Sport
Share this on:

Martirosyan: Seperti Ditabrak Kereta Api

  • Martirosyan: Seperti Ditabrak Kereta Api
  • Martirosyan: Seperti Ditabrak Kereta Api

Vanes Martirosyan

CARSON - Vanes Martirosyan mendapat pengalaman tak terlupakan saat naik ring kontra Gennady Golovkin di StubHub Center, Carson, California kemarin. Petinju Armenia itu takluk di ronde kedua melalui berondongan pukulan keras Golovkin.

Petinju Kazakhstan tersebut pun sukses mempertahankan sabuk juara dunia WBA dan WBC kelas menengahnya untuk kali ke-20 berturut-turut. Menyamai raihan legenda Bernard Hopkins pada 2005.

“Rasanya seperti ditabrak kereta api,” ucap Martirosyan dilansir ESPN. “Itu bukan hanya satu. Tapi untuk semua pukulannya. Ini adalah pukulan terkeras yang pernah saya rasakan,” tambah petinju 32 tahun tersebut.

Malapetaka itu datang untuk Martirosyan saat ronde kedua tersisa 1 menit 20 detik. Kombinasi pukulan straight, hook, dan uppercut Golovkin membuatnya tersungkur di pojok ring. Wasit langsung menghentikan pertarungan.

Menurut data Compubox, Golovkin melayangkan 85 pukulan dengan 36 di antaranya tepat sasaran. Sementara Martirosyan hanya melayangkan 73 pukulan dan yang tepat sasaran hanya 18. “Dia sempat merepotkan di awal ronde pertama. Di ronde kedua saya datang untuk menyelesaikan bisnis ini,” ucap Golovkin.

Usai laga petinju 36 tahun itu langsung membuka kemungkinan untuk kembali merancang pertarungan rematch kontra Saul Canelo Alavarez. Pertarungan keduanya yang seharusnya berlangsung kemarin batal lantaran Alvarez tersandung masalah doping.

“Saya menantang siapapun untuk merebut sabuk juara dunia ini. Saya tidak peduli siapapun itu,” ucap Golovkin.

Rumor awal menyebutkan rematch keduanya telah drancang untuk berlangsung pada 15 September mendatang. Kebetulan Alvarez akan mengakhir masa sanksi dopingnya pada 17 Agustus. (irr/jpg)

Berita Sebelumnya

Merah Putih Pulang tanpa Gelar
Merah Putih Pulang tanpa Gelar

Berita Berikutnya

Berambisi Kembali Lebih Kuat
Berambisi Kembali Lebih Kuat

Berita Sejenis

Dugaan Korupsi Bantuan KONI, 14 Saksi Mulai Diperiksa

Dugaan Korupsi Bantuan KONI, 14 Saksi Mulai Diperiksa

Kasus dugaan korupsi yang menerpa Kementerian Pemuda dan Olahraga seperti tak ada habisnya.


Tunggal Puteri Masih Kedodoran Lawan Top 10

Tunggal Puteri Masih Kedodoran Lawan Top 10

Sektor tunggal putri, seperti yang sudah-sudah, kembali menjadi sorotan selama persiapan All England 2019.


Mayweather Bukan Buru KO

Mayweather Bukan Buru KO

Di malam tahun baru ini, Floyd Mayweather Jr tidak berpesta seperti kebiasaannya.


Doncic Saja Belum Cukup

Doncic Saja Belum Cukup

Musim ini, rookie Dallas Mavericks Luka Doncic tampil tidak seperti pemain baru di NBA.


Greysia/Apriyani Tersingkir Lebih Awal

Greysia/Apriyani Tersingkir Lebih Awal

Seperti yang diprediksi sebelumnya, dua wakil Indonesia harus susah payah berjuang di BWF Tour Finals 2018.


Gelar Pembuka Sebelum Berlaga

Gelar Pembuka Sebelum Berlaga

Seperti tahun lalu, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mendapatkan penghargaan dari BWF sebagai pebulu tangkis pria terbaik tahun ini.


Show Off Force Juara Bertahan

Show Off Force Juara Bertahan

Laga perdana Proliga 2019 seperti ulangan final musim lalu. Hasilnya juga masih sama.


Korsel Dua Level di Atas Indonesia

Korsel Dua Level di Atas Indonesia

Seperti dugaan sebelumnya, center Korea Selatan (Korsel), Ricardo Preston Ratliffe menjadi monster yang menakutkan bagi timnas Indonesia.


Latihan Pertama dengan Lakers

Latihan Pertama dengan Lakers

Bagi fans Cleveland Cavaliers, momen-momen awal jelang musim 2018-2019 bergulir seperti saat ini mungkin akan menyakitkan.


Vettel Sukses Kudeta Hamilton

Vettel Sukses Kudeta Hamilton

Tak seperti biasanya Niki Lauda sudah meninggalkan garasi Mercedes sebelum balapan GP Kanada usai dini hari kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!