Sport
Share this on:

Menanti Balapan Ketat Marquez-Dovi

  • Menanti Balapan Ketat Marquez-Dovi
  • Menanti Balapan Ketat Marquez-Dovi

PHILLIP ISLAND - Latihan bebas hari pertama GP Australia cukup memberikan sinyal bahwa dua rider pemuncak klasemen bakal kembali terlibat duel pada balapan besok. Juara bertahan Marc Marquez punya pace lebih baik dari rivalnya Andrea Dovizioso (Ducati). Namun jarak keduanya tidak terlalu jauh.

Marquez langsung panas di sesi latihan pagi (FP1). Baru 10 menit sesi latihan berlangsung catatan waktunya sudah menembus batas 1 menit 30 detik, yakni1 menit 29,699 detik. Nyaris 10 menit kemudian, rider 24 tahun itu sukses menajamkan waktunya menjadi 1 menit 29,602 detik. Waktunya tersebut tak terkejar lagi oleh rider-rider lain hingga akhir sesi.

Yang membuat Marquez puas adalah waktu tercepatnya itu dicatat saat menggunakan ban depan-belakang medium. Sedangkan rider lain, termasuk Dovizioso yang memasang soft pada 10 menit jelang akhir FP1. Dovi hanya finis keempat. Namun jaraknya hanya 0,151 detik di belakang Marquez.

Dovizioso menjadi yang tercepat di sektor satu pada lap keduanya menggunakan ban soft. Sayang, dia melakukan kesalahan di Tikungan 4 sehingga motornya melebar. Peluang untuk mengalahkan catatan waktu Marquez hilang. Catatan terbaiknya 1 menit 29,753 detik dipepet Maverick Vinales (Movistar Yamaha) yang berada di posisi kelima dengan selisih tipis 0,05 detik.

Pada sesi sore Dovizioso semakin mendekat ke Marquez. Pembalap tercepat bukan lagi jagoan tim Repsol Honda, melainkan rider Aprilia Aleix Espargaro. Hanya butuh 10 menit bagi rider Spanyol tersebut mencatat waktu lap terbaiknya 1 menit 29,225 detik.

Mengejutkan, karena di sisa waktu FP2 yakni 35 menit, tidak ada lagi pembalap lain yang mampu melampaui catatan waktu mantan rider Suzuki Ecstar tersebut. Termasuk Marquez yang berakhir di posisi kedua dengan selisih tipis 0,005 detik dari kompatriotnya itu.

Dovizioso finis di posisi ketiga tepat di belakang Marquez. Catatan waktunya 1 menit 29,322 detik 0,092 detik lebih lambat dari sang rival. Selisih tipis tersebut menunjukkan potensi Dovi bertarung dengan Marquez. Jika Dovi berani mengambil risiko pada balapan besok, dia semetinya menggunakan jenis ban yang lebih lunak daripada Marquez. Risikonya memang bakal lebih cepat habis. Namun langkah itu bisa menjadi alternatif untuk mengejar ketertinggalannya dari Marquez.

Dovi sendiri khawatir kecepatannya tak cukup untuk memburu Marquez di Phillip Island. Tikungan kiri yang lebih banyak diyakininya menjadi keuntungan bagi rivalnya itu. ''Untuk saat ini, ya (Marquez adalah favorit), tapi jika tidak seperti itu hasilnya (Marquez cepat) justru aneh. Jadi saya tidak kaget,'' ujar Dovi dilansir Motorsport.

Namun Dovi senang karena posisinya tak terlalu jauh dari Marquez. Karena itu dia berharap timnya mampu melanjutkan tren positif di hari pertama kemarin untuk mengejar ketertinggalan dari Marquez. ''Segera sejak dari lap pertama di pagi ini saya merasa nyaman. Jadi saya pikir kami akan kompetitif,'' yakinnya.

Dari kubu rival, Marquez percaya bakal mengalami kemajuan pada sesi latihan ketiga hari ini. Menurutnya, motornya belum menemukan stabilitas yang maksimal khususnya di tikungan cepat. Namun dia mengatakan, timnya sudah mendapatkan banyak informasi dari latihan hari pertama untuk dipakai memperbaiki performanya.

