Sport
Share this on:

Mercedes Ikut-ikutan Bidik Ricciardo

  • Mercedes Ikut-ikutan Bidik Ricciardo
  • Mercedes Ikut-ikutan Bidik Ricciardo

Max Verstappen.

BRACKLEY - Kedatangan Max Verstappen di skuat Red Bull pertengahan musim lalu, perlahan meredupkan popularitas rekan satu timnya yang lebih senior Daniel Ricciardo. Gempuran pembalap-pembalap muda dari akademi Red Bull junior juga ikut mendesak posisi pembalap Australia tersebut.

Meski begitu, namanya masih diperhitungkan oleh tim papan atas selevel Mercedes. Kontrak Ricciardo dengan Red Bull bakal kedaluarsa akhir musim depan.

Sepanjang 2017, isu bahwa pembalap berjuluk Smiling Assassin itu bakal hengkang ke tim lain sudah mulai berhembus kencang. Utamanya karena faktor keputusan Red Bull yang lebih dulu mengajukan perpanjangan kontrak kepada Verstappen hingga 2020 ketimbang Ricciardo.

Namanya langsung dikaitkan dengan sejumlah tim besar lainnya. Misalnya, menyandingkan kembali Ricciardo dengan Sebastian Vettel di Ferrari. Banyak yang meyakini, musim 2018 adalah tahun terakhir bagi bintang Ferrari Kimi Raikkonen berada di Formula 1.

Itu berarti peluang Riciardo berseragam merah ikut terbuka. Namun rupanya, Mercedes juga melirik Ricciardo yang bakal berstatus free agent akhir musim depan.

Jika benar, dia bakal dipasangkan dengan sang mega bintang Lewis Hamilton. Seperti diketahui, Mercedes hanya memperpanjang kontrak Valtteri Bottas satu musim, sampai akhir 2018.

Jika performanya tak juga mampu menandingi Hamilton, Ricciardo bisa jadi pilihan penggantinya. Kemungkinan itu sama sekali tak ditampik Bos Mercedes Toto Wolff.

''Ada beberapa pembalap muda yang akan semakin berpengalaman musim depan. Juga beberapa nama yang sangat kuat, seperti Daniel (Ricciardo) akan habis kontrak,'' ungkap Wolff kepada BBC.

Meski begitu, dia memastikan bahwa target utamanya musim depan adalah memantau hasil terbaik yang bisa diraih duet Hamilton-Bottas.

Langkah pertama yang akan menjadi fokus Mercedes tahun depan adalah melihat performa mobil baru Mercedes di sepertiga musim 2018. Jika mobil mampu bersaing di depan dan sesuai ekspektasi, baru kemudian mengevaluasi penampilan Bottas.

''Kami akan melakukan analisa mendalam untuk mengambil keputusan yang tepat,'' tandasnya.

Bottas mendapatkan penilaian buruk dari 10 bos tim F1 di musim debutnya bersama Mercedes. Dalam poling yang dibuat Motorsport, pembalap Finlandia itu menempati posisi buncit dari daftar 10 besar pembalap terbaik.

Di sisi lain, Hamilton memperoleh nilai nyaris sempurna dan memuncaki poling. Meski begitu Bottas adalah pembalap yang berada di bawah manajemen Wolff sejak masih membalap untuk Williams. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Diminta Naik Ring Lagi, Fury Jual Mahal
Diminta Naik Ring Lagi, Fury Jual Mahal

Berita Sejenis

Ricciardo Ke Renault Musim Depan

Ricciardo Ke Renault Musim Depan

Baru tiga hari lalu Daniel Ricciardo menjanjikan bahwa pengumuman masa depannya di Formula 1 bakal datang dalam waktu dekat.


Nasib Ricciardo Ditentukan di Spa

Nasib Ricciardo Ditentukan di Spa

Setelah Mercedes memastikan line up pembalabnya untuk 2019, bursa transfer pembalap top F1 tinggal menyisakan dua tempat.


Mercedes Bantah Lakukan Team Order

Mercedes Bantah Lakukan Team Order

Meski selalu dibantah, status pembalap nomor dua di sebuah tim Formula 1 nyata adanya.


Line Up Mercedes Sudah Komplet

Line Up Mercedes Sudah Komplet

Mercedes menjadi tim top pertama yang memastikan line up pembalapnya musim depan.


Mercedes Masih Menyimpan Kengerian

Mercedes Masih Menyimpan Kengerian

Mercedes akan datang ke Silverstone akhir pekan ini dengan kekhawatiran berlebih.


Gagal di Malaysia, Tommy Bidik Indonesia Open

Gagal di Malaysia, Tommy Bidik Indonesia Open

Meski gagal meraih gelar Malaysia Open 2018, Tommy Sugiarto tidak putus asa.


Vettel Sukses Kudeta Hamilton

Vettel Sukses Kudeta Hamilton

Tak seperti biasanya Niki Lauda sudah meninggalkan garasi Mercedes sebelum balapan GP Kanada usai dini hari kemarin.


Honda Dongkrak Power Mesin

Honda Dongkrak Power Mesin

Kemenangan gemilang Daniel Ricciardo pada GP Monaco dua pekan lalu rasanya akan sulit terulang di Kanada akhir pekan ini.


Ricciardo Ambil Penalti di Kanada

Ricciardo Ambil Penalti di Kanada

Pasca merengkuh podium tertinggi di GP Monako (27/5), pembalap Red Bull Daniel Ricciardo bakal sulit kembali meraih hasil apik.


Mesin Dulu, Ricciardo Kemudian

Mesin Dulu, Ricciardo Kemudian

KEMENANGAN Daniel Ricciardo di GP Tiongkok (15/4) dan Monaco, Minggu lalu (27/5), jelas membuat nilai tawarnya meningkat.



Populer

KPU kab

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!