Sport
Share this on:

Lorenzo Kesusahan, Marquez Kembali Menekannya

  • Lorenzo Kesusahan, Marquez Kembali Menekannya
  • Lorenzo Kesusahan, Marquez Kembali Menekannya

BARCELONA - Pembalap Repsol Honda Jorge Lorenzo dalam tekanan yang luar biasa. Musim ini, adalah musim terburuk bagi pembalap asal Spanyol tersebut. Lorenzo gagal menembus 10 besar dari lima seri yang dijalaninya.

Tak urung, hasil buruk ini membuat media memberikan kritik pedas bagi pembalap berjuluk Por Fuera itu. Lorenzo sampai dikabarkan bakal dipecat Honda sebelum akhir musim jika masih gagal meningkatkan performanya.

Honda merekrut Lorezno dengan harapan selangit. Mereka berharap Lorenzo dapat menjadi tandem Marc Marquez di musim balap tahun ini. Namun, Lorenzo justru mengalami masa transisi yang supersulit.

Di lima seri awal musim ini saja, Lorenzo selalu gagal menembus posisi 10 besar. Dia harus kalah bersaing dengan rekan setimnya Marc Marquez yang sudah memenangi tiga dari lima balapan.

Honda sendiri sudah melakukan segala cara untuk membantu proses adaptasi Lorenzo. Jika memang hasilnya tak sesuai harapan, nampaknya pemecatan dianggap menjadi hal paling realistis untuk diambil oleh manajemen Honda.

Menanggapi rumor ini, Lorenzo mengaku tidak pernah mendapatkan tekanan yang membuat posisinya terancam. Dia juga yakin dapat menyelesaikan kontraknya bersama Honda dengan baik dan lancar.

"Kami selalu mendengar kabar seperti itu ketika melakukan kesalahan, tetapi tidak ada yang pernah memberi tahu saya tentang ultimatum tersebut,tutur Lorenzo seperti dilansir Crash.

Saat Lorenzo tak berdaya, lagi-lagi rekan setimnya Marc Marquez memberikan tekanan. Dia mengatakan, performa motornya Honda RC213V yang ia kendarai lebih fleksibel dan sangat mudah dikendarai. Hal ini yang membuatnya tampil konsisten.

Marquez sendiri baru saja menjuarai GP Prancis pada akhir pekan lalu. Setelah memetik kemenangan ketiganya musim ini, pembalap berjuluk Baby Alien tersebut mengakui jika motornya musim ini jauh lebih nyaman dibandingkan musim lalu.

Biasanya ketika suhu dingin kami sangat kesulitan. Ini pertama kalinya kami balapan dengan ban lunak di bagian depan, tetapi tahun ini kami dapat mengendarai dengan dua-tiga cara yang berbeda.

"Saya dapat menemukan catatan waktu dengan cara yang berbeda dari tahun lalu dan ini adalah yang paling penting," katanya

Dengan motornya yang sekarang, Marquez bertekad untuk dapat meneruskan konsistensinya hingga seri terakhir, termasuk di GP Italia yang akan digelar tak lama lagi. Di markas Ducati tersebut, Marquez bertekad meraih hasil optimaldan menjadi juara di sana. (wsa/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Diwarnai Kecelakaan Terburuk Sepanjang Sejarah MotoGP, Marquez Juara Lagi

Diwarnai Kecelakaan Terburuk Sepanjang Sejarah MotoGP, Marquez Juara Lagi

Suhu panas lintasan Circiuit de Barcelona-Catalunya (51 derajat celcius) semakin menyengat pada balapan ketujuh MotoGP tadi malam (16/6).


Marquez Kuasai FP 1 MotoGP Catalunya

Marquez Kuasai FP 1 MotoGP Catalunya

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez menjadi pembalap tercepat di sesi latihan bebas FP1 GP Catalunya, Jumat (14/6).


Lorenzo Berharap Perubahan setelah Kunjungi Jepang

Lorenzo Berharap Perubahan setelah Kunjungi Jepang

Perjalanan dari Mugello ke Barcelona hanya sekitar dua jam via pesawat terbang.


Sudah Saatnya Lupakan Sydney

Sudah Saatnya Lupakan Sydney

Kerja keras Jonatan Christie kembali berlanjut. Ini setalah pulang dengan memastikan gelar Australian Open 2019 di Sydney, Minggu (9/6) lalu.


Aston Villa Kembali ke Premier League

Aston Villa Kembali ke Premier League

Laga The Villian (sebutan Aston Villa) versus Derby County untuk memperebutkan satu tiket promosi berlangsung seru di Stadion Wembley, London, Senin (27/5) lalu


Hamilton Tercepat di Free Practice GP Monaco

Hamilton Tercepat di Free Practice GP Monaco

Pembalap Mercedes AMG Lewis Hamilton kembali menebar ancaman serius bagi pembalap lainnya di GP Monaco.


Marquez Tidak Peduli Nasib Buruk Lorenzo

Marquez Tidak Peduli Nasib Buruk Lorenzo

Hingga saat ini, pembalap Repsol Honda Jorge Lorenzo masih belum bangkit dari keterpurukannya.


Mercedes Tak Yakin di GP Monaco

Mercedes Tak Yakin di GP Monaco

Bos Mercedes AMG yaitu Toto Wolff pesimistis timnya kembali dominan di GP Monaco mendatang.


Marquez Masih di Puncak, Repsol Honda Kudeta Monster Yamaha

Marquez Masih di Puncak, Repsol Honda Kudeta Monster Yamaha

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez merebut podium tertinggi di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (19/5).


Juara di Le Mans, Marquez Makin Pede

Juara di Le Mans, Marquez Makin Pede

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez kembali naik podium saat menjadi yang tercepat di MotoGP seri GP Prancis di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (19/5).



Video

Populer

Digital Interaktif. GRATIS

Edisi 1 Januari 1970

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!