''Masalahnya, Dovi juga sangat cepat sejak dari awal latihan. Tapi yang membuat saya kuat adalah sirkuit ini lebih banyak tikungan ke kirinya dimana saya bisa sangat cepat,'' ujarnya.

Satu elemen penentu dalam balapan besok, lanjut Marquez, adalah kemampuan manajemen ban. Dengan pace yang didapat menggunakan ban medium di FP1 bisa diartikan bahwa Marquez punya keuntungan menggunakan ban lebih keras.

Tapi dia mengaku belum mendapatkan banyak data menggunakan ban soft sehingga tak bisa membandingkan pace antara keduanya. ''Dengan soft saya hanya mengitari 14 lap karena pada run terakhir saya memasang ban baru, jadi tidak bisa merekam informasi,'' jelasnya.

Sayangnya, perakiraan cuaca memprediksi hari ini bakal turun hujan. Itu artinya, waktu untuk memperbaiki catatan waktu dan menjajal setingan lain kemungkinannya bakal tipis. Faktor cuaca itu juga bakal berpengaruh pada sesi kualifikasi. (cak/jpnn)

Berita Sebelumnya

Tanpa Beban Buru Tiket Final
Tanpa Beban Buru Tiket Final

Berita Berikutnya

Takam Siap Hadapi Joshua
Takam Siap Hadapi Joshua

Berita Sejenis

Raikkonen Bisa Curi Ketiga

Raikkonen Bisa Curi Ketiga

Balapan Grand Prix Abu Dhabi pada 25 November mendatang masih menyisakan satu posisi yang diperebutkan. Yakni peringkat ketiga klasemen pembalap.


Menanti Balapan Perpisahan Pedrosa

Menanti Balapan Perpisahan Pedrosa

Balapan pamungkas MotoGP musim ini di Valencia akhir pekan nanti belum kehilangan daya tarik. Juara dunia memang sudah direbut Marc Marquez.


Meriah, Pesta Juara Marquez

Meriah, Pesta Juara Marquez

Untuk merayakan gelar juara dunia ketujuhnya, atau kelima di kelas MotoGP, Marc Marquez, pada Sabtu malam waktu setempat membuat pesta perayaan juara.


Vietnam Resmi Host F1

Vietnam Resmi Host F1

Vietnam akhirnya resmi menambah satu lagi slot balapan Formula 1 di Asia.


Marquez Gagal, Yamaha Akhirnya Menang Juga

Marquez Gagal, Yamaha Akhirnya Menang Juga

Saking bungahnya, Ramon Forcada sampai berlari kencang menuju parc ferme untuk memeluk dan memberi selamat kepada Maverick Vinales.


Bukan Ducati yang Dulu Yamaha Tetap Saja Sama

Bukan Ducati yang Dulu Yamaha Tetap Saja Sama

Valentino Rossi pasti sedang gundah menghadapi balapan GP Australia akhir pekan ini.


Juara Dunia ke-7, Marquez Malah Dislokasi

Juara Dunia ke-7, Marquez Malah Dislokasi

Selepas sesi warm up menjelang balapan MotoGP Jepang kemarin, Presiden HRC Yoshishige Nomura mendatangi Marc Marquez secara khusus.


Dovi Mengawali Lebih Baik

Dovi Mengawali Lebih Baik

Angin berhembus ke arah Andrea Dovizioso. Paling tidak itu yang tampak sampai sesi latihan bebas kedua (FP2) GP Jepang berakhir kemarin.


Balapan Match Point Pertama Honda

Balapan Match Point Pertama Honda

Duel sengit antara pembalap Repsol Honda Marc Marquez dan pembalap Ducati Andrea Dovizioso diprediksi bakal benar-benar tersaji pada GP Jepang.


Jalan Terjal Menanti Jorji

Jalan Terjal Menanti Jorji

Gregoria Mariska Tunjung menjadi pemain Indonesia pertama yang lolos ke 16 besar kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!