Sport
Share this on:

Makin Cepat, tapi Belum Saatnya Berpikir Juara

  • Makin Cepat, tapi Belum Saatnya Berpikir Juara
  • Makin Cepat, tapi Belum Saatnya Berpikir Juara

MUGELLO - Finis di podium ketiga di GP Italia, Minggu (3/6) mendongkrak posisi bintang Movistar Yamaha Valentino Rossi ke posisi kedua klasemen sementara. Jaraknya dari sang pemuncak Marc Marquez (Repsol Honda) juga tidak terlalu jauh, hanya 23 poin.

Meski begitu The Doctor mengaku masih belum saatnya gembira sampai YZR-M1 bisa dibawa memenangi lomba. Sukses merebut pole position plus membukukan rekor lap tercepat di Mugello, Rossi finis di podium ketiga di balapan Minggu.

Dia memenangi duel sengit melawan tiga rider sekaligus. Yakni duo Suzuki Andrea Ianonne dan Alex Rins, serta jagoan Pramac Ducati Danilo Petrucci. Rossi sebenarnya punya kecepatan untuk memburu Andrea Dovizioso (Ducati) di posisi kedua, tapi untuk mengejar Jorge Lorenzo yang memenangi GP Italia rasanya mustahil.

Karena itu, secara personal Rossi menyatakan posisi Yamaha masih di bawah Honda dan Ducati dalam perebutan gelar juara dunia musim ini. ''Untuk bisa bersaing meraih gelar, kami harus lebih cepat dari ini,'' ucap pembalap 39 tahun tersebut.

Rossi mengakui, terjadi sedikit kemajuan dalam keseimbangan motor. Tapi itu semua hanya dapat dimaksimalkan di saat sesi kualifikasi atau di awal balapan. Ketika cengkeraman ban masih sangat kuat. ''Tapi di saat melaju pada jarak balapan, khususnya di paro kedua lomba, kami lebih menderita dibandingkan Honda dan Ducati,'' jelasnya.

Belum maksimalnya performa Yamaha juga tampak pada hasil lomba yang diraih Maverick Vinales. Pembalap Spanyol tersebut hanya mampu finis di posisi delapan di Mugello. Usai lomba, mantan rider Suzuki itu tak tahan lagi menyimpan kekesalannya kepada Yamaha.

''Saya harus mendapatkan penjelasan dari mereka (Yamaha). Karena mereka berjanji akan memberikan motor juara, tapi kenyataannya tidak,'' keluhnya.

Vinales menjelaskan, sepanjang balapan dia tak mendapatkan grip ban yang optimal. Menurutnya, setiap tidak ada lap yang dilewatinya tanpa mengambil risiko celaka. Yang lebih membuatnya heran, motornya masih sangat nyaman ditunggangi saat melakoni sesi latihan bebas keempat (FP4). Tapi setingan langsung berubah saat balapan.

''Saya tak tahan lagi dengan keadaan ini. Rasanya tidak masuk akal di setiap balapan kami menghadapi masalah dengan grip ban,'' tandasnya.

Vinales bahkan tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi pada motornya. Dari hasil GP Mugello, posisi Vinales turun ke urutan ketiga klasemen pembalap. Jaraknya dengan Marquez menjadi 28 poin.

''Memang masih banyak waktu untuk mengejar ketertinggalan. Tapi saya butuh bantuan dari Yamaha untuk mengejarnya,'' pungkasnya. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Fitriani Juara Thailand Masters

Fitriani Juara Thailand Masters

Ketika smes Busanan Ongbamrungphan nyangkut di net, Fitriani tak kuasa lagi menahan emosi. Dia berteriak histeris.


Ihsan Langsung Keok, Tunggal Putra Sisa Satu

Ihsan Langsung Keok, Tunggal Putra Sisa Satu

Entah treatment apa yang harus diberikan buat Ihsan Maulana Mustofa. Selamat dari degradasi pelatnas bukan membuat dia makin semangat berprestasi.


Belum Ada Sponsor Proliga Sekuat Rokok

Belum Ada Sponsor Proliga Sekuat Rokok

Seandainnya hadiah Proliga lebih besar dari Rp1,5 miliar, tentu akan lebih menarik minat peserta. Setidaknya, bisa membantu pembiayaan.


Teco Pamitan, Persija Rekrut Ivan Kolev

Teco Pamitan, Persija Rekrut Ivan Kolev

Teka-teki ke mana Stefano Cugurra Teco akan berlabuh musim depan belum terpecahkan.


Harden, Harden, Harden!

Harden, Harden, Harden!

Si berewok James Harden benar-benar sedang hot. Kemarin giliran juara bertahan Golden State Warriors yang menjadi korban MVP NBA 2018 tersebut.


Doncic Saja Belum Cukup

Doncic Saja Belum Cukup

Musim ini, rookie Dallas Mavericks Luka Doncic tampil tidak seperti pemain baru di NBA.


Kesal Sering Difault, Kevin Minta Rekaman

Kesal Sering Difault, Kevin Minta Rekaman

Rusak sudah skenario final ideal di Kejurnas PBSI 2018. PB Djarum Kudus, unggulan kedua sekaligus juara bertahan, gagal melangkah ke final.


Mir Lampaui Oliveira

Mir Lampaui Oliveira

Selain prediksi juara, prediksi rookie of the Year selalu menarik diikuti setiap musim MotoGP akan digelar.


Menang Tiga Set, Minions Belum Panas

Menang Tiga Set, Minions Belum Panas

Ketangguhan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mendapatkan ujian cukup berat dari pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.


Show Off Force Juara Bertahan

Show Off Force Juara Bertahan

Laga perdana Proliga 2019 seperti ulangan final musim lalu. Hasilnya juga masih sama.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!