Debby

Empat pasangan ganda campuran sudah melakoni babak pertama kemarin. Sayang, yang lolos hanya satu. Yakni pasangan senior Tontowi Ahmad/Debby Susanto.


Targetkan Sprint Bisa Lolos Olimpiade

Targetkan Sprint Bisa Lolos Olimpiade

Hasil Asian Track Championship (ATC) 2019 menjadi tolok ukur PP ISSI untuk menentukan langkah menuju Olimpiade Tokyo 2020.


Owi Akhirnya Berpasangan dengan Debby

Owi Akhirnya Berpasangan dengan Debby

Tantowi Ahmad bakal berpasangan dengan Debby Susanto pada ajang Malaysia Masters 2019. Itu tentu saja sebuah kejutan.


Lolos ke Semifinal, Sedikit Lagi Fitriani

Lolos ke Semifinal, Sedikit Lagi Fitriani

Sudah tak terhitung ejekan maupun caci maki yang diterima Fitriani sepanjang tahun lalu.


Firman Lolos ke Perempat Final Thailand Masters

Firman Lolos ke Perempat Final Thailand Masters

Ajang pembuka BWF Tour 2019 Thailand Masters Super 300, seharusnya menjadi ajang pembuktian bagi tunggal putri pelatnas Fitriani.


Trofi Pertama setelah Sembilan Final

Trofi Pertama setelah Sembilan Final

Kei Nishikori akhirnya kembali mengangkat trofi.


Kesal Sering Difault, Kevin Minta Rekaman

Kesal Sering Difault, Kevin Minta Rekaman

Rusak sudah skenario final ideal di Kejurnas PBSI 2018. PB Djarum Kudus, unggulan kedua sekaligus juara bertahan, gagal melangkah ke final.


Tiket Final Real Madrid vs Al Ain Naik Lima Kali Lipat

Tiket Final Real Madrid vs Al Ain Naik Lima Kali Lipat

Lolosnya Real Madrid ke final melawan tim tuan rumah Al Ain membuat harga tiket final besok malam melonjak drastis.


Jaya Raya Ingin Revans Kalahkan Djarum

Jaya Raya Ingin Revans Kalahkan Djarum

Skenario final ideal di Kejurnas PBSI 2018 masih terjaga.


Harinya Para Underdog

Harinya Para Underdog

Babak final BWF Tour Finals 2018 berakhir antiklimaks bagi para unggulan.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!