Sport
Share this on:

Merah Putih Hanya Sisakan Dua Wakil

  • Merah Putih Hanya Sisakan Dua Wakil
  • Merah Putih Hanya Sisakan Dua Wakil

WUHAN - Bukan persoalan mudah menghadapi wakil Tiongkok di rumah mereka sendiri. Seperti yang tersaji pada Badminton Asian Championships (BAC) 2018 di Wuhan, Tiongkok. Dari empat delegasi Indonesia yang berjuang di kuarter final, Indonesia hanya tersisa dua wakil saja.

Mereka yakni Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di ganda campuran. Satu lainnya yakni Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta. Kedua pasangan pelatnas PP PBSI itu masih menjaga asa Indonesia menempatkan satu wakil di babak pemungkas besok, selanjutnya berharap mereka bisa membawa pulang gelar.

Kemarin (27/4), Della/Rizki mengalahkan pasangan Jepang Naoko Fukuman/Kurumi Yonao, 21-12, 21-12. Performa Della/Rizki sejauh ini cukup impresif.

Termasuk saat mengalahkan unggulan pertama, Chen Qingchen/Jia Yifan. Pada semifinal hari ini, mereka akan menghadapi unggulan ketiga asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Secara peringkat, kedua pasangan tidak terpaut cukup jauh. Della/Rizki lebih rendah di 13 ganda putri BWF. Sedangkan Yukushima/Hirota di peringkat 4 BWF. Sayangnya, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang notabene ganda putri pertama pelatnas tak mampu mengikuti jejak Della/Rizki.

Mereka takluk dua game langsung, 19-21, 14-21 dari Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Chafidz Yusuf, asisten pelatih ganda putri pelatnas, menjelaskan persoalan yang dialami Greysia/Apri. “Apri masih ada kendala rasa kurang percaya dirinya saat melakukan servis,” ujarnya saat diminta konfirmasi Jawa Pos tadi malam.

Menyisakan Della/Rizki diakui Chafidz bukan pilihan mudah. “Della/Rizki lagi enak mainnya, peluang masih 50-50, semoga masih konsisten mereka,” lanjutnya.

Sementara itu, ganda campuran hanya menempatkan Owi/Butet di semifinal. Mereka akan menghadapi Zheng Siwei/Huang Yaqiong, salah satu andalan tuan rumah, Tiongkok. Pertemuan kali ini juga sekaligus momentum yang tepat bagi mereka melakukan revans atas unggulan kelima tersebut.

Sebab, pada partai final Indonesia Masters 2018, Owi/Butet harus takluk dari Zheng/Huang dua game langsung, 14-21, 11-21. Pada semifinal yang lain dua pasangan Tiongkok saling beradu kekuatan. Yakni Zhang Nan/Li Yinhui dengan Wang Yilyu/Huang Dongping.

Bila mampu mengatasi Zheng/Huang, Owi/Butet juga bakal dinanti pasangan Tiongkok lainnya. Ini merupakan tantangan besar yang bakal mereka hadapi di Wuhan Sports Center.

“Kami tetap mau hasil maksimal dan dapat gelar, kami belum juara lagi sejak dapat gelar juara dunia tahun lalu," ujar Liliyana. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Rockets Lolos Ke Semifinal
Rockets Lolos Ke Semifinal

Berita Berikutnya

Ricciardo Tercepat di Latihan Pertama
Ricciardo Tercepat di Latihan Pertama

Berita Sejenis

MotoGP Indonesia Tanggung Kalau Hanya Street Circuit

MotoGP Indonesia Tanggung Kalau Hanya Street Circuit

Sepekan terakhir, rencana gelaran MotoGP di Indonesia pada 2021 berembus kencang. Mandalika, Lombok menjadi pilihan yang ditawarkan kepada Dorna.


Mesin Williams Akhirnya Menderu

Mesin Williams Akhirnya Menderu

Dua hari tes pramusim Fomula 1 harus dilewati begitu saja oleh tim Williams.


Atletico Optimis Kalahkan Juventus demi Wanda Metropolitano

Atletico Optimis Kalahkan Juventus demi Wanda Metropolitano

Sepanjang sejarah Liga Champions, hanya Bayern Muenchen yang dapat menjalani final di rumahnya sendiri, Allianz Arena, Muenchen.


19 Gol dari 18 Laga

19 Gol dari 18 Laga

Kylian Mbappe kembali membuktikan jika bahwa absennya dua tandem lini depan Neymar Jr dan Edinson Cavani tak jadi halangan bagi dirinya untuk mencetak gol.


Mantul, Vinales Mulai Cepat

Mantul, Vinales Mulai Cepat

Musim 2018 menjadi salah satu musim terburuk bagi Monster Energy Yamaha MotoGP. Mereka hanya mencatat sekali kemenangan dari 10 kali kesempatan naik podium.


Masih Cedera, Marquez Tetap yang Tercepat

Masih Cedera, Marquez Tetap yang Tercepat

Tantangan pertama sudah dihadapi Marc Marquez, setelah dua bulan masa pemulihan cedera bahu kiri.


Seven Heaven Djokovic usai Kandaskan Nadal

Seven Heaven Djokovic usai Kandaskan Nadal

“Hanya sembilan errors... dalam tiga set... Tidak bisa dipercaya...,”cuit legenda tenis dunia Chris Evert di Twitter kemarin.


Pensiunkan Nomor Kentucky Kids

Pensiunkan Nomor Kentucky Kids

Nicky Hayden sudah berpulang dua tahun yang lalu, pada 2017. Itu setelah dia mengalami kecelakaan saat bersepeda di Italia.


Ujian Ganda Putra dan Putri Sesungguhnya

Ujian Ganda Putra dan Putri Sesungguhnya

Menang mudah di dua laga sebelumnya, pasangan ganda putra gaek Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan menjalani pertarungan terjal.


Tsitsipas Pulangkan Federer

Tsitsipas Pulangkan Federer

Berhenti menganggap Stefanos Tsitsipas hanya jago di kelas junior. Petenis 20 tahun itu membuktikan dia sudah sangat siap bersaing di jajaran senior.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!