Sport
Share this on:

Merah Putih Dominasi Catur Klasik

  • Merah Putih Dominasi Catur Klasik
  • Merah Putih Dominasi Catur Klasik

**** - Tim catur Indonesia sejak awal menjadi salah satu lumbung medali emas di Asian Para Games 2018. Sejauh ini mereka membuktikan melalui enam medali emas catur klasik yang berakhir kemarin. Pada klasemen akhir, pecatur Indonesia mendulang enam medali emas dari sebelumnya empat emas yang ditargetkan tim pelatih.

Hasil tersebut sekaligus mendominasi perolehan medali yang diperlihatkan tim Indonesia. Dari 12 medali emas yang diperebutkan, 6 emas menjadi milik kontingen Merah Putih.

Yakni pada nomor, individual standard IV-B1 putra, individual standard P1 putri, individual standard VI B1 putri, standar VI B1 beregu putra. Dua lainnya yakni dari standar VI B1 beregu putri, standar P1 beregu putri.

Persiapan panjang juga sudah dijalankan tim catur Indonesia. Sejak berakhirnya Asean Para Games Malaysia tahun lalu, tim ini berlatih di Solo. "Secara tim, kami dilatih untuk tidak egois, untuk menjaga kondisi tim," terang Hendy Wirawan, peraih dua medali emas di nomor standrd VI-B1 putra dan beregu putra.

Yang menarik adalah, desain medali APG 2018 cukup bersahabat bagi kaum difabel, terutama dari tuna netra. Untuk medali emas, terdapat 26 butiran kecil, 20 bola kecil (perak), 16 bola kecil (perunggu) di dalam medali.Â

Selain itu huruf braille juga tercetak di bagian belakangnya. "Ini menjadi terobosan baru, saya bangga karena ada perhatian buat orang seperti kami," sebut Carsidi yang mendulang emas di nomor standard VI B1 beregu putra bersama Hendi dan Edy Suryanto. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Nurmagomedov Ketemu Putin
Nurmagomedov Ketemu Putin

Berita Sejenis

Tampil Apik, Hafiz/Gloria Buat Kejutan

Tampil Apik, Hafiz/Gloria Buat Kejutan

Dominasi Yuta Watanabe/Arisa Higashino atas Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja rontok tadi malam.


Alonso Gunakan Mesin Chevrolet

Alonso Gunakan Mesin Chevrolet

Upaya McLaren mewujudkan mimpi Fernando Alonso memenangi tiga balapan klasik “Trple Crown” (GP Monako, Le Mans 24 jam, dan Indy 500) makin all out.


Tujuh Wakil Merah Putih Masih Bertahan

Tujuh Wakil Merah Putih Masih Bertahan

Kemampuan pebulu tangkis pelapis Indonesia benar-benar diuji di Korea Masters 2018.


BNI Yakin Bisa Beri Ancaman

BNI Yakin Bisa Beri Ancaman

Tim putra BNI 46 berusaha memecah dominasi Surabaya Bhayangkara Samator dan Palembang Bank SumselBabel dalam persaingan perebutan gelar juara Proliga 2019.


Raksasa La Liga Runtuhkan Dominasi NBA

Raksasa La Liga Runtuhkan Dominasi NBA

Perang finansial Real Madrid dan Barcelona bukan lagi soal besar pemasukannya per musim.


Tunggal Putri Merah Putih Kian Terpuruk

Tunggal Putri Merah Putih Kian Terpuruk

Setahun terakhir, tunggal putri Indonesia sangat kesulitan bersaing di pentas BWF Tour. Kondisi yang sama berulang di Hongkong Open 2018.


Juara Lagi, Marcus/Kevin Dominasi Ganda Putra Dunia

Juara Lagi, Marcus/Kevin Dominasi Ganda Putra Dunia

Kemenangan di Fuzhou China Open 2018 menambah deretan gelar Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.


Juara, Bank Jatim Belum Puas

Juara, Bank Jatim Belum Puas

Surabaya Bank Jatim sekali lagi mengukuhkan dominasi sebagai tim putri terkuat di tanah air.


Potensi Bentrok Sesama Indonesia di Perempat Final

Potensi Bentrok Sesama Indonesia di Perempat Final

Indonesia hanya menyisakan dua wakilnya di sektor ganda campuran Korea Open 2018. Kemarin, dua pasangan muda Merah Putih keok di babak pertama.


Panagahan Pede Pasang Target Emas di SEA Games

Panagahan Pede Pasang Target Emas di SEA Games

Tim nasional Merah Putih saat ini masih dalam masa transisi usai perhelatan Asian Games berakhir. Para pemanah pun pulang ke rumah masing-masing.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!