Sport
Share this on:

Medali dari Syuci

  • Medali dari Syuci
  • Medali dari Syuci

Syuci Indriani.(Isa Bustomi/JawaPos.com)

JAKARTA - Indonesia Raya berkumandang untuk pertama kalinya di Stadion Akuatik Senayan, Jakarta tadi malam. Pada Asian Para Games (APG), cabor renang juga menjadi salah satu harapan Indonesia mendulang keping-keping emas. Giliran Syuci Indriani, gadis asal Riau menjadi pemecah kebuntuan medali emas yang diraih tim para swimming Indonesia.

Syuci menjadi yang tercepat pada nomor gaya dada SB14. Dia melesat terdepan dengan catatan waktu 1 menit, 23,95 detik. Start yang cukup mulus membuat dia memimpin di depan pesaingnya. Di tempat kedua ada perenang jepang Mai Deguchi Jepang (1 menit, 23,97 detik) dan Mikika Serizawa (1 menit, 26,13 detik).

“Saya bersyukur sekali ya, karena Tuhan sudah memberikan saya penghargan yang terbaik untuk malam ini bagi Indonesia,” katanya selesai berlomba. Satu hal yang berkesan yakni saat dia menyelesaikan 20 meter terakhir lomba. Persaingan ketat antara Syuci, Mai berlangsung sengit yang terpaut hanya 0,02 detik.

Ini menjadi emas pertama bagi Syuci di ajang APG. Perenang 18 tahun itu sebelumnya sudah menjadi bagian pelatnas para games Indonesia sejak usia 13 tahun. Di usianya yang masih 16 tahun, Syuci menjadi bagian tim Indonesia di Paralimpiade Rio 2016 silam. Di nomor andalannya, 200 meter gaya dada S14, Syuci mampu menembus final.

Dengan kondisi Syuci yang merupakan mengalami kendala intellectual impairment, tidak mudah untuk mengawal dia selama latihan. Sebab, perenang yang satu klub dengan Azzahra Permatahani dan Vannesae Evato di Perkumpulan renang Belibis, Riau itu kerap kehilangan mood.

“Agak susah sih, tapi saya dengarkan musik dangdut juga kembali gak murung,” terang Dinda Ayu Sekartaji, salah satu pelatihnya. Setelah meninggalnya ibunda tercintanya, Martini awal tahun ini, Dinda menjadi sosok kakak dan juga ibunda saat menjalani pelatnas di Solo.

“Saya juga selalu satu kamar dengan dia, termasuk di APG kali ini,” lanjut Dinda. Upaya itu dia lakukan untuk bisa membuat mood Syuci tetap terjaga. Untuk hal-hal di luar urusan kolam renang pun keduanya saling berbagi. Terutama untuk mengarahkan Syuci yang kini mulai akrab dengan awak media.

Selain Dinda ada Bimo, pelatih lannya yang bertugas menyiapkan program fisiknya. “Kalau sama saya kadang dia agak segan, tapi untuk urusan program latihan, dia tidak pernah mengeluh, semua dihajar,” bebernya.

Terlepas, di luar urusan kolam renang, Syuci merupakan putri ketiga Syafrilton dan Martini (almarhumah). Syuci merupakan tulang punggung bagi keluarganya. Tadi malam, dia juga mendapatkan dukungan langsung dari Syafrilton, dan kakak pertamanya, Hendra saputra.

Sebagai gambaran, rumah yang kini ditempati keluarganya merupakan hasil jerih payah Syuci dari kolam renang. “Sebuah rumah bagus di Rumbai kini kami tempati,” sebut Syafrilton.

Sementara itu, Jendi Pangabean Akmal mendulang perak dari nomor gaya bebas S9 putra. Satu medali perunggu lainnya datang dari Aris Wibawa pada nomor gaya dada SB7 putra. Dengan demikian, pada cabor para swimming, Indonesia mendulang 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Dagestan Berpesta untuk Khabib
Dagestan Berpesta untuk Khabib

Berita Berikutnya

McGregor Sudah Minta Rematch
McGregor Sudah Minta Rematch

Berita Sejenis

Menang Tiga Set, Minions Belum Panas

Menang Tiga Set, Minions Belum Panas

Ketangguhan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mendapatkan ujian cukup berat dari pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.


Gelar Pembuka Sebelum Berlaga

Gelar Pembuka Sebelum Berlaga

Seperti tahun lalu, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mendapatkan penghargaan dari BWF sebagai pebulu tangkis pria terbaik tahun ini.


Pensiun dari MotoGP, Pedrosa Dapat Hadiah Dua Motor

Pensiun dari MotoGP, Pedrosa Dapat Hadiah Dua Motor

Dedikasi Dani Pedrosa selama 18 tahun membela Honda membuat pabrikan asal Jepang itu ingin berterima kasih kepadanya semaksimal mungkin.


Hamilton Kecelakaan di Jerez

Hamilton Kecelakaan di Jerez

Liburan juara dunia Formula 1 2018 Lewis Hamilton tidak jauh-jauh dari balap.


Tiga Beruntun Pertama Lakers

Tiga Beruntun Pertama Lakers

Di tujuh menit pertama pertandingan Los Angeles Lakers tertinggal 8-25 dari sang tamu Phoenix Suns. Tapi setelah itu LeBron James cs bangkit.


Owi/Butet Pastikan Turun di Indonesia Masters

Owi/Butet Pastikan Turun di Indonesia Masters

Perpisahan Liliyana Natsir dari dunia bulu tangkis dunia bakal ditunda.


Berharap Satu Gelar dari Korea

Berharap Satu Gelar dari Korea

Indonesia tidak tampil dengan kekuatan penuh di Korea Masters yang dimulai hari ini hingga 2 Desember mendatang.


Raih Perak di Kejuaraan Invitasi Jepang

Raih Perak di Kejuaraan Invitasi Jepang

Kabar gembira datang dari perenang andalan Indonesia I Gede Siman Sudartawa.


Ganda Campuran Saatnya Juara Lagi

Ganda Campuran Saatnya Juara Lagi

Bukan hal mudah bagi nomor di luar ganda putra untuk membawa pulang gelar dari ajang BWF Tour.


Ginting Amankan Satu Slot ke Guangzhou

Ginting Amankan Satu Slot ke Guangzhou

Kekalahan Jonatan Christie dari Kento Momota, 24-22, 9-21, 9-21 menutup peluang peraih emas Asian Games 2018 itu tampil di BWF Tour Finals 2018.



Berita Hari Ini

IKLAN ARIP

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!