Sport
Share this on:

Masuk 9, Nego 2 Lagi

  • Masuk 9, Nego 2 Lagi
  • Masuk 9, Nego 2 Lagi

JAKARTA - Inasgoc (Panitia Asian Games) berusaha mengakomodasi permintaan cabor untuk negosiasi dengan OCA (Komite Olimpiade Asia). Dari sebelas nomor event yang sudah diajukan perubahannya, hanya 9 nomor event yang mendapatkan persetujuan.

Sedangkan dua nomor lainnya, giliran OCA yang mengajukan penawaran. Plt Deputi I Inasgoc Harry Warganegara Harun menjelaskan, kepastian perubahan diterima timnya pada 20 November lalu. Surat resminya ditandatangani langsung Husain Al Musallam, Director OCA.

“Sembilan sudah disetujui tapi harus ada yang dikurangi, karena 462 tidak boleh berubah,” sebut Harry kepada awak media dalam Asian GamesMedia and Journalist Forum di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, perubahan tersebut berdampak pada pengurangan nomor event dari cabor yang kurang berpotensi medali bagi Indonesia. “Yang didrop itu tidak punya peluang dan cabornya pun setuju,” lanjut pria asal Pelambang itu.

Dengan komposisi yang ada saat ini, Inasgoc optimistis Indonesia berpeluang besar mendulang pundi-pundi emas. Selanjutnya, rencana besar menembus top 10 perolehan medali bisa terwujud.

Salah satu nomor event yang dihapus yakni BMX freestyle putra dan putri. Dalam hal ini Kabidbinpres PB ISSI Sugeng Tri Hartono, sepakat dengan kebijakan tersebut. Menurutnya, kans Indonesia di BMX freestyle minim.

“Nomor ini andalannya Jepang, atlet Indonesia belum ada yang bisa tembus di 150 dunia,” katanya.

“Makanya kami berikan buat cabor yang lebih punya kans saja,” lanjut Tono.

Di internal PB ISSI, perdebatan sempat muncul terkait pencoretan dua nomor di bawah naungan mereka. Tono menjelaskan tidak sedikit pihak yang menyayangkan kebijakan itu. Tetapi, kembali lagi, PB ISSI realistis dengan prestasi BMX freestyle Indonesia.

Sementara itu, penetapan 462 nomor event tidak akan berubah. Namun, yang berjalan dinamis adalah detail nomor event yang masih dalam lobi. Maksimal, Januari 2018 harus ditetapkan. Agar Inasgoc, OCA dan negara peserta bisa mempersiapkan atlet lebih baik. (nap/ady/jpg)


Berita Sebelumnya

Menghilang, Rose Ingin Pensiun?
Menghilang, Rose Ingin Pensiun?

Berita Berikutnya

Kubica Sudah Selesaikan 100 Lap
Kubica Sudah Selesaikan 100 Lap

Berita Sejenis

Zhang Shuai Permalukan Juara AS Terbuka

Zhang Shuai Permalukan Juara AS Terbuka

Zhang Shuai menunjukkan bahwa petenis Asia tak bisa dianggap enteng lagi.


Baru Diresmikan, Kursi SUGBK Rusak

Baru Diresmikan, Kursi SUGBK Rusak

Kursi Stadion Utama Gelora Bung Karno rusak, akibat ulah suporter tak bertanggungjawab usai lagi persahabatan Timnas Indonesia kontra Islandia Minggu malam.


Wuzzzzz... Stoner Beraksi Lagi

Wuzzzzz... Stoner Beraksi Lagi

Juara dunia MotoGP dua kali Casey Stoner bakal kembali beraksi di lintasan balap MotoGP.


Joshua vs Parker Nyaris Terwujud

Joshua vs Parker Nyaris Terwujud

Keinginan pecinta tinju dunia untuk menyaksikan kembali duel kelas berat berkualitas tampaknya tidak lama lagi bakal terwujud.


Diminta Naik Ring Lagi, Fury Jual Mahal

Diminta Naik Ring Lagi, Fury Jual Mahal

Petinju Inggris Tyson Fury kembali pada kebiasaan lamanya. Yakni membual untuk membuat lawan-lawannya jengah.


Tinggal Tunggu Dua Cabor Lagi

Tinggal Tunggu Dua Cabor Lagi

Anggaran besar yang disediakan oleh pemerintah untuk program high performance atlet proyeksi Asian Games 2018 bakal berlangsung cepat.


Duh, Juara Dunia Lari Cepat Tersandung Doping Lagi

Duh, Juara Dunia Lari Cepat Tersandung Doping Lagi

Sprinter senior Amerika Serikat (AS) Justin Gatlin kembali tersandung masalah doping.


Kevin/Gideon Jumpa Kamura/Sonoda Lagi

Kevin/Gideon Jumpa Kamura/Sonoda Lagi

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi wakil kedua Indonesia di babak semifinal World BWF Superseries Finals.


Williams Tak Sabar Ngaspal Lagi di F1

Williams Tak Sabar Ngaspal Lagi di F1

Para petenis putri papan atas dunia harus mempersiapkan diri lebih gigih menghadapi musim 2018.


Button Banting Stir ke Super GT

Button Banting Stir ke Super GT

Setelah tak membalap sepanjang 2017, juara dunia Formula 1 2009 Jenson Button akhirnya memutuskan turun lintasan lagi musim depan.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!